DINAMIKA ISLAM DI MALAYSIA DALAM KONTEKS ASIA TENGGARA

Penulis

  • Nurmyati Institut Sains Al Qur'an Syekh Ibrahim
  • Nur Hikmah Alfiani Institut Sains Al Qur'an Syekh Ibrahim
  • Kartini Institut Sains Al Qur'an Syekh Ibrahim
  • Mustika Sari'ah Siagian Institut Sains Al Qur'an Syekh Ibrahim

Kata Kunci:

Islam Di Malaysia, Mazhab Syafi'I, Ahlusunah Wal Jamaah, Pendidikan Islam, Hukum Syariah, Budaya Melayu, Dinamika Islam Kontemporer

Abstrak

Malaysia merupakan negara yang memiliki hubungan erat antara Islam, budaya Melayu, dan sistem kenegaraan. Artikel ini membahas perkembangan Islam di Malaysia mulai dari sejarah masuknya Islam, corak mazhab fiqih dan aqidah, hukum perkawinan Islam, kerajaan-kerajaan Islam, akulturasi budaya, pendidikan Islam, organisasi keislaman, hingga dinamika Islam kontemporer. Islam masuk ke Malaysia melalui jalur perdagangan dan berkembang secara damai melalui dakwah serta asimilasi budaya lokal. Dalam perkembangannya, Islam menjadi bagian penting dalam pembentukan identitas masyarakat dan sistem pemerintahan Malaysia. Corak keislaman di Malaysia didominasi oleh Mazhab Syafi’i dalam bidang fiqih dan paham Ahlusunah wal Jamaah dalam bidang aqidah. Selain itu, keberadaan lembaga pendidikan Islam, organisasi keislaman, serta sistem hukum Syariah turut memperkuat peranan Islam dalam kehidupan masyarakat. Artikel ini menunjukkan bahwa Islam di Malaysia berkembang secara dinamis dengan tetap mempertahankan nilai tradisi, budaya, dan modernitas dalam kehidupan bernegara.

Malaysia is a country that has a close relationship between Islam, Malay culture, and the state system. This article discusses the development of Islam in Malaysia, starting from the history of the arrival of Islam, the characteristics of fiqh and aqidah schools, Islamic marriage law, Islamic kingdoms, cultural acculturation, Islamic education, Islamic organizations, to contemporary Islamic dynamics. Islam entered Malaysia through trade routes and developed peacefully through da'wah and the assimilation of local culture. In its development, Islam became an important part of shaping the identity of society and the governmental system in Malaysia. The Islamic tradition in Malaysia is predominantly influenced by the Shafi‘i school in the field of fiqh and the Ahlus Sunnah wal Jamaah doctrine in the field of aqidah. In addition, the existence of Islamic educational institutions, Islamic organizations, and the Sharia legal system has strengthened the role of Islam in social life. This article shows that Islam in Malaysia has developed dynamically while maintaining the values of tradition, culture, and modernity within the life of the state.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29