ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA SOSIOLOGI AGAMA TERKAIT BODY SHAMING
Kata Kunci:
Body Shaming, Pemahaman Mahasiswa, Pencegahan Body Shaming, Penanganan Body ShamingAbstrak
Body shaming merupakan fenomena sosial yang masih sering terjadi di lingkungan mahasiswa dan berdampak pada kesehatan mental serta hubungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman mahasiswa Jurusan Sosiologi Agama Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UIN SSC) terkait body shaming melalui tiga aspek utama, yaitu pemahaman, pencegahan, dan penanganan body shaming. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Sebanyak 24 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Google Form dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat pemahaman yang sangat tinggi dalam mengenali berbagai bentuk body shaming, termasuk yang terselubung dalam candaan, serta menunjukkan kesadaran yang cukup tinggi dalam aspek pencegahan melalui penghindaran komentar negatif, penggunaan bahasa yang sopan, dan sikap bijak di media sosial. Selain itu, mahasiswa juga memahami pentingnya penanganan body shaming melalui dukungan emosional, konseling profesional, penguatan diri korban, serta peran institusi kampus. Secara umum, tingkat pemahaman mahasiswa Sosiologi Agama terhadap body shaming berada pada kategori sangat baik dan mendukung terciptanya lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan beretika.
Body shaming is a social phenomenon that still frequently occurs among university students and has an impact on mental health and social relationships. This study aims to analyse the level of understanding of students majoring in Religious Sociology at the State Islamic University of Cirebon (UIN SSC) regarding body shaming through three main aspects, namely understanding, prevention, and handling of body shaming. The research method used was a quantitative approach with a descriptive design. A total of 24 respondents were selected using simple random sampling. Data were collected through a Google Form-based questionnaire with a Likert scale and analysed using descriptive statistics. The results showed that students had a very high level of understanding in recognising various forms of body shaming, including those concealed in jokes, and demonstrated a fairly high level of awareness in the aspect of prevention through avoiding negative comments, using polite language, and acting wisely on social media. In addition, students also understand the importance of addressing body shaming through emotional support, professional counselling, strengthening victims, and the role of campus institutions. In general, the level of understanding of Religious Sociology students regarding body shaming is in the very good category and supports the creation of a safe, inclusive, and ethical campus environment.


