PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA IPT FKIP UKAW KUPANG

Penulis

  • Harun Y. Natonis Universitas Kristen Artha Wacana
  • Junita Mira Mangngi Universitas Kristen Artha Wacana
  • Fin Melinda Dju Universitas Kristen Artha Wacana
  • Welmince Pada Tagi Universitas Kristen Artha Wacana

Kata Kunci:

Lingkungan Sosial, Motivasi Belajar

Abstrak

Penelitian ini mengkaji pengaruh lingkungan sosial terhadap motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Teologi, FKIP UKAW Kupang, dengan latar belakang permasalahan berupa keberagaman lingkungan sosial seperti dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang menyebabkan variasi motivasi belajar sehingga sebagian mahasiswa antusias sementara yang lain mengalami penurunan prestasi akibat kurangnya dorongan sosial dan pengaruh negatif media digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh lingkungan sosial terhadap motivasi belajar mahasiswa, dengan metode kuantitatif deskriptif yang mengacu pada teori Ryan dan Deci (2000) tentang motivasi intrinsik-ekstrinsik dan Bronfenbrenner (1979) tentang interaksi sosial keluarga-sekolah-masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial memiliki pengaruh positif yang signifikan dengan kontribusi sebagian dari keluarga hingga 14,5%, sekolah melalui dukungan dosen yang meningkatkan konsentrasi belajar, masyarakat yang membentuk norma positif, dan pengaruh simultan dari ketiganya mencapai 24,9% terhadap motivasi belajar dan perilaku seperti yang terlihat pada penelitian Lubis dkk. (2025) di mana siswa dengan lingkungan yang harmonis menunjukkan peningkatan prestasi 40% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang terpapar konflik sosial, ditambah data empiris bahwa dukungan keluarga religius mengurangi ketidakaktifan hingga 30% dan hubungan teman sebaya yang sehat memperkuat ketekunan belajar menurut Robbins dan Judge (2015). Kesimpulan penelitian ini menekankan perlunya sinergi dalam lingkungan sosial yang kondusif untuk memperkuat motivasi belajar mahasiswa teologi sehingga mereka siap menjadi agen transformasi spiritual.

This study examines the influence of the social environment on the learning motivation of students of Theological Education, FKIP UKAW Kupang, where the background of the problem is the diversity of social environments such as family, school and community support that causes variations in learning motivation so that some students are enthusiastic while others experience a decline in achievement due to lack of social encouragement and the negative influence of digital media. The purpose of the study is to identify the influence of the social environment on student learning motivation, with a descriptive quantitative method that relies on the theory of Ryan and Deci (2000) on intrinsic-extrinsic motivation and Bronfenbrenner (1979) on family-school-community social interactions. The results of the study show that the social environment has a significant positive effect with partial contributions from the family up to 14.5%, schools through the support of lecturers who increase learning concentration, communities that form positive norms, and the simultaneous influence of the three reaching 24.9% on learning motivation and behavior as seen in the study of Lubis et al. (2025) where students with a harmonious environment showed a 40% higher increase in achievement compared to those exposed to social conflict, plus empirical data that religious family support reduces disengagement by up to 30% and healthy peer relationships strengthen learning persistence according to Robbins and Judge (2015). The conclusion of the study emphasized the need for synergy in a conducive social environment to strengthen the motivation to learn theology students so that they are ready to become agents of spiritual transformation.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30