FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KESADARAN PASIEN DALAM POLA HIDUP SEHAT DI RUMAH SAKIT AILEU TIMOR LESTE

Penulis

  • Olga Margarida Barros Falcao Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Taruli Rohana Sinaga Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Janno Sinaga Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Erwin Silitonga Universitas Sari Mutiara Indonesia

Kata Kunci:

Kesadaran Pasien, Pola Hidup Sehat, Dukungan Keluarga, Promosi Kesehatan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor faktor yang berhubungan dengan kesadaran pasien dalam pola hidup sehat di Rumah Sakit Aileu, Timor Leste. Rancangan penelitian kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 544 pasien rawat jalan. Hasil univariat menunjukkan 14,9% responden memiliki kesadaran baik, 38,1% cukup, dan 47,1% kurang. Pada analisis multivariat, efek keseluruhan variabel usia (Chi Square LRT = 853,579; p = 0,000), pendidikan (Chi Square LRT = 69,374; p = 0,000), sumber informasi (Chi Square LRT = 250,143; p = 0,000), dukungan keluarga (Chi Square LRT = 259,609; p = 0,000), dan promosi kesehatan (Chi Square LRT = 32,502; p = 0,000) signifikan terhadap variasi kategori kesadaran; sedangkan pengetahuan (Chi Square LRT = 5,472; p = 0,242) dan pekerjaan (Chi Square LRT = 0,600; p = 0,741) tidak signifikan. Secara individual, dukungan keluarga kategori cukup menunjukkan pengaruh paling kuat pada transisi “cukup” vs “kurang” dengan OR ≈ 37,70 (p = 0,000; 95% CI: 8,28–171,58), diikuti promosi kesehatan kategori cukup OR ≈ 9,76 (p = 0,004; 95% CI: 2,08–45,87). Simpulan: kesadaran pasien dalam pola hidup sehat di RS Aileu dipengaruhi oleh karakteristik demografis dan sumber informasi, faktor yang paling dominan adalah dukungan keluarga dan kualitas promosi kesehatan rumah sakit. Rekomendasi: penguatan program promosi kesehatan berbasis keluarga dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam penyuluhan yang kontekstual dan berkesinambungan.

This study aims to analyze the factors associated with patient awareness in healthy lifestyle patterns at Aileu Hospital, Timor Leste. The research design was quantitative analytic with a cross-sectional approach. The sample consisted of 544 outpatient patients. Univariate analysis showed that 14.9% of respondents had good awareness, 38.1% had moderate awareness, and 47.1% had poor awareness. In multivariate analysis, the overall effects of age (Chi-Square LRT = 853.579; p = 0.000), education (Chi-Square LRT = 69.374; p = 0.000), information sources (Chi-Square LRT = 250.143; p = 0.000), family support (Chi-Square LRT = 259.609; p = 0.000), and health promotion (Chi-Square LRT = 32.502; p = 0.000) were significant on variations in awareness categories; whereas knowledge (Chi-Square LRT = 5.472; p = 0.242) and occupation (Chi-Square LRT = 0.600; p = 0.741) were not significant. Individually, moderate family support showed the strongest influence on the "moderate" vs "poor" transition with OR ≈ 37.70 (p = 0.000; 95% CI: 8.28–171.58), followed by moderate health promotion with OR ≈ 9.76 (p = 0.004; 95% CI: 2.08–45.87). Conclusion: patient awareness in healthy lifestyle patterns at Aileu Hospital is influenced by demographic characteristics and information sources, with family support and hospital health promotion quality being the most dominant factors. Recommendation: strengthening family-based health promotion programs and improving healthcare workers' capacity in contextual and continuous health education.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-31