ANALISIS GAYA BAHASA DALAM PIDATO: PASAMBAHAN MANYERAK BAREH KUNYIK

Penulis

  • Diki Dwi Putra Pernando Universitas Negeri Padang

Kata Kunci:

Pasambahan, Manyerak Bareh Kunyik, Gaya Bahasa, Analisis

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa dalam pasambahan manyerak bareh kunyik di kota Padang Panjang. Penelitian ini mengeksplorasi gaya bahasa dalam Pasambahan Manyerak Bareh Kunyit, sebuah seni tradisional Minangkabau, dengan tujuan mendalami kedalaman gaya bahasa, tutur yang tertanam dalam pertunjukan ini. Penelitian ini mengusung pendekatan stilistika dengan tujuan untuk melihat teknik serta bentuk gaya bahasa seseorang dalam memaparkan gagasan sesuai dengan ide dan norma yang digunakan sebagaimana ciri pribadi pemakainya. Sebutan gaya bahasa tersebut tidak dirujukkan pada keseluruhan wujud penggunaan bahasa sebagai wacana, melainkan pada kata dan satuan ujaran yang dianggap mengandung keindahan. Oleh karenanya, kajian yang dilakukan lebih banyak berfokus pada satuan ungkapan secara lepas-lepas, bukan pada hubungan tekstualnya., metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Simak untuk memperoleh data dengan menyimak penggunaan bahasa. Istilah menyimak di sini tidak hanya berkaitan dengan penggunaan bahasa secara lisan, tetapi juga penggunaan bahasa secara tertulis. Selanjutnya Teknik yang digunakan disini adalah teknik sadap yang disebut sebagai teknik dasar dalam metode simak karena pada hakikatnya penyimakan diwujudkan dengan penyadapan. Dalam arti, peneliti dalam upaya mendapatkan data dilakukan dengan menyadap penggunaan bahasa seseorang atau beberapa orang yang menjadi informan. Dalam praktik selanjutnya, teknik sadap ini diikuti dengan teknik lanjutan yang berupa teknik simak bebas libat cakap, maksudnya peneliti hanya berperan sebagai pengamat penggunaan bahasa oleh informan dan tidak terlibat dalam peristiwa pertuturan yang bahasanya sedang diteliti.

This research aims to analyze the language style in the pasambahan manyerak bareh kunyik in the city of Padang Panjang. This research explores the language styles in Pasambahan Manyerak Bareh Kunyik, a traditional Minangkabau art, with the aim of exploring the depth of the language styles and speech embedded in this performance. This research carries a stylistic approach with the aim of looking at the techniques and forms of a person's language style in presenting ideas in accordance with the ideas and norms used as well as the personal characteristics of the user. The term language style is not referred to the entire form of language use as discourse, but rather to words and units of speech that are considered to contain beauty. Therefore, the research carried out focuses more on units of expression in isolation, not on textual relationships. The method used in this research is the Listening Method to obtain data by listening to language use. The term listening here is not only related to the use of spoken language, but also the use of written language. Furthermore, the technique used here is the tapping technique which is referred to as the basic technique in the listening method because essentially listening is realized by tapping. In this article, researchers attempt to obtain data by tapping into the language use of a person or several people who are informants. In subsequent practice, this tapping technique was followed by a further technique in the form of free listening techniques without getting involved in the conversation, meaning that the researcher only acted as an observer of the informant's use of language and was not involved in the speech event whose language was being studied.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-14