GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN KEJADIAN SPEECH DELAY PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DI RUANGAN FISIOTHERAPY RSUD SAWAHLUNTO TAHUN 2025
Kata Kunci:
Speech Delay, Pengetahuan Ibu, Sikap IbuAbstrak
Perkembangan bahasa pada anak usia dini merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang, karena bahasa berfungsi sebagai sarana utama komunikasi, interaksi sosial, dan pembentukan kemampuan kognitif. Namun, dalam beberapa tahun terakhir kasus speech delay atau keterlambatan bicara pada anak pra sekolah semakin meningkat. Salah satu faktor yang berperan dalam pencegahan maupun penanganan speech delay adalah pengetahuan dan sikap ibu, mengingat ibu merupakan figur utama dalam proses pengasuhan dan stimulasi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap ibu terhadap kejadian speech delay pada anak usia pra sekolah di Ruangan Fisioterapi RSUD Sawahlunto Tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 49 orang ibu yang memiliki anak dengan speech delay, dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik, yaitu sebanyak 36 orang (73,5%), dan sikap yang baik terhadap speech delay sebanyak 35 orang (71,4%). Karakteristik responden sebagian besar berusia dewasa akhir (59,2%), berpendidikan terakhir SMA (59,2%), serta bekerja sebagai ibu rumah tangga (49%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar ibu memiliki pengetahuan dan sikap baik terkait kejadian speech delay. Namun, kelompok ibu dengan pengetahuan dan sikap kurang masih memerlukan intervensi berupa edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan dalam memberikan stimulasi dan pola asuh yang optimal pada anak.
Language development in early childhood is a crucial aspect of growth, as it functions as the foundation of communication, social interaction, and cognitive abilities. In recent years, the incidence of speech delay among preschool-aged children has shown an increasing trend. One of the main factors influencing the prevention and management of speech delay is the mother’s knowledge and attitude, since mothers play a central role in childcare and stimulation during the critical period of language development. This study aimed to describe the level of knowledge and attitudes of mothers toward the incidence of speech delay among preschool- aged children in the Physiotherapy Unit of Sawahlunto District Hospital in 2025. This research employed a descriptive quantitative design. A total of 49 mothers who had children with speech delay were included using a total sampling technique. Data were collected through a validated and reliable questionnaire, then analyzed univariately and presented in frequency distributions. The results showed that the majority of respondents had good knowledge (36 respondents, 73.5%) and a positive attitude (35 respondents, 71.4%) regarding speech delay. Most respondents were in late adulthood (59.2%), had completed senior high school education (59.2%), and were housewives (49%). It can be concluded that most mothers possess good knowledge and attitudes concerning speech delay. Nevertheless, some mothers still lack adequate knowledge and attitudes, indicating the need for continuous health education and support programs. These efforts are essential to strengthen mothers’ ability in providing optimal stimulation and parenting strategies to support children’s language development.


