AUTENTISITAS DAN MAKNA HIDUP DALAM FILSAFAT MANUSIA

Penulis

  • Lindawaty Utiarahman Universitas Negeri Gorontalo
  • Sidrawaty Lakoro Universitas Negeri Gorontalo
  • Usman Pakaya Universitas Negeri Gorontalo

Kata Kunci:

Kesadaran Diri, Refleksi Moral, Makna Hidup

Abstrak

Hubungan antara manusia dan dirinya sendiri merupakan pusat dari kajian filsafat, psikologi humanistik, eksistensialisme, dan ilmu kemanusiaan lainnya. Berbeda dari makhluk lain, manusia memiliki kemampuan untuk merefleksikan dirinya, menilai tindakannya, dan mempertanyakan makna keberadaannya. Jurnal ini menguraikan hubungan manusia dengan dirinya sendiri melalui kerangka teori filsafat klasik hingga kontemporer, termasuk pemikiran Plato, Aristoteles, Al-Ghazali, Descartes, Kant, Kierkegaard, Heidegger, Sartre, Erich Fromm, Viktor Frankl, dan tokoh-tokoh psikologi modern. Dengan pendekatan multidisipliner, artikel ini menjelaskan bahwa hubungan manusia dengan dirinya mencakup kesadaran diri, refleksi moral, konflik batin, autentisitas eksistensial, tanggung jawab, dan pencarian makna hidup. Studi ini menegaskan bahwa memahami diri merupakan fondasi bagi perkembangan moral, kesejahteraan psikologis, dan pencapaian kehidupan yang bermakna.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30