PERENCANAAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DUSUN LABA DESA ROSOAN KABUPATEN ENREKANG

Penulis

  • Hasriani Universitas Muhammadiyah Enrekang
  • Inarmiwati Universitas Muhammadiyah Enrekang
  • Saleh Universitas Muhammadiyah Enrekang

Kata Kunci:

Air Bersih, Kebutuhan Air, Reservoir, EPANET 2.0, Sistem Gravitasi

Abstrak

Penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus terpenuhi secara berkelanjutan. Dusun Laba Desa Rosoan Kabupaten Enrekang mengalami peningkatan jumlah penduduk yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan air bersih, sementara ketersediaan air masih terbatas terutama pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung kebutuhan air bersih hingga tahun 2030 serta merencanakan sistem penyediaan air bersih yang optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pengumpulan data primer dan sekunder. Proyeksi jumlah penduduk dilakukan menggunakan metode regresi linear (least square). Perhitungan kebutuhan air mengacu pada standar perencanaan air bersih pedesaan. Analisis jaringan distribusi dilakukan menggunakan perangkat lunak EPANET 2.0 dengan sistem aliran gravitasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah penduduk pada tahun 2030 diproyeksikan sebesar 318 jiwa dengan kebutuhan air bersih total sebesar 0,267 liter/detik yang meliputi kebutuhan domestik, non-domestik, dan kehilangan air. Sumber air berasal dari mata air dengan debit sebesar 4,8 liter/detik sehingga mampu memenuhi kebutuhan hingga tahun perencanaan. Sistem direncanakan menggunakan bangunan bronkaptering berukuran 2 m × 1,25 m × 1,25 m, pipa transmisi HDPE diameter 2,5 inci, serta reservoir dengan kapasitas 41,039 m³. Hasil simulasi menunjukkan sistem distribusi memenuhi kriteria hidrolis yang dipersyaratkan.

Clean water supply is a fundamental community need that must be fulfilled sustainably. Laba Hamlet, Rosoan Village, Enrekang Regency, is experiencing population growth which has led to an increase in clean water demand, while water availability remains limited, especially during the dry season. This study aims to calculate clean water demand until 2030 and to design an optimal clean water supply system. This research employed a quantitative method using both primary and secondary data. Population projection was carried out using the linear regression (least square) method. Water demand calculation referred to rural clean water planning standards. Distribution network analysis was performed using EPANET 2.0 software with a gravity flow system. The results show that the projected population in 2030 is 318 people with a total clean water demand of 0.267 liters per second, including domestic, non-domestic, and water loss components. The water source comes from a spring with a discharge of 4.8 liters per second, which is sufficient to meet the projected demand. The system was designed using a bronkaptering structure measuring 2 m × 1.25 m × 1.25 m, a 2.5-inch HDPE transmission pipe, and a reservoir with a capacity of 41.039 m³. Simulation results indicate that the distribution system meets the required hydraulic criteria.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28