PERKEMBANGAN SOSIAL DAN EMOSIONAL ANAK USIA DINI DI SEKOLAH BINTANG HARAPAN BANGSA BINJAI
Kata Kunci:
Emosional, Sosial, Paud, GuruAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kemampuan bersosialisasi dan mengatur emosi
yang diperoleh anak dengan berbagai kesempatan atau pengalaman bergaul dengan orang-orang di
lingkungannya, baik orangtua, saudara, teman sebaya atau orang dewasa lainnya. Orangtua diharapkan
bisa menjadi mitra kerja yang baik bagi anak karena pengasuhan yang diberikan orangtua kepada anak
yang positif akan menghasilkan anak yang berkompeten. Apabila lingkungan dalam keluarga kurang
memberikan kenyamanan pada anak seperti perlakuan orangtua yang kasar, sering memarahi, tidak
mempedulikan anak, tidak memberikan bimbingan, teladan, pengajaran atau pembiasaan terhadap
anak dalam menerapkan norma-norma, baik agama maupun tatakrama, maka akan menghasilkan anak
yang kurang baik dalam perilakunya. Orangtua diharapkan untuk terlibat dalam kehidupan anak baik
di rumah maupun di sekolah untuk meningkatkan keterampilan sosial anak dan menurunkan masalah
perilaku anak. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini
dilaksanakan di PAUD Bintang Harapan Bangsa, Jalan RA Kartini No.20A, Binjai Kota, Sumatera
Utara. Subyek dalam penelitian in adalah guru TK A, dan upaya guru dalam mengembangkan sosial
emosional anak PAUD Bintang Harapan Bangsa sebagai objek penelitian. Informan dalam penelitian
ini 2 guru kelas TK A, kepala sekolah, ketua yayasan, dan anak didik. Data dikumpulkan menggunakan
teknik wawancara terstruktur (structure interview) dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa Guru sebagai orang tua kedua bagi anak di sekolah memegang peran penting dalam
mengembangkan potensi dan kemampuan sosial emosial anak usia dini, terutama di sekolah Bintang
Harapan Bangsa . Karena, sosial emosional anak merupakan salah satu faktor penentu kesuksesan
karir anak di masa medatang. Dengan kegiatan-kegiatan pembiasaan positif yang dilakukan oleh guru
di sekolah, seperti pembiasaan rutin (salam, sapa, senyum), do’a bersama, pembiasaan spontan
(pemberian pujian dan reward), kegiataan bermain sosial meliputi bermain bebas setiap hari sabtu, dan
jam pulang sekolahmampu mengembangkan potensi dan kemampuan sosial emosional anak yang ada
di sekolah Bintang Harapan Bangsa. Pengembangan potensi dan kemampuan ini disertai dengan dua
faktor utama, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.



