ANALISIS BIBLIOMETRIK TERHADAP PRODUKTIVITAS, KOLABORASI PENULIS, HALF-LIFE, DAN KEUSANGAN LITERATUR PADA BIDANG ENVIRONMENTAL ECONOMICS PERIODE 2024–2025

Penulis

  • Mazhaya Naifa Maheswari Prayitno Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Hanifatur Rafidah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Bella Cintia Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Yanti Salwa Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Herlina Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Kata Kunci:

Bibliometrik, Produktivitas Penulis, Kolaborasi Penelitian, Hukum Lotka, Paro Hidup, Keusangan, Ekonomi Lingkungan

Abstrak

Penelitian ini menganalisis produktivitas penulis, pola kolaborasi, paro hidup, dan tingkat keusangan literatur pada publikasi bidang Environmental Economics periode 2024–2025 dengan menggunakan pendekatan bibliometrik deskriptif. Sebanyak 250 artikel dianalisis, terdiri atas 229 publikasi pada tahun 2024 dan 21 publikasi pada tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa publikasi dalam bidang ini sangat didominasi oleh kolaborasi, dengan 90% artikel ditulis oleh dua atau lebih penulis, sedangkan hanya 10% ditulis oleh penulis tunggal. Nilai koefisien kolaborasi sebesar 0,9 menguatkan tingginya kecenderungan penelitian berbasis kerja sama. Analisis produktivitas menunjukkan bahwa 770 dari 775 penulis (99,35%) hanya menghasilkan satu artikel selama dua tahun tersebut, sementara hanya sedikit penulis yang mampu menghasilkan dua atau tiga artikel. Pengujian Hukum Lotka menghasilkan nilai eksponen n = 6,215 dan konstanta C = 0,986 yang sesuai dengan pola distribusi produktivitas yang menurun secara tajam ketika jumlah artikel meningkat. Analisis paro hidup menunjukkan nilai 0,96 tahun, yang mengindikasikan bahwa bidang Environmental Economics sangat cepat mengalami pembaruan pengetahuan dan sangat mengandalkan literatur terbaru. Sementara itu, tingkat keusangan mencapai 91,6% dan tingkat kemutakhiran hanya 8,4%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar literatur cepat menjadi usang akibat perkembangan isu lingkungan, kebijakan iklim, dan transisi energi hijau yang berkembang pesat. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran komprehensif mengenai perkembangan publikasi, produktivitas penulis, serta dinamika relevansi literatur dalam bidang Environmental Economics.

 

This study examines author productivity, collaboration patterns, half-life, and the degree of obsolescence within Environmental Economics publications during 2024–2025 using a descriptive bibliometric approach. A total of 250 articles were analyzed, comprising 229 publications in 2024 and 21 in 2025. The findings indicate that research in this field is highly collaborative, with 90% of articles involving two or more authors and only 10% produced by single authors. The collaboration coefficient (C = 0.9) confirms a strong preference for joint authorship. Author productivity analysis shows that 770 of the 775 identified authors (99.35%) produced only one article, while very few authors published two or three articles. Lotka’s Law testing yielded an exponent value of n = 6.215 and a constant value of C = 0.986, demonstrating alignment with the expected inverse relationship between productivity and the number of contributing authors. The half-life analysis resulted in a value of 0.96 years, indicating that Environmental Economics is a rapidly evolving field reliant on highly recent literature. The obsolescence rate reached 91.6%, while the currency rate was only 8.4%, confirming that most references used stem from earlier years and are quickly replaced due to the dynamic nature of environmental policies and green economic transitions. Overall, the study offers a comprehensive overview of research development, author contribution patterns, and the temporal relevance of literature in Environmental Economics.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30