SOSIALISASI ANTI-BULLYING DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN TAHFIDZ QUR'AN AL KAHFI PEKANBARU

Penulis

  • Muhammad Rifal Pratama Universitas Muhammadiyah Riau
  • Vini Apriani Universitas Muhammadiyah Riau
  • Ilham Hudi Universitas Muhammadiyah Riau

Kata Kunci:

Bullying, Sosialisasi, Pesantren, Pengabdian Masyarakat, Karakter

Abstrak

Bullying merupakan permasalahan serius yang masih sering terjadi di lingkungan pendidikan dan berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis serta sosial peserta didik. Fenomena ini tidak hanya ditemukan di sekolah formal, tetapi juga berpotensi terjadi di lembaga pendidikan berbasis keagamaan seperti pondok pesantren. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan sosialisasi anti-bullying yang dilakukan oleh mahasiswi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) di Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Al Kahfi Pekanbaru sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak negatif yang ditimbulkan, serta pentingnya penanaman nilai empati dan sikap saling menghormati. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.

Bullying is a serious issue that still frequently occurs in educational environments and has negative impacts on the psychological and social development of students. This phenomenon is not only found in formal schools but can also potentially occur in religious-based educational institutions such as Islamic boarding schools. This article aims to describe the implementation of an anti-bullying socialization program conducted by female students of Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) at Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Al Kahfi Pekanbaru as a form of community service. The method used was an educational and participatory socialization approach through the delivery of material, discussions, and question-and-answer sessions. The results of the activity indicate an improvement in students’ understanding of the definition of bullying, the various forms of bullying, the negative impacts caused, as well as the importance of instilling values of empathy and mutual respect. This activity is expected to serve as a preventive step in creating a safe, comfortable, and bullying-free pesantren environment.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30