HUBUNGAN PERILAKU KONSUMSI MAKANAN TINGGI KOLESTEROL DENGAN KONDISI HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANTI

Penulis

  • Desi Windaniah Universitas Muhammadiyah Jember
  • Samiyanto Universitas Muhammadiyah Jember
  • Mohammad Ali Hamid Universitas Muhammadiyah Jember

Kata Kunci:

Konsumsi makanan tinggi kolesterol, Hipertensi, Perilaku

Abstrak

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah seseorang meningkat di atas normal, ditandai dengan tekanan darah sistolik melebihi 140 mmhg. Kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak dan kolesterol dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah penderita hipertensi denganĀ  jumlah sampel 83 responden dan diambil melalui teknik proporsional random sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji korelasi Spearman rho. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 77 orang (92,8%) memiliki perilaku konsumsi makanan tinggi kolesterol kategori tinggi dan 6 orang (7,2%) memiliki perilaku konsumsi makanan tinggi kolesterol kategori rendah. Hasil uji statistik didapatkan hasil p value (0,000) dengan koefisein korelasi sebesar r = (0,513). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan kuat antara hubungan perilaku konsumsi makanan tinggi kolesterol dengan kondisi hipertensi pada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Panti. Diharapkan penderita hipertensi menjaga perilaku makan terutama tidak terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi kolesterol.

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-31