HISTORISITAS PANCASILA SEBAGAI DASAR IDEOLOGI NASIONAL DALAM PERSPEKTIF SEJARAH BANGSA INDONESIA DI ERA GLOBALISASI

Penulis

  • Meriah Charolin Sihombing Universitas Negeri Medan
  • Indah Rekha Sari Universitas Negeri Medan
  • Leony Br. Siburian Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Globalisasi, Ideologi Negara, Historisitas, Sejarah Indonesia, Pancasila

Abstrak

Sebagai dasar negara Indonesia, Pancasila memiliki sejarah panjang dalam kehidupan masyarakat Nusantara. Ideologi ini muncul sebagai hasil dari proses sejarah yang mencerminkan prinsip-prinsip budaya, sosial, dan religius orang Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari Pancasila dari sudut pandang sejarah Indonesia dan peranannya sebagai ideologi nasional di era globalisasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan ini melibatkan mempelajari literatur tentang dokumen sejarah, karya ilmiah, dan sumber-sumber penting yang berkaitan dengan proses perumusan Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila telah ada di masyarakat Nusantara sejak zaman kerajaan, berkembang melalui perjuangan nasional melawan kolonialisme, dan dirumuskan secara konseptual oleh para pendiri bangsa pada tahun 1945. Pancasila masih relevan sebagai pedoman untuk mempertahankan identitas nasional dan sebagai landasan untuk menghadapi tantangan global di era globalisasi. Oleh karena itu, Pancasila tidak hanya memiliki legitimasi historis, tetapi juga menjadi identitas filosofis bangsa Indonesia yang berkembang seiring perkembangan zaman.

The Indonesian people have a long history of adhering to Pancasila, the intellectual basis of the Indonesian state. This ideology, which reflected the nation's cultural, social, and religious values, developed over a protracted period of time. The purpose of this study is to investigate Pancasila's historicity from the standpoint of Indonesian history and its applicability as a national ideology in the context of globalization. By examining historical records, academic publications, and other pertinent sources pertaining to the creation of Pancasila, the study uses a descriptive qualitative methodology. The findings show that Pancasila's ideals were present in Indonesian society even before the country gained its independence and were explicitly expressed by the founding fathers in 1945 (Kaelan, 2013). Pancasila is still applicable as a philosophical basis and tenet for preserving national identity in the age of globalization.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-30