HUBUNGAN ANTARA KONTROL DIRI (SELF-CONTROL) DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA KELAS X TKR DI SMKN 1 WONOREJO KABUPATEN PASURUAN

Penulis

  • Nailul Maromi Stikes Maharani
  • Mangsur M Nur Stikes Maharani

Kata Kunci:

Kontrol Diri, Self-Control, Perilaku Merokok, Remaja, Siswa SMK

Abstrak

Perilaku merokok pada remaja menjadi isu kesehatan publik yang signifikan di Indonesia, terutama pada masa transisi yang rawan terhadap perilaku menyimpang. Siswa laki-laki SMK jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) sangat rentan terhadap tekanan konformitas kelompok sebaya terkait rokok. Regulasi internal berupa kontrol diri memegang peran vital dalam menangkal pengaruh tersebut. Penelitian ini bertujuan menguji korelasi antara kontrol diri dan perilaku merokok pada siswa Kelas X TKR di SMKN 1 Wonorejo Kabupaten Pasuruan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa laki-laki kelas X TKR di SMKN 1 Wonorejo sebanyak 87 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi di jadikan sampel. Sebagian besar responden memiliki kontrol diri baik yaitu 52 siswa (59,8%), cukup 27 siswa (31,0%), dan buruk 8 siswa (9,2%). Untuk perilaku merokok, 52 siswa (59,8%) tidak merokok, 27 siswa (31,0%) perokok ringan, 6 siswa (6,9%) perokok sedang, dan 2 siswa (2,3%) perokok berat. Uji Spearman Rank menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,750. Terdapat hubungan signifikan berkekuatan kuat dengan arah positif antara kontrol diri dan perilaku merokok. Semakin baik kontrol diri, semakin rendah kecenderungan remaja untuk merokok. Peningkatan kontrol diri melalui edukasi kesehatan dan pembinaan karakter sangat diperlukan sebagai upaya preventif.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31