ANALISIS KETERBATASAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) TERHADAP KEGIATAN OPERASIONAL UNIT AIRSIDE OPERATION MANAGEMENT PADA BANDAR UDARA INTERNASIONAL HANG NADIM BATAM

Penulis

  • Nono Hendrawan Lismi Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan
  • Awan Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan

Kata Kunci:

Sumber Daya Manusia, Airside Operation Management, Keterbatasan

Abstrak

Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Unit Airside Operation Management (AOM) di Bandara Internasional Hang Nadim Batam menjadi tantangan krusial dalam mendukung operasional harian. Meskipun personel yang terbatas, tugas-tugas harus dibagi dengan cermat, koordinasi diperkuat, dan pelaksanaan tugas tetap optimal untuk menjamin kelancaran operasional dan keselamatan penerbangan. Kendala ini diperparah oleh kurangnya pengawasan dan pengelolaan SDM yang efektif. Untuk mengatasi masalah ini, strategi diperlukan, termasuk penambahan personel, perjanjian dengan maskapai, pembagian job description yang efisien, rekrutmen baru, dan kerjasama dengan institusi pendidikan. Implementasi tindakan-tindakan ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja Airside Operation Management (AOM) dan mendukung kelancaran operasional di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, memanfaatkan pendekatan mendalam untuk menganalisis dan menggambarkan fenomena yang dihadapi oleh AOM. Pengumpulan data melibatkan wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan oleh peneliti selama penelitian. Kondisi keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) di Unit Airside Operation Management (AOM), terutama pada shift pagi dan siang, menghasilkan konsekuensi serius seperti tingkat stres yang tinggi, penumpukan tugas, potensi bahaya, dan ancaman keselamatan penerbangan. Faktor pemicu termasuk kurangnya rekrutmen baru dan kebijakan pengeluaran yang terbatas.

Limited Human Resources (HR) in the Airside Operation Management (AOM) Unit at Hang Nadim International Airport Batam is a crucial challenge in supporting daily operations. Even though personnel is limited, tasks must be divided carefully, coordination strengthened, and task implementation remain optimal to ensure smooth operations and flight safety. This obstacle is exacerbated by the lack of effective supervision and management of human resources. To overcome this problem, strategies are needed, including additional personnel, agreements with airlines, efficient distribution of job descriptions, new recruitment, and collaboration with educational institutions. The implementation of these actions is expected to improve the performance of Airside Operation Management (AOM) and support smooth operations at Batam's Hang Nadim International Airport. The research method applied is descriptive qualitative, utilizing an in-depth approach to analyze and describe the phenomena faced by AOM. Data collection involves interviews, observations, and documentation carried out by researchers during the research. The condition of limited Human Resources (HR) in the Airside Operation Management (AOM) Unit, especially in the morning and afternoon shifts, results in serious consequences such as high-stress levels, task overload, potential danger and threats to flight safety. Driving factors include a lack of new recruitment and restrictive spending policies.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-17