PERAN PROSES KOGNITIF DALAM PRODUKSI DAN PEMAHAMAN BAHASA: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK
Kata Kunci:
Psikolinguistik, Proses Kognitif, Produksi Bahasa, Pemahaman BahasaAbstrak
Psikolinguistik memandang bahasa sebagai hasil dari proses mental yang kompleks dan terorganisasi dalam sistem kognitif manusia. Produksi dan pemahaman bahasa tidak terjadi secara otomatis, melainkan melibatkan berbagai proses kognitif seperti persepsi, perhatian, memori, dan penalaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran proses kognitif dalam produksi dan pemahaman bahasa dari perspektif psikolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan kajian psikolinguistik. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses kognitif berperan penting pada setiap tahapan berbahasa, mulai dari perencanaan pesan, pemilihan leksikal, penyusunan struktur sintaksis, hingga proses pemaknaan ujaran atau teks. Pemahaman terhadap mekanisme kognitif ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teori psikolinguistik serta menjadi dasar dalam merancang pembelajaran bahasa yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik kognitif pembelajar.
Psycholinguistics views language as the result of complex and well-organized mental processes within the human cognitive system. Language production and comprehension do not occur automatically but involve various cognitive processes such as perception, attention, memory, and reasoning. This article aims to examine the role of cognitive processes in language production and comprehension from a psycholinguistic perspective. This study employs a literature review method by analyzing relevant national and international scholarly articles in the field of psycholinguistics. The findings indicate that cognitive processes play a crucial role at every stage of language use, including message planning, lexical selection, syntactic structuring, and meaning interpretation of spoken or written language. Understanding these cognitive mechanisms contributes significantly to the development of psycholinguistic theory and provides a foundation for designing more effective language learning practices that align with learners’ cognitive characteristics.


