ANALISIS UPAYA PENINGKATAN MUTU PELAYANAN PENUNJANG DAN SARANA PRASARANA RSUD DOLOKSANGGUL TAHUN 2026

Penulis

  • Arimbi Parlinggoman Siahaan Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Donal Nababan Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Jasmen Manurung Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Erwin Silitonga Universitas Sari Mutiara Indonesia

Kata Kunci:

Mutu Pelayanan, Sarana Prasarana, Pelayanan Penunjang, Teori Donabedian, Rsud Doloksanggul

Abstrak

RSUD Doloksanggul sebagai satu-satunya rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan memiliki peran strategis sebagai fasilitas rujukan. Meskipun telah memenuhi standar sebagai rumah sakit tipe C, evaluasi menunjukkan bahwa mutu pelayanan penunjang dan sarana prasarana masih menghadapi kendala, seperti lamanya waktu tunggu dan keterbatasan fasilitas fisik, yang berdampak pada kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan mutu pelayanan penunjang dan sarana prasarana di RSUD Doloksanggul pada tahun 2026 dengan menggunakan pendekatan kerangka mutu Donabedian yang mencakup dimensi struktur, proses, dan outcome. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan pada bulan Februari 2026 melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling yang melibatkan kepala bidang sarana prasarana, kepala instalasi penunjang, teknisi, staf administrasi, dan perwakilan tenaga kesehatan. Analisis data dilakukan dengan metode Analisis Tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi struktur, masih ditemukan keterbatasan fasilitas/alat kesehatan yang perlu diperbarui serta kurangnya kuantitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Pada dimensi proses, keterbatasan struktur tersebut berdampak pada kurang efisiennya waktu tunggu pelayanan pasien, meskipun secara prosedural sudah berjalan; hal ini juga diperparah oleh perlunya peningkatan komunikasi dan koordinasi antar unit. Pada dimensi outcome*, kualitas klinis layanan penunjang sudah cukup baik dan akurat dalam membantu diagnosis dokter, namun kepuasan pasien secara keseluruhan masih terpengaruh oleh lamanya waktu tunggu pelayanan. Terdapat hubungan sistemik yang kuat antara struktur, proses, dan outcome. Strategi peningkatan mutu yang direkomendasikan meliputi pengadaan dan pembaruan alat kesehatan (terutama di laboratorium dan radiologi), penambahan dan pelatihan SDM, optimalisasi manajemen waktu alur pelayanan, serta penguatan koordinasi antar unit pelayanan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30