OPTIMALISASI KEBUN LITERASI BERBASIS GOOGLE SITES TERINTEGRASI QR CODE SEBAGAI MEDIA INFORMASI TANAMAN DI SMP NEGERI 9 MAGELANG
Kata Kunci:
Kebun Literasi, Google Sites, QR Code, Media Informasi Tanaman, Literasi LingkunganAbstrak
Kemampuan literasi menjadi salah satu bekal penting bagi murid, namun penguatannya di sekolah masih terkendala keterbatasan fasilitas dan rendahnya minat baca. Di sisi lain, SMP Negeri 9 Magelang memiliki area kebun yang belum tertata dan belum dimanfaatkan sebagai ruang belajar. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan kebun sekolah menjadi Kebun Literasi dengan memanfaatkan Google Sites yang terintegrasi QR Code sebagai media informasi tanaman. Kegiatan dilaksanakan oleh tim Magang Kependidikan Terintegrasi (MKT) Universitas Tidar menggunakan pendekatan partisipatif melalui lima tahap, yaitu observasi, perancangan, pengembangan, uji coba, dan evaluasi. Tahap pengembangan mencakup pendataan tanaman (nama lokal, nama ilmiah, klasifikasi, habitat, karakteristik, dan manfaat), penyusunan konten pada website "Kebun Literasi SPENALAN", pembuatan desain papan informasi melalui Canva, serta pemasangan QR Code di dekat tanaman. Uji coba dilakukan dengan melibatkan murid sebagai pengguna, kemudian tanggapan mereka dijaring melalui angket dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil evaluasi menunjukkan respons positif pada tiga aspek, yaitu akses dan penggunaan media sebesar 95,8%, pemahaman dan kebermanfaatan informasi sebesar 100%, serta ketertarikan dan pemanfaatan sebagai media belajar sebesar 98,6%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggabungan kebun sekolah dengan media digital mampu mengubah kebun dari sekadar ruang hijau menjadi sumber belajar yang kontekstual, mudah diakses, dan mendukung kegiatan literasi murid secara mandiri.
Literacy is an essential skill for students, yet strengthening it at school is often hindered by limited facilities and low reading interest. Meanwhile, SMP Negeri 9 Magelang has a school garden that remains unorganized and has not been used as a learning space. This activity aims to optimize the school garden into a Literacy Garden by utilizing Google Sites integrated with QR Codes as a plant information medium. The program was carried out by the Integrated Educational Internship (MKT) team of Universitas Tidar using a participatory approach through five stages: observation, design, development, trial, and evaluation. The development stage included plant data collection (local name, scientific name, classification, habitat, characteristics, and benefits), content arrangement on the "Kebun Literasi SPENALAN" website, information board design using Canva, and the installation of QR Codes near each plant. The trial involved students as users, whose responses were collected through a questionnaire and analyzed using descriptive quantitative analysis. The evaluation showed positive responses across three aspects: media access and use at 95.8%, information comprehension and usefulness at 100%, and interest in using it as a learning medium at 98.6%. These findings indicate that combining a school garden with digital media can transform the garden from merely a green space into a contextual and easily accessible learning resource that supports students' independent literacy activities.


