KAJIAN AGAMA ISLAM: MODERASI BERAGAMA BERBASIS TAUHID: MENGHADAPI RADIKALISME DAN LIBERALISME GLOBAL
Kata Kunci:
Tauhid, Moderasi Beragama, Radikalisme, Liberalisme, Wasathiyah, Islam KontemporerAbstrak
Penelitian ini bertujuan mengkaji moderasi beragama berbasis tauhid sebagai kerangka dalam menghadapi radikalisme dan liberalisme dalam konteks Islam kontemporer. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, data diperoleh dari Al-Qur’an, Hadis, serta karya pemikir Muslim seperti Quraish Shihab dan Azyumardi Azra, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa radikalisme dan liberalisme merupakan penyimpangan dari prinsip keseimbangan (wasathiyah), di mana radikalisme cenderung kaku dan eksklusif, sementara liberalisme berpotensi mengabaikan nilai-nilai dasar agama. Tauhid dipahami sebagai fondasi utama yang mencakup aspek uluhiyyah, rububiyyah, dan asma wa sifat, sehingga mampu menjadi dasar moderasi yang menjaga keseimbangan antara keteguhan iman dan sikap toleran. Penelitian ini masih terbatas pada kajian teoritis, sehingga diperlukan penelitian lanjutan yang bersifat empiris, khususnya dalam konteks pendidikan dan kehidupan sosial. Temuan ini menegaskan bahwa tauhid memiliki nilai penting sebagai dasar epistemologis dan etis dalam membangun moderasi beragama di tengah tantangan global.




