EVALUSI DAMPAK PEMBAGUNAN DAN PERBAIKAN INFRASTRUKTUR JALAN TERHADAP LINGKUNGAN DI KELURAHAN TUARA KECAMATAN ENREKANG KABUPATATEN ENREKANG

Penulis

  • Hasriani Universitas Muhammadiyah Enrekang
  • Saleh Universitas Muhammadiyah Enrekang
  • Inarmiwati Universitas Muhammadiyah Enrekang

Kata Kunci:

Pembangunan Jalan, Dampak Lingkungan, Kerusakan Habitat, Risiko Banjir, Dampak Sosial-Ekonomi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan terhadap lingkungan di Kelurahan Tuara, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei terhadap 52 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan dianalisis dengan SPSS. Hasil analisis regresi, pelaksanaan pembangunan/perbaikan jalan berpengaruh positif dan signifikan terhadap seluruh aspek dampak lingkungan pasca proyek. Pengaruh terhadap kerusakan lingkungan memiliki nilai signifikansi 0,038, koefisien regresi 0,289, dan R² = 0,084. Pengaruh terhadap kerusakan habitat memiliki nilai signifikansi 0,033, koefisien regresi 0,296, dan R² = 0,088. Pengaruh terhadap peningkatan risiko banjir memiliki nilai signifikansi 0,001, koefisien regresi 0,452., dan R² =0,204. Sementara itu, pengaruh terhadap dampak sosial-ekonomi memiliki nilai signifikansi 0,005, koefisien regresi 0,380, dan R² = 0,144 .Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembangunan dan perbaikan jalan di Kelurahan Tuara, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang berpengaruh positif dan signifikan terhadap seluruh variabel dampak lingkungan yang diteliti, yaitu kerusakan lingkungan, kerusakan habitat, peningkatan risiko banjir, dan dampak sosial-ekonomi. Namun demikian, nilai koefisien determinasi yang relatif rendah menunjukkan bahwa sebagian besar variasi dampak lingkungan masih dispengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

This study aims to evaluate the environmental impacts of road construction and improvement infrastructure in Tuara Village, Enrekang District, Enrekang Regency using a quantitative approach through a survey method involving 52 respondents, determined using the Slovin formula and analyzed with SPSS. The regression analysis results indicate that road construction and improvement activities have a positive and significant effect on all aspects of post-project environmental impacts. The effect on environmental degradation has a significance value of 0.038, a regression coefficient of 0.289, and an R² value of 0.084. The effect on habitat degradation has a significance value of 0.033, a regression coefficient of 0.249, and an R² value of 0.088. The effect on increased flood risk has a significance value of 0.001, a regression coefficient of 0.452, and an R² value of 0.204. Meanwhile, the effect on socio-economic impacts has a significance value of 0.005, a regression coefficient of 0.380, and an R² value of 0.144. Overall, it can be concluded that the implementation of road construction and improvement in Tuara Village, Enrekang District, Enrekang Regency has a positive and significant influence on all environmental impact variables examined, namely environmental degradation, habitat degradation, increased flood risk, and socio-economic impacts. However, the relatively low coefficients of determination indicate that most of the variation in environmental impacts is still influenced by other factors outside the research model

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29