PREVALENSI DAN PENGETAHUAN PREMENSTRUAL SYNDROME PADA REMAJA DI ACEH BESAR

Penulis

  • Nur Daesfi Ranscah Putri Universitas Syiah Kuala
  • Aida Fitri Universitas Syiah Kuala
  • Mariatul Kiftia Universitas Syiah Kuala

Kata Kunci:

Pengetahuan, Premenstrual sydnrome, Remaja putri

Abstrak

Premenstrual syndrome merupakan kejadian yang umum terjadi pada remaja putri yang ditandai dengan munculnya gejala-gejala seperti nyeri payudara, merasa dalam keadaan stress, mudah tersinggung, nyeri punggung, sakit perut dan masih banyak gejala lainnya. Di Indonesia prevalensi populasi Perempuan usia produktif yang mengalami gejala premenstrual syndrome mencapai 85% dengan 60-75% Perempuan mengalami premenstrual syndrome dalam kategori sedang hingga berat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat prevalensi dan pengetahuan premenstrual syndrome pada remaja putri di Aceh Besar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian ini merupakan remaja putri di SMA Negeri 1 Darul Imarah 2024 dengan jumlah 390 populasi. Sampel yang digunakan berjumlah 197 yang diambil dengan menggunakan teknik proportional sampling. Hasil penelitian menunjukkan 58,9 % remaja putri mengalami premenstrual syndrome dalam kategori ringan, serta 92 (46,7%) remaja memiliki pengetahuan dalam kategori tinggi. Metode analisis yang digunakan adalah Analisa univariat. Saran Bagi pihak sekolah agar dapat mengadakan edukasi berkala terkait dengan premenstrual syndrome.

Premenstrual syndrome is a common occurrence in young women which is characterized by the appearance of symptoms such as breast pain, feeling under stress, irritability, back pain, stomach ache and many other symptoms. In Indonesia, the prevalence of the female population of productive age who experience symptoms of premenstrual syndrome reaches 85% with 60-75% of women experiencing premenstrual syndrome in the moderate to severe category. This study aims to examine the prevalence and knowledge of premenstrual syndrome among young women in Aceh Besar. This research is a quantitative research with a cross sectional study design. The population of this study were young women at SMA Negeri 1 Darul Imarah 2024 with a population of 390. The sample used was 197 taken using proportional sampling techniques. The research results showed that 58.9% of young women experienced premenstrual syndrome in the mild category, and 92 (46.7%) of teenagers had knowledge in the high category. The analytical method used is univariate analysis. Suggestions for schools to provide regular education related to premenstrual syndrome.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-14