PENINJAUAN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROYEK REKONSTRUKSI JALAN POROS CAKKE-BARAKA

Penulis

  • Iin Rahmadani Universitas Muhamadiyah Enrekang
  • Gusniyati Buhari Universitas Muhamadiyah Enrekang
  • Rusmawati Universitas Muhamadiyah Enrekang

Kata Kunci:

Risiko K3, Konstruksi Jalan, Keselamatan Kerja, Manajemen Risiko

Abstrak

Proyek rekonstruksi jalan memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi karena penggunaan alat berat, lingkungan kerja yang dinamis, serta kondisi geografis yang menantang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta mengevaluasi penerapan standar keselamatan pada Proyek Rekonstruksi Jalan Poros Cakke–Baraka di Kabupaten Enrekang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pihak yang terlibat dalam proyek, serta studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pengawas proyek, operator alat berat, dan pekerja yang terlibat langsung dalam kegiatan konstruksi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa risiko K3 yang teridentifikasi, yaitu risiko keselamatan, risiko kesehatan, dan risiko operasional. Risiko tertinggi ditemukan pada kegiatan penggalian di area rawan longsor akibat kondisi tanah yang tidak stabil dan cuaca yang tidak menentu. Selain itu, risiko juga ditemukan pada aktivitas pengoperasian alat berat serta ketidakkonsistenan penggunaan alat pelindung diri oleh pekerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan penguatan manajemen risiko, peningkatan pengawasan, dan penerapan prosedur keselamatan secara konsisten untuk meminimalkan kecelakaan kerja pada proyek konstruksi jalan.

Road reconstruction projects have a high risk of occupational accidents due to the use of heavy equipment, dynamic work environments, and challenging geographical conditions. This study aims to identify the types of Occupational Safety and Health (OSH) risks and evaluate the implementation of safety standards in the Cakke–Baraka Road Reconstruction Project in Enrekang Regency. This research employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through field observations, in-depth interviews with project personnel, and documentation studies. The informants consisted of project supervisors, heavy equipment operators, and workers directly involved in construction activities. The data obtained were analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that several OSH risks were identified, including safety risks, health risks, and operational risks. The highest risk was found in excavation activities in landslide-prone areas due to unstable soil conditions and unpredictable weather. In addition, risks were also identified in heavy equipment operations and the inconsistent use of personal protective equipment by workers. This study concludes that stronger risk management, improved supervision, and consistent implementation of safety procedures are required to minimize occupational accidents in road construction projects.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30