PERAN GURU PAK TERHADAP PERTUMBUHAN IMAN SISWA

Penulis

  • Serti Tafetin Kristen Artha Wacana
  • Riyanti Nasya Tanuab Kristen Artha Wacana
  • Aminadab Boimau Kristen Artha Wacana

Kata Kunci:

Peran Guru Pak Terhadap Pertumbuhan Iman Siswa

Abstrak

Peran Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam Pertumbuhan Iman Siswa. Penelitian ini mengkaji peran penting Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam memupuk pertumbuhan spiritual dan perkembangan iman siswa. Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing spiritual, teladan, dan fasilitator yang membimbing siswa untuk memahami dan menginternalisasi prinsip-prinsip Alkitab serta nilai-nilai Kristen seperti kasih, integritas, dan pengendalian diri. Dengan bertindak sebagai cerminan Kristus, guru PAK membentuk karakter yang kuat, kematangan spiritual, dan iman yang praktis yang membekali siswa untuk menghayati keyakinan mereka setiap hari. Penelitian ini menyoroti bahwa pengaruh guru melampaui pengajaran intelektual, mencakup pembentukan karakter, bimbingan spiritual, dan memberikan teladan Kristen untuk diteladani siswa, menumbuhkan individu yang tangguh dengan iman yang mendalam dan terinternalisasi.

The Role of Christian Religious Education (PAK) Teachers in Fostering Student Faith. This study explores the vital role of Christian Religious Education (PAK) teachers in nurturing students’ spiritual growth and faith development. Teachers serve not only as instructors but also as spiritual mentors, role models, and facilitators, guiding students in understanding and internalizing biblical principles and Christian values like love, integrity, and self-control. By acting as reflections of Christ, PAK teachers cultivate strong character, spiritual maturity, and a practical faith that equips students to live out their beliefs daily. The research highlights that the teacher’s influence extends beyond intellectual teaching to include character formation, spiritual guidance, and providing a Christian example for students to emulate, fostering resilient individuals with a deep, lived faith.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28