REKONTRUKSI TUJUAN PENDIDKAN ISLAM DALAM ERA LOBALISASI : TELAAH FILOSOFIS TERHADAP TANGTANGAN DAN PELUANG

Penulis

  • Noris Soleh Pascasarjana Institut Agama Islam Al-Khairat
  • Islamiyatul Jannah Pascasarjana Institut Agama Islam Al-Khairat
  • Moh. Dannur Pascasarjana Institut Agama Islam Al-Khairat

Kata Kunci:

Pendidikan Islam, Globalisasi, Rekonstruksi Tujuan Pendidikan, Pendekatan Filosofis, Kompetensi Abad 21

Abstrak

Globalisasi telah secara signifikan mengubah banyak aspek kehidupan manusia, termasuk sistem pendidikan Islam, yang harus terus relevan, fleksibel, dan peka terhadap tuntutan dunia kontemporer. Pendidikan Islam, yang secara tradisional berfokus pada pengembangan moralitas, spiritualitas, dan kesempurnaan manusia (al-insān al-kāmil), saat ini dihadapkan pada isu-isu baru seperti kemerosotan moral, krisis identitas, infiltrasi budaya global, dan tuntutan kompetensi abad ke-21. Tuntutan ini menyoroti perlunya mendefinisikan kembali tujuan pendidikan Islam untuk mencapai keseimbangan antara nilai-nilai transendental dan keprihatinan kontemporer. Studi ini menggunakan metode filosofis yang mencakup aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk menyelidiki rekonstruksi tujuan pendidikan Islam. Globalisasi menghadirkan tantangan signifikan terkait perubahan sosial, etika digital, dan terkikisnya nilai-nilai agama di kalangan generasi muda, tetapi juga menghadirkan peluang untuk integrasi ilmu pengetahuan, inovasi teknologi digital, dan pertumbuhan jaringan akademik. Tujuan studi ini adalah untuk menyediakan kerangka konseptual yang menyeluruh untuk merekonstruksi tujuan pendidikan Islam dengan cara yang lebih aplikatif, kontekstual, dan futuristik. Hal ini akan membantu membentuk generasi Muslim yang kompetitif di pasar global, memiliki karakter moral, dan berkontribusi pada peradaban modern.

Globalization has significantly transformed many aspects of human life, including the Islamic education system, which must remain relevant, flexible, and sensitive to the demands of the contemporary world. Islamic education, which traditionally focused on developing morality, spirituality, and human perfection (al-insān al-kāmil), is currently faced with new issues such as moral decline, identity crisis, global cultural infiltration, and the demands of 21st-century competencies. These demands highlight the need to redefine the goals of Islamic education to achieve a balance between transcendental values and maintaining contemporary relevance. This study uses philosophical methods encompassing ontological, epistemological, and axiological aspects to investigate the reconstruction of the goals of Islamic education. Globalization presents significant challenges related to social change, digital ethics, and the erosion of religious values among the younger generation, but also presents opportunities for the integration of science, digital technological innovation, and the growth of academic networks. The aim of this study is to provide a comprehensive conceptual framework for reconstructing the goals of Islamic education in a more applicable, contextual, and futuristic manner. This will help shape a generation of Muslims who are competitive in the global market, have moral character, and contribute to modern civilization.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30