STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DALAM MENANAMKAN NILAI- NILAI KRISTIANI DI ERA DIGITAL KELAS XI-12 SMA NEGERI 4 PALANGKA RAYA
Kata Kunci:
Strategi Guru, Pendidikan Agama Kristen, Nilai nilai Kristiani, Era DigitalAbstrak
Guru Pendidikan Agama Kristen di era digital dituntut mampu menanamkan nilai-nilai Kristiani dengan pendekatan yang relevan dan berbasis teknologi. Namun, di SMAN 4 Palangka Raya, guru masih menghadapi kendala dalam penggunaan media digital, yang berdampak pada rendahnya pemahaman dan penerapan nilai seperti kejujuran, ketaatan, dan tanggung jawab di kalangan siswa. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang inovatif agar nilai-nilai Kristiani dapat diterapkan secara efektif dalam kehidupan siswa.Tujuan penelitian ini mengidentifikasi strategi yang diterapkan oleh guru Pendidikan Agama Kristen dalam menanamkan nilai-nilai Kristiani di era digital kelas XI-12 SMAN 4 Palangka Raya. Dan menjelaskan Tantangan Strategi yang diterapkan oleh Guru Pendidikan Agama Kristen dalam nilai-nilai Kristiani di era digital pada kelas XI-12 SMAN 4 Palangka Raya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan wawancara mendalam dengan kepala sekolah, Guru Pendidikan Agama Kristen, dan siswa serta observasi proses pembelajaran.Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi inovatif, seperti penggunaan media pembelajaran digital interaktif, nilai-nilai Kristiani dengan realitas kehidupan siswa, serta melibatkan orang tua dan masyarakat dalam mendukung pembelajaran. Dengan penerapan strategi-strategi ini, guru mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Kristiani meskipun menghadapi tantangan di era digital.Berdasarkan kesimpulan Strategi Guru Pendidikan Agama Kristen di SMAN 4 Palangka Raya dalam menanamkan nilai-nilai Kristiani dilakukan secara komprehensif dengan menggabungkan metode pengajaran tradisional dan teknologi digital. Namun, tantangan seperti keterbatasan keterampilan digital, gangguan perhatian siswa, dan kurangnya dukungan lingkungan menjadi hambatan yang perlu diatasi melalui kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua.Christian Religious Education (CRE) teachers in the digital era are required to instill Christian values using relevant and technology-based approaches. However, at SMAN 4 Palangka Raya, teachers still face challenges in utilizing digital media, which affects students' understanding and application of values such as honesty, obedience, and responsibility. Therefore, innovative learning strategies are needed to effectively integrate Christian values into students' daily lives.The aim of this study is to identify the strategies implemented by Christian Religious Education teachers in instilling Christian values in the digital era among Class XI-12 students at SMAN 4 Palangka Raya, and to describe the challenges encountered in applying these strategies.This research uses a qualitative approach with a phenomenological method, involving in-depth interviews with the school principal, Christian Religious Education teacher, and students, as well as classroom observations.The results of the study show that teachers apply various innovative strategies, such as the use of interactive digital learning media, connecting Christian values with students' real-life experiences, and involving parents and the community in supporting the learning process. Through these strategies, teachers have been able to enhance students' interest and understanding of Christian values despite the challenges of the digital age. In conclusion, the strategies employed by Christian Religious Education teachers at SMAN 4 Palangka Raya in instilling Christian values are carried out comprehensively by combining traditional teaching methods with digital technology. However, challenges such as limited digital skills, student distraction, and lack of environmental support remain obstacles that need to be addressed through collaboration between teachers, students, and parents.


