PENGENALAN KESENIAN TRADISIONAL BETAWI MELALUI PEMBELAJARAN KREATIF PADA ANAK TBM KOLONG

Penulis

  • Ade Tia Biah Putri Universitas Pamulang
  • Risa Ade Setya Universitas Pamulang
  • Rineke Asnania Nurpalah Universitas Pamulang
  • Maulida Fitri Universitas Pamulang

Kata Kunci:

Pengabdian Masyarakat, Budaya Betawi, Ondel-Ondel, Kreativitas Anak, Bahan Daur Ulang

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu wujud nyata peran akademisi dalam mendukung pembangunan sosial dan budaya. Program pengabdian masyarakat dengan tema “Sehari Mengukir Cerita: Belajar, Berkarya, dan Menyemai Pengetahuan serta Kebudayaan Daerah Bersama Anak TBM Kolong” bertujuan untuk mengenalkan seni, budaya, dan tradisi daerah kepada anak-anak melalui pendekatan edukatif dan kreatif. Kegiatan ini dilaksanakan di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kolong, Jl. Dewi Sartika, Cipayung, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi melalui poster edukasi budaya Betawi serta praktik langsung membuat karya ondel-ondel mini dari bahan daur ulang. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman anak-anak terhadap budaya Betawi, khususnya kesenian ondel-ondel, serta tumbuhnya kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan bekas. Program ini diharapkan mampu menjadi media pembelajaran alternatif yang menyenangkan sekaligus sarana pelestarian budaya lokal sejak usia dini.

Community service activities are a concrete manifestation of the role of academics in supporting social and cultural development. The community service program entitled “A Day of Carving Stories: Learning, Creating, and Cultivating Knowledge and Local Culture with Children at TBM Kolong” aims to introduce regional arts, culture, and traditions to children through an educational and creative approach. This activity was conducted at Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kolong, located on Jl. Dewi Sartika, Cipayung, Ciputat, South Tangerang City, Banten. The methods applied included the delivery of material through Betawi cultural educational posters, followed by hands-on activities in creating mini ondel-ondel crafts using recycled materials. The results of the activity indicate an increased understanding among children of Betawi culture, particularly the ondel-ondel traditional art, as well as the growth of creativity and environmental awareness through the utilization of recycled materials. This program is expected to serve as an alternative and enjoyable learning medium while also functioning as an effort to preserve local culture from an early age.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30