MAKNA UNIVERSAL DAN MAKNA BUDAYA PADA LAMPU LALU LINTAS: ANALISIS SEMIOTIKA UMBERTO ECO
Kata Kunci:
Semiotika, Umberto Eco, Lampu Lalu Lintas, Makna Universal, Makna BudayaAbstrak
Artikel ini membahas bagaimana warna lampu lalu lintas merah, kuning, dan hijau mengalami pergeseran makna ketika diinterpretasikan oleh budaya masyarakat Indonesia. Menggunakan teori semiotika Umberto Eco, penelitian ini mengkaji bagaimana tanda yang seharusnya menjadi sistem komunikasi publik justru mengalami distorsi ketika dipraktikkan dalam budaya berkendara sehari-hari. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi lapangan sertas analisis literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa makna resmi lampu lalu lintas sebagai tanda universal tidak sepenuhnya diikuti oleh pengendara, sebaliknya, terjadi reinterpretasi budaya yang menggeser fungsi tanda. Fenomena ini menggambarkan bahwa tanda tidak hanya berfungsi secara normatif, tetapi juga dipengaruhi oleh kebiasaan dan budaya hukum masyarakat. Penelitian ini menegaskan pentingnya memperkuat budaya berlalu lintas agar makna universal lampu lalu lintas kembali efektif dalam konteks sosial.
This article discusses how the colors of traffic lights red, yellow, and green undergo a shift in meaning when interpreted by indonesian society. Using Umberto Eco’s semiotic theory, this study examines how signs that are supposed to function as a public communication system actually experience distortion when practiced within everyday driving culture. The research method employs a descriptive qualitative approach with field observations and literature analysis. The findings indicate that the official meaning of traffic lights as universal signs is not fully followed by drivers; instead, there is a cultural reinterpretation that shifts the function of these signs. This phenomenon illustrates that signs do not only function normatively but are also influenced by societal habits and legal cultur. This study emphasizes the importance of strengthening traffic culture so that the universal meanings of traffic lights become effective again in a social context.


