HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PERILAKU HIGIENE MENSTRUASI PADA SISWI DI MTS AL-IRSYAD GAJAH
Kata Kunci:
Pengetahuan, Sikap, Pendidikan Kesehatan ReproduksiAbstrak
Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial sehingga remaja rentan mengalami permasalahan kesehatan reproduksi, termasuk perilaku higiene menstruasi yang kurang baik. Kurangnya pengetahuan, sikap yang kurang mendukung, serta minimnya pendidikan kesehatan reproduksi dapat memengaruhi perilaku remaja dalam menjaga kebersihan diri selama menstruasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan, sikap, dan pendidikan kesehatan reproduksi terhadap perilaku higiene menstruasi pada siswi di MTs Al-Irsyad Gajah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 50 siswi kelas VII A–D, dengan sampel sebanyak 44 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, pendidikan kesehatan reproduksi, dan perilaku higiene menstruasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman Rank Correlation. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku higiene menstruasi (p=0,000; r=0,989), sikap dengan perilaku higiene menstruasi (p=0,000; r=0,968), serta pendidikan kesehatan reproduksi dengan perilaku higiene menstruasi (p=0,000; r=0,868). Semakin baik pengetahuan, sikap, dan pendidikan kesehatan reproduksi yang dimiliki siswi, semakin baik pula perilaku higiene menstruasi yang diterapkan. Oleh karena itu, sekolah dan tenaga kesehatan perlu meningkatkan edukasi kesehatan reproduksi secara berkelanjutan untuk mendukung terbentuknya perilaku higiene menstruasi yang baik pada remaja putri.




