PENGARUH DIMENSI SPIRITUAL, PSIKOLOGIS, DAN SOSIAL TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA UMKM KOTA TANJUNGPINANG
Kata Kunci:
Kepatuhan Wajib Pajak, Dimensi Spiritual, Dimensi Psikologis, Dimensi Sosial, UMKMAbstrak
Pajak merupakan sumber penerimaan negara yang sangat penting untuk mendukung pembangunan nasional. Salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam penerimaan pajak adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, tingkat kepatuhan pajak UMKM masih tergolong rendah, termasuk di Kota Tanjungpinang, meskipun jumlah UMKM terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor peraturan, tetapi juga oleh faktor non-ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi spiritual, psikologis, dan sosial terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di Kota Tanjungpinang. Dimensi spiritual berkaitan dengan nilai moral dan kesadaran batin wajib pajak, dimensi psikologis berkaitan dengan sikap terhadap uang (money ethics), sedangkan dimensi sosial berkaitan dengan sosialisasi perpajakan dan pengaruh lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap kepatuhan wajib pajak. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan wajib pajak UMKM. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi otoritas pajak dan pemerintah daerah dalam merumuskan strategi peningkatan kepatuhan pajak melalui pendekatan yang lebih edukatif dan humanis.
Taxes are a crucial source of state revenue to support national development. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are one sector with significant tax revenue potential. However, MSME tax compliance remains relatively low, including in Tanjungpinang City, despite the annual increase in the number of MSMEs. This indicates that taxpayer compliance is influenced not only by regulatory factors but also by non-economic factors. This study aims to analyze the influence of spiritual, psychological, and social dimensions on MSME taxpayer compliance in Tanjungpinang City. The spiritual dimension relates to taxpayer moral values and inner awareness, the psychological dimension relates to attitudes toward money (money ethics), while the social dimension relates to tax socialization and the influence of the surrounding environment. This study uses a quantitative method with primary data obtained through questionnaires distributed to MSMEs in Tanjungpinang City. The collected data are analyzed using statistical analysis to determine the influence of each variable on taxpayer compliance. The results of this study are expected to provide an overview of the factors influencing MSME taxpayer compliance. Furthermore, this research is expected to provide consideration for tax authorities and local governments in formulating strategies to improve tax compliance through a more educational and humanistic approach.


