PENGARUH SENAM KAKI DIABETES TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS RST BHAKTI WIRA TAMTAMA SEMARANG

Penulis

  • Sriwati Handayani Universitas Karya Husada Semarang
  • Sonhaji Universitas Karya Husada Semarang

Kata Kunci:

Diabetes Mellitus, Kadar Glukosa Darah, Senam Kaki Diabetes

Abstrak

Latar Belakang: Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Kadar glukosa darah yang tinggi secara terus-menerus dapat menimbulkan komplikasi serius seperti neuropati perifer, gangguan penglihatan, dan luka kaki diabetes. Upaya penatalaksanaan Diabetes Mellitus dapat dilakukan dengan terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang terbukti efektif adalah Senam Kaki Diabetes, yaitu latihan fisik ringan yang bertujuan memperlancar sirkulasi darah, memperkuat otot kaki, dan membantu penurunan kadar glukosa darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan kepada pasien Diabetes Mellitus melalui penerapan Senam Kaki Diabetes terhadap penurunan kadar glukosa darah di RST Bhakti Wira Tamtama Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dilakukan di Ruang Flamboyan RST Bhakti Wira Tamtama Semarang pada tanggal 07-19 Juli 2025. Subjek penelitian berjumlah 4 responden dengan diagnosis Diabetes Mellitus tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pengukuran kadar glukosa darah menggunakan glukometer sebelum dan sesudah intervensi Senam Kaki Diabetes selama 7 hari. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan intervensi Senam Kaki Diabetes secara rutin, seluruh responden mengalami penurunan kadar glukosa darah dengan rata-rata penurunan sebesar 38,75 mg/dL. Aktivitas fisik teratur terbukti membantu meningkatkan metabolisme glukosa dan memperbaiki sensitivitas insulin pada pasien Diabetes Mellitus. Kesimpulan: Penerapan Senam Kaki Diabetes terbukti efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Mellitus di RST Bhakti Wira Tamtama Semarang. Intervensi ini dapat dijadikan salah satu terapi nonfarmakologis sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri untuk membantu pengendalian gula darah dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Background: Diabetes Mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin secretion or action.Persistently high blood glucose can cause serious complications such as peripheral neuropathy, vision disorders, and diabetic foot ulcers. Management of Diabetes Mellitus includes both pharmacological and non-pharmacological therapies. One effective non-pharmacological intervention is Diabetic Foot Exercise, a simple physical activity designed to improve blood circulation, strengthen leg muscles, and help reduce blood glucose levels. Objective: This study aims to provide nursing care for Diabetes Mellitus patients through the application of Diabetic Foot Exercise to reduce blood glucose levels at RST Bhakti Wira Tamtama Semarang. Method: This study used a descriptive case study approach, conducted in the Flamboyan Ward of RST Bhakti Wira Tamtama Semarang from June 07-19, 2025. The subjects consisted of four patients diagnosed with type 2 Diabetes Mellitus who met the inclusion criteria. Data were collected through interviews, observations, and measurement of blood glucose levels using a digital glucometer before and after performing Diabetic Foot Exercise for seven consecutive days. Results: The results showed that after regular implementation of Diabetic Foot Exercise, all respondents experienced a decrease in blood glucose levels, with an average reduction of 38.75 mg/dL. Regular physical activity effectively improved glucose metabolism and insulin sensitivity among Diabetes Mellitus patients. Conclusion: The implementation of Diabetic Foot Exercise was proven effective in reducing blood glucose levels in Diabetes Mellitus patients at RST Bhakti Wira Tamtama Semarang. This intervention can serve as a simple and independent non-pharmacological therapy to help control blood glucose and prevent further complications.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30