IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI MAN SORONG
Kata Kunci:
Pembelajaran Kontekstual, Motivasi Belajar, Pendidikan, MAN SorongAbstrak
Profesionalisme guru di era pendidikan modern tidak lagi dipahami sebagai capaian statis, melainkan sebagai proses berkselanjutan yang menuntut pembaruan kompetensi secara terus-menerus. Berbagai kajian menunjukkan pentingnya pembelajaran sepanjang hayat bagi guru, namun masih terbatas pembahasan komprehensif yang mengaitkannya secara sistematis dengan paradigma baru profesisonalisme keguruan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep guru sebagai pembelajar sepanjang hayat serta implikasinya terhadap penguatan profesionalisme guru dalam konteks perubahan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui penelusuran literatur berupa buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui klasifikasi tema, sintesis, dan triangulasi sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru sebagai pembelajar sepanjang hayat berperan signifikan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, memperkuat adaptasi terhadap perubahan kurikulum dan teknologi, serta membangun budaya belajar kolaboratif di sekolah. Namun, implementasinya masih dihadapkan pada keterbatasan waktu, beban administrasi, dan dukungan institusional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran sepanjang hayat merupakan fondasi penting profesionalisme keguruan dan memerlukan dukungan kebijakan serta manajemen pendidikan yang berkelanjutan agar dapat diimplementasikan secara optimal.
Learning motivation is a crucial factor influencing students’ engagement and academic success. Low learning motivation may lead to passive participation and poor learning outcomes; therefore, appropriate instructional strategies are required. This study aims to describe the implementation of contextual teaching and learning in improving students’ learning motivation at MAN Sorong. The research employed a descriptive qualitative approach with data collected through classroom observations, interviews, and documentation. The findings indicate that contextual learning, implemented by connecting learning materials to students’ real-life experiences, group discussions, and concrete examples, effectively enhances students’ motivation. Students become more active, enthusiastic, and show greater interest during the learning process. These findings support the view that contextual learning helps students construct meaningful knowledge through real experiences. Thus, contextual teaching and learning can be an effective strategy to improve students’ learning motivation at MAN Sorong.


