PENINGKATAN KESADARAN ANTI BULLYING BERBASIS HADITS PADA SISWA MTS AR-RAHMAH KARAWANG
Kata Kunci:
Bullying, Hadits, Pendidikan Islam, Pendidikan Anti Bullying, Pembentukan KarakterAbstrak
Bullying masih menjadi permasalahan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, termasuk di madrasah tsanawiyah, baik dalam bentuk fisik, verbal, sosial, maupun cyberbullying. Perilaku tersebut dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental dan perkembangan sosial peserta didik sehingga diperlukan upaya pencegahan berbasis nilai-nilai Islam. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anti bullying siswa melalui pendekatan hadits sebagai dasar pembentukan akhlak dan karakter Islami. Kegiatan dilaksanakan di MTs Ar-Rahmah pada tanggal 28 April 2026 dengan sasaran 23 siswa. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, presentasi hadits tarbawi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Tahapan kegiatan dimulai dari pemberian pemahaman mengenai bentuk dan dampak bullying, penyampaian dalil hadits tentang larangan menyakiti sesama, hingga evaluasi melalui diskusi bersama peserta. Sebelum kegiatan, sebagian siswa masih menganggap bullying sebagai candaan biasa, namun setelah kegiatan siswa mulai memahami dampak bullying serta pentingnya sikap saling menghormati, empati, dan ukhuwah Islamiyah. Dengan demikian, kegiatan ini efektif dalam menumbuhkan kesadaran anti bullying berbasis nilai hadits di lingkungan sekolah.
Bullying remains a common problem in schools, including Islamic junior high schools (madrasah tsanawiyah), in the form of physical, verbal, social, and cyberbullying. This behavior can negatively impact the mental health and social development of students, thus requiring prevention efforts based on Islamic values. This community service activity aims to increase students' anti-bullying awareness through a hadith approach as a basis for developing Islamic morals and character. The activity was carried out at MTs Ar-Rahmah on April 28, 2026, targeting 23 students. The methods used included material delivery, presentation of hadith tarbawi, interactive discussions, and question and answer sessions. The activity stages began with providing an understanding of the forms and impacts of bullying, conveying hadith arguments regarding the prohibition of harming others, and evaluation through discussions with participants. Before the activity, some students still considered bullying as a common joke, but after the activity, students began to understand the impact of bullying and the importance of mutual respect, empathy, and Islamic brotherhood. Thus, this activity is effective in fostering anti-bullying awareness based on hadith values in the school environment.


