INOVASI DAUR ULANG MEJA HIAS ESTETIK DARI GABUNGAN LIMBAH ORGANIK DAN PLASTIK MENGGUNAKAN RESIN

Penulis

  • Kresensia Suriani Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Yohana jelita Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Maria Yasinta Imat Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Oswin Firmalia Tan Delima Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Helmina Setia Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Benedikta Rinista Adus Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

Kata Kunci:

Meja Hias Daur Ulang, Limbah Organik Plastik, Resin Epoksi

Abstrak

Limbah, baik organik maupun plastik, merupakan sisa aktivitas manusia yang berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi meja hias estetik berbahan daur ulang melalui penggabungan limbah organik (serbuk kayu) dan limbah plastik (Ecobrik) menggunakan resin epoksi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk mendeskripsikan proses pengolahan limbah, perancangan desain, hingga tahap finishing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua limbah ini menghasilkan meja hias yang estetis, fungsional, tahan lama, dan ramah lingkungan. Produk ini tidak hanya mempercantik interior, tetapi juga mengurangi penumpukan sampah, mendukung prinsip ekonomi sirkular, serta membuka peluang usaha kreatif berbasis kerajinan daur ulang

Waste, both organic and plastic, is a byproduct of human activity that can cause environmental pollution if not managed properly. This study aims to develop an aesthetic recycled decorative table by combining organic waste (wood powder) and plastic waste (Ecobrik) using epoxy resin. A descriptive qualitative method was employed to detail the process of waste processing, design development, and finishing stages. The results indicate that the combination of these wastes produces a decorative table that is aesthetically appealing, functional, durable, and environmentally friendly. This product not only enhances interior decoration but also reduces waste accumulation, supports circular economy principles, and creates opportunities for creative businesses based on recycled crafts

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-05