STRATEGI IMPLEMENTASI PAK DALAM MENGHADAPI TANTANGAN MASYARAKAT MAJEMUK
Kata Kunci:
Pendidikan Agama Kristen, Implementasi PAK, Masyarakat Majemuk, Toleransi, Pendidikan KarakterAbstrak
Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar mampu hidup berdampingan secara harmonis di tengah masyarakat yang majemuk. Keberagaman suku, budaya, agama, dan latar belakang sosial merupakan realitas yang tidak dapat dihindari dalam kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, implementasi PAK perlu dilakukan secara strategis agar nilai-nilai Kristiani seperti kasih, toleransi, keadilan, dan penghormatan terhadap sesama dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi implementasi PAK dalam menghadapi tantangan masyarakat majemuk. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi implementasi PAK dapat dilakukan melalui penguatan pendidikan karakter, pengembangan sikap toleransi, pembelajaran kontekstual, dialog antarumat beragama, serta pemanfaatan teknologi pendidikan. Strategi tersebut diharapkan mampu membentuk peserta didik yang memiliki iman yang kuat sekaligus mampu menghargai keberagaman sebagai anugerah Tuhan. Dengan demikian, PAK dapat menjadi sarana yang efektif dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, dan saling menghormati.
Christian Religious Education (CRE) plays an important role in shaping students' character so that they can live harmoniously within a pluralistic society. Diversity in ethnicity, culture, religion, and social background is an unavoidable reality in social life. Therefore, the implementation of Christian Religious Education must be carried out strategically so that Christian values such as love, tolerance, justice, and respect for others can be practiced in everyday life. This study aims to examine strategies for implementing Christian Religious Education in addressing the challenges of a pluralistic society. The method used is a literature study by analyzing various relevant academic sources. The results indicate that implementation strategies can be carried out through strengthening character education, developing attitudes of tolerance, contextual learning, interfaith dialogue, and the utilization of educational technology. These strategies are expected to shape students who possess strong faith while also appreciating diversity as a gift from God. Thus, Christian Religious Education can become an effective means of creating a peaceful, harmonious, and mutually respectful society.


