PAPARAN MEDIA DIGITAL BERMUATAN SEKSUAL TERKAIT DENGAN TINGKAT FOKUS BELAJAR PADA SISWA/I SMPN 3 NGULING

Penulis

  • Mistakul Ula STIKES Maharani Malang
  • Kurnia Laksana STIKES Maharani Malang

Kata Kunci:

Paparan Media Digital, Konten Seksual Digital, Fokus Belajar, Remaja

Abstrak

Paparan media digital pada remaja semmakin meningkat seiring berkembangnya teknologi dan penggunaan internet. Media digital tidak hanya memberikan manfaat edukatif, tetapi juga memungkinkan remaja terpapar konten bermuatan seksual yang berpotensi memengaruhi aspek kognitif, khususnya fokus belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paparan media digital bermuatan seksual dengan fokus belajar siswa SMPN 3 Nguling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan metode cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 280 siswa kelas VII dan VIII SMPN 3 Nguling. Sampel sebanyak 161 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan uji Spearman’s Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan dan kuat antara paparan media digital bermuatan seksual dengan fokus belajar siswa (p = 0,000; r = -0,686). Penelitian ini menyimpulkan bahwa paparan media digital bermuatan seksual berhubungan erat dengan menurunnya kemampuan konsentrasi, retensi informasi, dan perhatian siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan temuan ini, disarankan bagi orang tua untuk memperketat pengawasan digital, serta bagi pihak sekolah untuk mengintegrasikan literasi digital sehat dalam kurikulum. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat menguji variabel intervensi lain seperti peran kontrol diri siswa.

Exposure to digital media in adolescents continues to increase along with the development of technology and internet use. Digital media not only provides educational benefits but also exposes adolescents to sexually explicit content that may affect cognitive aspects, particularly learning focus. The present study aimed to analyze the relationship between exposure to sexually explicit digital media and learning focus among students at SMPN 3 Nguling. The present study employed a quantitative approach with an analytical correlational design and a cross-sectional method. The population consisted of 280 seventh and eighth grade students at SMPN 3 Nguling. A sample of 161 respondents was determined using the Slovin formula and selected through simple random sampling. Data were collected using questionnaires that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using Spearman’s Rho correlation test. The results showed a significant and strong negative relationship between exposure to sexually explicit digital media and students’ learning focus (p = 0.000; r = -0.686). The higher the exposure to sexually explicit digital media, the lower the students’ learning focus. This study concluded that exposure to digital media containing sexual content was associated with a decrease in students' concentration and attention abilities during the learning process. Based on these findings, it is recommended that parents enhance supervision over their children's digital activities, and schools should implement educational programs regarding the wise use of digital media. Future researchers are expected to explore other variables or interventions that can mitigate the negative impacts of such exposure on student academic performance.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-30