DAMPAK BULLYING TERHADAP KESEHATAN MENTAL SISWA DI SMPN 10 KUPANG TAHUN 2025

Penulis

  • Harun Y. Nubatonis Universitas Kristen Artha Wacana
  • Eny Tiatira Bay Universitas Kristen Artha Wacana
  • Meldi Maria Seran Universitas Kristen Artha Wacana
  • Emi Monika Maria Nufeto Universitas Kristen Artha Wacana

Kata Kunci:

Dampak Bullying Terhadap Kesehatan Mental Siswa

Abstrak

Bullying dalam sekolah masih banyak terjadi. Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap seseorang atau sekelompok orang lain yang lebih lemah. Bullying dapat berupa kekerasan fisik, verbal, atau emosional. Bullying dapat berdampak negatif bagi kesehatan mental korban, pelaku, dan orang yang melihatnya. Kesehatan mental adalah suatu keadaan kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial yang memungkinkan seseorang untuk menyadari potensinya sendiri, mengatasi tekanan hidup normal, bekerja secara produktif dan berkontribusi secara konstruktif pada masyarakat. Oleh karena itu kasus bullying harus mendapatkan penanganan yang tepat agar kesehatan mental siswa dapat terjaga.

Bullying in schools is still a common occurrence. Bullying is aggressive behavior carried out by one or more people against someone or a group of others who are weaker. Bullying can be physical, verbal, or emotional. Bullying can have a negative impact on the mental health of the victim, the perpetrator, and the bystander. Mental health is a state of emotional, psychological, and social wellbeing that allows a person to realize their own potential, cope with normal life stressors, work productively, and contribute constructively to society. Therefore, bullying cases must be handled properly so that the mental health of students can be maintained.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-30