DIGITALISASI KOLEKSI PERPUSTAKAAN DESA SEBAGAI PELESTARIAN PENGETAHUAN TRADISI DAN KEARIFAN LOKAL

Penulis

  • Alya Yulianti UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Shella Nurcahyanti UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Rodik Kurniawan UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Ilham Mahendra UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Kata Kunci:

Digitalisasi Perpustakaan, Perpustakaan Desa, Kearifan Lokal

Abstrak

Digitalisasi koleksi perpustakaan desa merupakan strategi penting dalam menghadapi tantangan pelestarian pengetahuan tradisi dan kearifan lokal di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi. Perpustakaan desa menyimpan berbagai koleksi bernilai budaya tinggi, seperti naskah tradisional, dokumentasi adat, cerita lisan, dan arsip sejarah lokal yang rentan mengalami kerusakan fisik serta keterbatasan akses. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran digitalisasi koleksi perpustakaan desa sebagai upaya pelestarian pengetahuan tradisi dan kearifan lokal yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai literatur ilmiah terkait digitalisasi perpustakaan, pelestarian budaya, dan perpustakaan berbasis komunitas. Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi koleksi mampu memperluas akses informasi, menjaga keberlanjutan koleksi budaya, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pelestarian pengetahuan lokal. Namun demikian, implementasi digitalisasi di perpustakaan desa masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan infrastruktur, sumber daya manusia, dan literasi digital. Oleh karena itu, diperlukan model digitalisasi integratif yang menggabungkan standar teknis digitalisasi, metadata sensitif budaya, serta pendekatan partisipatif komunitas. Digitalisasi koleksi perpustakaan desa tidak hanya berfungsi sebagai proses teknis, tetapi juga sebagai strategi sosial dan budaya dalam menjaga identitas serta warisan pengetahuan lokal agar tetap relevan dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Digitizing village library collections is an important strategy in addressing the challenges of preserving traditional knowledge and local wisdom amid globalization and the rapid development of information technology. Village libraries store various culturally valuable collections, such as traditional manuscripts, documentation of customs, oral histories, and local historical archives, which are vulnerable to physical deterioration and limited accessibility. This article aims to examine the role of digitizing village library collections as a sustainable effort to preserve traditional knowledge and local wisdom. The research method employed is a literature review by analyzing various scholarly sources related to library digitization, cultural preservation, and community-based libraries. The findings indicate that collection digitization can expand access to information, ensure the sustainability of cultural collections, and enhance community participation in preserving local knowledge. However, the implementation of digitization in village libraries still faces challenges, including limited technological infrastructure, human resources, and digital literacy. Therefore, an integrative digitization model is required, combining technical digitization standards, culturally sensitive metadata, and participatory community-based approaches. Digitizing village library collections functions not only as a technical process but also as a social and cultural strategy to maintain identity and local knowledge heritage so that it remains relevant and can be transmitted to future generations.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30