ANALISIS PERMINTAAN UANG DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Penulis

  • Alfiana Yustia Universitas Trunojoyo Madura
  • Alivia Puspitasari Universitas Trunojoyo Madura
  • Ahmad Siddiq Universitas Trunojoyo Madura

Kata Kunci:

Uang, Permintaan Uang, perspektif islam

Abstrak

Permintaan uang memainkan peran penting dalam teori ekonomi dan memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Uang adalah alat yang memfasilitasi pertukaran atau transaksi barang dan jasa. Uang berfungsi berbagai banyak hal, seperti alat tukar, sebagai satuan hitung,dan dapat disimpan untuk pembayaran angsuran dan standar pembayaran.  Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang berfokus pada pemahaman yang mendalam tentang teori permintaan uang. Data yang diperoleh dari berbabagai sumber, seperti buku serta artikel. Didalam perekonomian islam uang di pandang sebagai konsep aliran yang harus terus beredar, serta sebagai barang publik yang dimiliki bersama oleh masyarakat, bukan hanya oleh segelintir individu. Uang tidak boleh ditimbun atau diendapkan sebagai penyimpanan kekayaan. Dalam ekonomi Islam uang selalu dikaitkan dengan aktivitas riil, permintaan uang dipahami sebagai kebutuhan akan uang tunai untuk memenuhi transaksi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi riil. Pengaruh Islam dalam permintaan uang juga meliputi adanya zakat, infaq, dan shadaqah. Hal tersebut dilakukan sesuai dengan prinsip keadilan dalam pendistribusiaan kekayaan dan dapat mendorong individu untuk lebih berhati-hati dalam mengelola uang.

Money demand plays an important role in economic theory and has a significant impact on the Indonesian economy. Money is a tool that facilitates the exchange or transaction of goods and services. Money functions in many ways, such as a medium of exchange, as a unit of account, and can be stored for installment payments and payment standards.  This article uses a descriptive qualitative research method that focuses on an in-depth understanding of the theory of money demand. Data obtained from various sources, such as books and articles. In the Islamic economy money is seen as a flow concept that must continue to circulate, as well as a public good that is owned by the community, not just by a handful of individuals. Money should not be hoarded or deposited as a store of wealth. In Islamic economics money is always associated with real activities, the demand for money is understood as the need for cash to fulfill transactions in daily life, including real economic activities. The influence of Islam in the demand for money also includes the existence of zakat, infaq, and shadaqah. This is done in accordance with the principle of justice in the distribution of wealth and can encourage individuals to be more careful in managing money.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-13