PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGADUAN MASYARAKAT ANDROID DENGAN PELACAKAN STATUS DI KECAMATAN

Penulis

  • Andi Syahrial Al Gifari Universitas Pamulang Tangerang Selatan
  • Bintang Pramudya Universitas Pamulang Tangerang Selatan
  • Daniel Eka Saputra Universitas Pamulang Tangerang Selatan
  • Ghema Nusa Persada Universitas Pamulang Tangerang Selatan

Kata Kunci:

Sistem Informasi Pengaduan, Aplikasi Android, Pelayanan Publik

Abstrak

Pengelolaan pengaduan masyarakat di tingkat kecamatan masih menghadapi tantangan signifikan akibat proses manual yang menyebabkan keterlambatan respons, kurangnya transparansi status pengaduan, kehilangan data, dan rendahnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyajikan perancangan dan pengembangan Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Berbasis Android dengan fitur pelacakan status real-time untuk Kantor Kecamatan, bertujuan meningkatkan efisiensi pelayanan publik, transparansi, dan akuntabilitas pemerintahan daerah. Metodologi pengembangan mengadopsi Software Development Life Cycle (SDLC) Waterfall yang mencakup tahap analisis kebutuhan (wawancara dengan 50 warga dan 10 petugas kecamatan), desain sistem (UML diagram: use case, class, sequence), implementasi menggunakan Flutter/Dart untuk frontend Android, Firebase Realtime Database dan Firestore untuk backend, serta Firebase Cloud Messaging (FCM) untuk push notification status update (Diterima → Diproses → Dalam Penanganan → Selesai). Fitur utama aplikasi meliputi: (1) Registrasi/login berbasis nomor HP/OTP, (2) Pengajuan pengaduan dengan attachment foto, GPS location tagging, dan kategori (infrastruktur, sosial, administratif), (3) Dashboard pelacakan status dengan timeline visual dan ETA estimasi penyelesaian, (4) Admin panel untuk petugas kecamatan dengan prioritas triage, assignment ke sub-petugas, dan auto- report generation, serta (5) Analytics dashboard untuk monitoring KPI kecamatan (average resolution time, satisfaction rate). Pengujian black-box menunjukkan tingkat keberhasilan fungsionalitas 97,5%, dengan usability score System Usability Scale (SUS) 85/100 dari 30 responden. Hasil implementasi prototype menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat sebesar 45%, percepatan rata-rata penyelesaian pengaduan dari 7,2 hari menjadi 2,8 hari, serta tingkat kepuasan pengguna 92%. Sistem ini tidak hanya meminimalkan biaya operasional pencatatan manual tetapi juga mendukung pengambilan keputusan berbasis data untuk alokasi sumber daya kecamatan yang optimal, sekaligus menjadi model replikasi untuk kecamatan lain dalam transformasi digital pelayanan publik.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-07