PENGARUH TERAPI BERMAIN MENIUP UNTUK ANAK DENGAN PENYAKIT ISPA

Penulis

  • Fadila Azamta Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Irdawati Universitas Muhammadiyah Surakarta

Kata Kunci:

Anak, ISPA, Meniup, Terapi Bermain

Abstrak

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) adalah penyakit saluran pernapasan atas atau bawah yang dapat membentuk berbagai spektrum penyakit yang berkisar dari penyakit tanpa gejala, infeksi ringan, penyakit parah dan mematikan, tergantung pada patogen penyebabnya. Pneumonia sebagai penyebab utama ISPA harus dirawat dengan baik. Terapi untuk anak ISPA adalah dengan terapi mengerucutkan bibir yaitu latihan pernafasan menghirup udara melalui hidung dan mengeluarkan udara dengan mengencangkan atau mengatur pernafasan. Mengetahui pengaruh terapi bermain meniup bola kapas untuk anak dengan penyakit ISPA (Infeksi Saluran Nafas Akut). Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus yang dilakukan di Rumah Sakit Indriati Solo Baru dengan melakukan pengukuran pre dan post pengukuran nadi, respiratory rate (RR), dan saturasi oksigen (SpO2). Responden dalam penerapan terapi ini sebanyak 4 pasien di Rumah Sakit Indriati Solo Baru yang sesuai dengan kriteria inklusi.  Penerapan terapi bermain dilakukan selama 2 ronde dengan waktu bermain 5 menit setiap ronde. Penerapan terapi bermain meniup pada anak dengan penyakit ISPA didapatkan adanya perbedaan yang signifikan status oksigenasi frekuensi pernapasan, nadi, dan saturasi oksigen sebelum dan sesudah di lakukan terapi meniup. Terdapat pengaruh penerapan terapi bermain meniup yang dibuktikan dengan meningkatnya status oksigenasi pada anak dengan ISPA.

Acute Respiratory Tract Infection (ARI) is an upper or lower respiratory tract disease that can form a wide spectrum of disease ranging from asymptomatic disease, mild infection, severe and fatal disease, depending on the causative pathogen. Pneumonia as the main cause of ARI must be treated properly. Therapy for ISPA children is pursing the lips therapy, namely breathing exercises, inhaling air through the nose and expelling the air by tightening or controlling the breath. Knowing the effect of play therapy blowing cotton balls for children with ARI (Acute Respiratory Infection). Research method: The method used was a case study approach carried out at Indriati Solo Baru Hospital by taking pre and post measurements of pulse, respiratory rate (RR), and oxygen saturation (SpO2). Respondents in implementing this therapy were 4 patients at Indriati Solo Baru Hospital who met the inclusion criteria. The application of play therapy is carried out for 2 rounds with a playing time of 5 minutes per round. The application of blowing play therapy to children with ARI showed significant differences in oxygenation status, respiratory frequency, pulse and oxygen saturation before and after blowing therapy. There is an effect of applying blowing play therapy as evidenced by the increase in oxygenation status in children with ARI.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-03