ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA ANGGOTA KELUARGA TN. S DENGAN PENYAKIT STROKE DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS KARO PEMATANGSIANTAR
Kata Kunci:
Asuhan Keperawatan, Keluarga, StrokeAbstrak
Stroke merupakan gangguan fungsi neurologis akibat terganggunya aliran darah ke otak yang menyebabkan kerusakan jaringan serta menjadi salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan. Menurut World Health Organization (2025), terdapat sekitar 106 juta kasus stroke di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan melaksanakan asuhan keperawatan keluarga pada anggota keluarga dengan penyakit stroke di Wilayah Kerja Puskesmas Karo Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada satu keluarga. Asuhan keperawatan dilaksanakan pada tanggal 29 April-4 Mei 2026 selama 5 hari melalui tahap pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Hasil penelitian Setelah pemberian asuhan keperawatan dengan ditemukan diagnosa Gangguan Mobilitas Fisik, manajemen kesehatan Tidak Efektif dan Gangguan proses keluarga selama 5×24 jam, kemampuan keluarga dalam mengenali masalah kesehatan, melakukan perawatan, mendukung latihan mobilisasi, serta beradaptasi terhadap perubahan peran meningkat. Klien juga menunjukkan peningkatan kemampuan fungsional, meskipun pemulihan motorik ekstremitas kanan belum optimal. Asuhan keperawatan keluarga secara komprehensif dapat meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan stroke serta mendukung proses pemulihan klien.
Introduction: Stroke is a neurological dysfunction caused by disrupted blood flow to the brain, resulting in tissue damage and serving as a leading cause of death and disability. According to the World Health Organization (2025), there are approximately 106 million stroke cases worldwide. This study aims to implement family nursing care for a family member suffering from a stroke within the working area of the Karo Community Health Center, Pematangsiantar. This study employs a qualitative descriptive method using a case study approach involving a single family. Nursing care was administered over five days—from April 29 to May 4, 2026—covering the stages of assessment, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation. Data collection was conducted through interviews, observation, physical examination, and documentation. Following the provision of nursing care over a 120-hour (5-day) period—addressing diagnoses of Impaired Physical Mobility, Ineffective Health Management, and Dysfunctional Family Processes—the family's ability to recognize health issues, provide care, support mobilization exercises, and adapt to role changes improved. The client also demonstrated improved functional ability, although motor recovery in the right extremities remained suboptimal. Conclusion: Comprehensive family nursing care can enhance the family's capacity to care for a member with a stroke and support the client's recovery process.


