PENERAPAN MODEL PAIRED STORY TELLING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV MI AL-HIDAYAH KOTA JAMBI
Kata Kunci:
paired story telling, keterampilan berbicara, pembelajaran bahasa IndonesiaAbstrak
Penelitian ini membahas tentang penerapan model paired story telling untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada pembelajran bahasa Indonesia kelas IV MIS AL-Hidayah Kota Jambi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peningkatan model keterampilan berbicara siswa pada pembelajaran bahasa Indonesia kelas IV MIS AL- Hidayah Kota Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV MI AL-Hidayah Kota Jambi yang berjumlah 20 siswa dengan 13 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang terdiri dari 2 pertemuan. Data hasil penelitian diperoleh dari observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif maupun kuantitatif. Setelah dilaksanakan proses pembelajaran siklus I dan siklus II dengan menggunakan model pembelajaran paired story telling siswa kelas IV mengalami peningkatan yang signifikan. Pada pra siklus skor keterampilan berbicara siswa sebesar 47, 5% dengan kategori sangat kurang, dan meningkat pada siklus I memperoleh skor nilai 65, 37% dengan kategori cukup dan meningkat secara signifikan setelah dilakukan siklus II dengan skor nilai siswa menjadi 86% dengan kategori baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model paired story telling dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada mata pelajaran bahasa Indonesia di MI AL-Hidayah Kota Jambi.
This research discusses the application of the paired story telling model to improve students' speaking skills in class IV Indonesian language learning at MIS AL-Hidayah, Jambi City. The aim of this research is to find out how to improve students' speaking skills model in class IV Indonesian language learning MIS AL-Hidayah Jambi City. This research is classroom action research (PTK). The subjects of this research were 20 students in class IV MI AL-Hidayah Jambi City, with 13 male students and 7 female students. This research was carried out in 2 cycles consisting of 2 meetings. Research data was obtained from observation, tests and documentation. Data analysis was carried out descriptively qualitatively and quantitatively. After implementing the learning process in cycle I and cycle II using the paired story telling learning model, class IV students experienced significant improvement. In the pre-cycle the student's speaking skill score was 47.5% in the very poor category, and increased in the first cycle to a score of 65.37% in the sufficient category and increased significantly after the second cycle with the student's score being 86% in the good category. . Thus it can be concluded that the application of the paired story telling model can improve students' speaking skills in Indonesian language subjects at MI AL-Hidayah Jambi City.


