IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MENAJMEN KURIKULUM DAN SPMI DI SMAN 2 MATARAM

Penulis

  • Adrian Saputra Universitas Mataram
  • Aulia Nopriani Universitas Mataram

Kata Kunci:

Kurikulum Merdeka, Penjaminan Mutu Internal, Menajmen Kurikulum, Sekolah Menengah Atas

Abstrak

Kurikulum merdeka memberikan kebebasan bagi sekolah untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan peserta didik. Disisi lain, sekolah wajib melaksanakan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) agar Standar Nasional Pendidikan tetap terpenuhi. Pengamatn ini menganalisis bagaimana kurikulum merdeka diintegrasikan ke dalam menajmen kurikulum sekolah dan SPMI. Metode penelitian adalah studi Pustaka menggunakan artikel dan jurnal serta wawancara dengan guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapam kurikulum merdeka membutuhkan pengelolaan kurikulum secara sistematis yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi sehingga tujuan Pendidikan tetap tercapai. SPMI menjadi mekanisme berkelanjutan terhadap kebijakan kurikulum. SPMI dilaksanakan dalam siklus penetapan, implementasi, evaluasi, pengendalian dan peningkatan yang mendukung sekolah dalam menyesuaikan kurikulum agar sesuai dengan standar Nasional. Implementasi kurikulum merdeka di tingkat SMA dipengaruhi oleh faktor sumber daya dan kesiapan guru; ketersediaan sumber daya memadai dan kemudahan pemahaman kurikulum menjadi pendukung utama, sedangkan minimnya pengetahuan guru merupakan kendala. Dengan penguatan menajmen kurikulum merdeka di sekolah dapat berjalan efektif sambal tetap memelihara mutu Pendidikan.

The Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) grants schools freedom to tailor the curriculum to students’ needs. However, schools must also implement an internal quality assurance system (SPMI) to ensure national education standards are met. This study examines how the Independent Curriculum is integrated into school curriculum management and SPMI. The research uses a literature study with a descriptive-analytic (qualitative) approach. Findings indicate that implementing the Independent Curriculum requires systematic curriculum management planning, organizing, execution, and evaluation to achieve educational goals. SPMI provides a continuous evaluation mechanism. SPMI is carried out in five cycles (planning, implementation, evaluation, control, and improvement), supporting schools in aligning the curriculum with national standards. Factors such as adequate resources and teacher readiness significantly influence implementation; available resources and curriculum comprehensibility facilitate success, whereas limited teacher understanding hinders it. By strengthening curriculum management and SPMI in tandem, implementing the Independent Curriculum can be effective while maintaining educational quality.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30