PENGARUH TERAPI KOMBINASI RELAKSASI OTOT PROGRESIF DAN ISOMATRIC HANDGRIP EXERCISE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH PUSKESMAS GAJAH II
Kata Kunci:
Hipertensi, Relaksasi Otot Progresif, Isometric Handgrip Exercise, Tekanan Darah, Terapi NonfarmakologiAbstrak
Penelitian ini menganalisis pengaruh kombinasi terapi ROP dan IHG terhadap tekanan darah lansia hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gajah II. Metode penelitian menggunakan desain quasi experiment pre-posttest with control group. Variabel independen adalah kombinasi ROP dan IHG, sedangkan dependen adalah tekanan darah. Penelitian dilakukan di Desa Tambirejo, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak pada April–Mei 2025. Sampel 34 lansia hipertensi dipilih dengan teknik purposive sampling, dibagi menjadi kelompok intervensi (17) dan kontrol (17). Kriteria inklusi: lansia terdiagnosis hipertensi, mampu melakukan latihan, dan tekanan darah ≥140/90 mmHg. Kriteria eksklusi: lansia dengan komplikasi, gangguan muskuloskeletal, atau tidak mengikuti intervensi. Instrumen meliputi SOP latihan dan tensimeter digital BP100. Prosedur dilakukan 8 kali selama 2 minggu. Analisis data menggunakan uji normalitas (Shapiro-Wilk), paired t-test atau Wilcoxon, serta independent t-test atau Mann-Whitney.




