EFEKTIFITAS SENAM AEROBIK LOW IMPACT ERHADAP TINGKAT KECEMASAN LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADANG LAWEH KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2025

Penulis

  • Cesmetri Fri Yanda Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Siska Damaiyanti Universitas Adiwangsa Jambi
  • Dewi Kurniawati Universitas Adiwangsa Jambi

Kata Kunci:

Aerobik Low Impact, Kecemasan, Lansia, Hipertensi

Abstrak

Salah satu perubahan pada lansia ialah perubahan penyakit degeneratif akibat proses penuaan seperti hipertensi. Lansia yang memiliki hipertensi kebanyakan tidak mengetahui kondisi mereka sehingga timbul beberapa masalah salah satunya kecemasan. Kecemasan banyak dialami oleh lansia penderita hipertensi karena mengalami perubahan emosional yang menyebabkan tekanan darah tidak stabil. Salah satu intervensi non farmakologi untuk mengurangi kecemasan adalah Latihan fisik senam aerobik low impact. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas senam aerobik low impact terhadap tingkat kecemasan lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Padang Laweh Kabupaten Sijunjung. Metode penelitian ini adalah quasi eksperiment, desain one group pretest posttest tanpa kelompok kontrol. Populasi penelitian seluruh lansia yang mengikuti senam aerobik low impact dengan jumlah sampel penelitian 29 orang. Hasil penelitian, tingkat kecemasan sebelum dilakukan intervensi sebagian responden mengalami kecemasan sedang berjumlah 16 orang (55,2%), tingkat kecemasan sesudah dilakukan intervensi lebih separuh responden mengalami kecemasan ringan berjumlah 21 orang (72,4%) dan hasil uji wilxocon dengan p-value = 0,005. Disimpulkan bahwa ada Efektifitas Senam Aerobik Low impact Terhadap Tingkat Kecemasan Lansia dengan hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Padang Laweh Kabupaten Sijunjung. Saran peneliti, senam aerobik low impact ini sangat dianjurkan diikuti karena dapat mengurangi tingkat kecemasan pada lansia dengan hipertensi.

Hypertension is a common degenerative disease in older adults, often accompanied by anxiety due to emotional changes and unstable blood pressure. Many elderly individuals are unaware of their condition, which increases the risk of psychological and physiological complications. Non-pharmacological interventions, such as low-impact aerobic exercise, are considered effective in reducing anxiety. This study aimed to evaluate the effectiveness of low-impact aerobic exercise on anxiety levels among elderly patients with hypertension in the working area of Padang Laweh Public Health Center, Sijunjung Regency. A quasi- experimental design with a one-group pretest-posttest approach was employed, involving 29 elderly participants. Anxiety levels were assessed before and after the intervention. The results showed that prior to the intervention, most respondents experienced moderate anxiety (55.2%). After the intervention, the majority shifted to mild anxiety (72.4%). Statistical analysis using the Wilcoxon test indicated a significant reduction in anxiety levels (p = 0.005). These findings suggest that low- impact aerobic exercise is effective in alleviating anxiety among elderly patients with hypertension. It is recommended that such exercise programs be encouraged and integrated into elderly health services as a supportive strategy to improve psychological well-being and blood pressure stability.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28