HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PASIEN MELITUS DIPOLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD SAWAHLUNTO TAHUN 2025
Kata Kunci:
Dukungan Keluarga, Kualitas Hidup, Diabetes MellitusAbstrak
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan pasien, baik fisik, psikologis, maupun sosial. Dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup pasien melalui pendampingan, motivasi, dan pengawasan terhadap pengelolaan penyakit. Namun, masih banyak pasien yang melaporkan kualitas hidup rendah akibat kurangnya dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Sawahlunto tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain descriptive analytic dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 70 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga (HDFSS) dan kualitas hidup (DQOL). Analisis data dilakukan dengan uji Spearman Rank. Hasil penelitian Sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga kurang baik (72,9%) dan memiliki kualitas hidup rendah (78,6%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus (p = 0,000), dengan koefisien korelasi r = 0,699 yang berarti hubungan kuat dan positif. Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pasien diabetes melitus. Pasien dengan dukungan keluarga baik cenderung memiliki kualitas hidup lebih tinggi dibandingkan dengan pasien yang mendapat dukungan keluarga kurang baik. Untuk itu perlu adanya peningkatan edukasi dan pendampingan kepada keluarga pasien untuk memperkuat peran mereka dalam mendukung pengelolaan penyakit, sehingga kualitas hidup pasien diabetes melitus dapat ditingkatkan.
Diabetes mellitus is a chronic disease that affects various aspects of patients’ lives, including physical, psychological, and social well-being. Family support plays an important role in improving patients’ quality of life through assistance, motivation, and supervision in disease management. However, many patients still report low quality of life due to insufficient family support. This study aimed to determine the relationship between family support and quality of life among diabetes mellitus patients at the Internal Medicine Polyclinic of Sawahlunto Regional Public Hospital in 2025. This research used a descriptive analytic design with a cross-sectional approach. A total of 70 respondents were selected using purposive sampling. The instruments used were the family support questionnaire (HDFSS) and the quality of life questionnaire (DQOL). Data were analyzed using the Spearman Rank test. The results showed that most respondents received poor family support (72.9%) and had a low quality of life (78.6%). Statistical analysis revealed a significant relationship between family support and quality of life (p = 0.000), with a correlation coefficient of r = 0.699, indicating a strong positive relationship. This means that family support is significantly associated with the quality of life of diabetes mellitus patients. Patients with good family support tend to have a higher quality of life compared to those with poor family support. Therefore, it is necessary to increase education and guidance for patients’ families to strengthen their role in supporting disease management, thereby improving the quality of life of diabetes mellitus patients


