HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG BAHAYA MEROKOK DENGAN PERILAKU MEROKOK SISWA SMK NATIONAL MEDIA CENTER MALANG
Kata Kunci:
Pengetahuan, Perilaku MerokokAbstrak
Perilaku merokok pada remaja masih ditemukan meskipun tingkat pengetahuan tentang bahaya merokok sudah tergolong cukup hingga baik, sehingga menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku kesehatan. Merokok merupakan perilaku berisiko yang dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang, dan remaja merupakan kelompok yang rentan mengadopsi kebiasaan tersebut selama masa sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang bahaya merokok dengan perilaku merokok pada siswa SMK National Media Center Kota Malang. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 66 siswa laki-laki kelas XI dan XII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan bahaya merokok (15 item) dan kuesioner perilaku merokok (10 item), kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rho dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan sedang (56,1%) dan baik (43,9%), sedangkan perilaku merokok didominasi kategori ringan (54,5%), diikuti tidak pernah merokok (43,9%) dan kategori sedang (1,5%). Hasil uji Spearman Rho menunjukkan nilai p = 0,746 (p > 0,05) dan r = 0,041, yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan tentang bahaya merokok dengan perilaku merokok siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa pengetahuan saja belum cukup memengaruhi perilaku merokok remaja, sehingga upaya pencegahan perlu dilakukan secara komprehensif dengan memperhatikan faktor lingkungan, pengaruh teman sebaya, dan kemudahan akses terhadap rokok.
Smoking behavior among adolescents is still found despite the level of knowledge about the dangers of smoking being fairly good to good, indicating a gap between knowledge and health behavior. Smoking is a risky behavior that can cause various short-term and long-term health problems, and adolescents are a group vulnerable to adopting this habit during school age. This study aims to determine the relationship between knowledge about the dangers of smoking and smoking behavior in students at SMK National Media Center in Malang City. This quantitative study uses a cross-sectional design with a sample of 66 male students in grades XI and XII, selected using purposive sampling technique. Data were collected using a smoking hazard knowledge questionnaire (15 items) and a smoking behavior questionnaire (10 items), then analyzed univariately and bivariately using the Spearman Rho correlation test with a significance level of 0.05. The results showed that most respondents had moderate knowledge levels (56.1%) and good knowledge (43.9%), while smoking behavior was dominated by the light category (54.5%), followed by never smoking (43.9%) and the moderate category (1.5%). The Spearman Rho test results showed a p-value of 0.746 (p > 0.05) and r = 0.041, indicating that there is no significant relationship between knowledge about the dangers of smoking and students' smoking behavior. These findings indicate that knowledge alone is not enough to influence adolescent smoking behavior, so prevention efforts need to be carried out comprehensively by considering environmental factors, peer influence, and ease of access to cigarettes.




