INTERAKSIONISME SIMBOLIK PASANGAN DUAL-EARNER DALAM PEMBAGIAN PEKERJAAN RUMAH TANGGA KECAMATAN BAWEN KABUPATEN SEMARANG
Kata Kunci:
Interaksionisme Simbolik, Pembagian Pekerjaan Rumah Tangga, Pasangan Dual-Earner, Gender, Perubahan SosialAbstrak
Perubahan sosial, terutama dalam pandangan terhadap peran gender, telah mengubah dinamika rumah tangga, khususnya dalam konteks pasangan yang keduanya bekerja. Kami menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi pola interaksi pasangan dual-earner dalam membagi tugas rumah tangga. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung dengan tiga pasang suami istri di lingkungan Merakrejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian pekerjaan rumah tangga dipengaruhi oleh tiga konsep interaksionisme simbolik: analisis pikiran, konsep diri, dan adaptasi simbolik. Pasangan menyesuaikan pembagian tugas berdasarkan pemahaman saling memahami, kebutuhan fisik, dan konstruksi sosial seputar gender. Kesimpulannya, interaksi simbolik memainkan peran kunci dalam membentuk dinamika rumah tangga, khususnya dalam pasangan dual-earner di tengah perubahan sosial dan ekonomi.
Social changes, especially in views on gender roles, have changed household dynamics, especially in the context of couples who both work. We used a descriptive qualitative approach to explore the interaction patterns of dual-earner couples in dividing household tasks. Data was collected through interviews and direct observation with three husband and wife pairs in the Merakrejo area. The research results show that the division of household work is influenced by three concepts of symbolic interactionism: thought analysis, self-concept, and symbolic adaptation. Couples adjust the division of tasks based on mutual understanding, physical needs, and social constructs around gender. In conclusion, symbolic interactions are key in shaping household dynamics, especially in dual-earner couples amidst social and economic change.


