PENGARUH HIDROTERAPI TERHADAP PENURUNAN KADAR TEKANAN DARAH PADA KELUARGA TN.P DAN TN.D DI KOTA SEMARANG
Kata Kunci:
Hipertensi, Hidroterapi, Tekanan Darah, Asuhan Keperawatan KeluargaAbstrak
Pendahuluan: Hipertensi merupakan permasalahan penyakit yang umum diderita dan menjadi permasalahan global yang serius karena tingginya prevalensi yang dapat menyebabkan komplikasi dan kematian. Diperkirakan bahwa akan ada 1,5 miliar orang yang menderita tekanan darah tinggi pada tahun 2025, dan 9,4 juta di antara mereka akan meninggal akibat tekanan darah tinggi serta masalah lain yang terkait (WHO, 2021).Dari beberapa angka kejadian tersebut apabila penyakit hipertensi tidak ditangani akan menyebabkan komplikasi yang serius dan mematikan. Hidroterapi rendam kaki air hangat mempunyai pengaruh dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan: Menganalisis pengaruh penerapan hidroterapi terhadap penurunan tekanan darah pada keluarga Tn. P dan Tn. D di Kota Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga. Subjek penelitian terdiri dari keluarga Tn. P (55 tahun) dan Tn. D (57 tahun) dengan hipertensi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Intervensi hidroterapi dilakukan selama 15 menit dengan suhu air 39–40°C. Hasil analisis disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil: Adanya penurunan tekanan darah pada Tn. P dari 170/98 mmHg menjadi 148/69 mmHg. Begitu juga dengan Tn. D dari 173/87 mmHg menjadi 161/68 mmHg. Kesimpulan: Hidroterapi rendam kaki air hangat efektif membantu menurunkan tekanan darah pada klien hipertensi dan dapat dijadikan intervensi keperawatan komplementer dalam asuhan keperawatan keluarga.
Introduction: Hypertension is a common health problem and a serious global issue due to its high prevalence, which can lead to complications and mortality. It is estimated that by 2025, approximately 1.5 billion people worldwide will suffer from hypertension, and 9.4 million deaths will occur annually due to high blood pressure and related conditions (WHO, 2021). If not properly managed, hypertension may result in severe and life-threatening complications. Warm water foot soak hydrotherapy has been shown to have an effect in reducing blood pressure in patients with hypertension. Objective: To analyze the effect of hydrotherapy implementation on reducing blood pressure levels in the families of Mr. P and Mr. D in Semarang City. Methods: This study employed a descriptive case study design using a family nursing care approach. The research subjects consisted of the families of Mr. P (55 years old) and Mr. D (57 years old), both diagnosed with hypertension. Data collection was conducted through interviews, observations, physical examinations, and documentation. The hydrotherapy intervention was administered for 15 minutes using warm water at a temperature of 39–40°C. Data analysis was presented descriptively. Results: The findings showed a reduction in blood pressure in Mr. P from 170/98 mmHg to 148/69 mmHg. Similarly, Mr. D experienced a decrease in blood pressure from 173/87 mmHg to 161/68 mmHg after the hydrotherapy intervention. Conclusion: Warm water foot soak hydrotherapy is effective in helping to reduce blood pressure in patients with hypertension and can be considered a complementary nursing intervention in family nursing care.


