Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii id-ID Fri, 30 Jan 2026 14:26:30 +0000 OJS 3.3.0.7 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 MAKNA UNIVERSAL DAN MAKNA BUDAYA PADA LAMPU LALU LINTAS: ANALISIS SEMIOTIKA UMBERTO ECO https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18476 <p>&nbsp;</p> <p>Artikel ini membahas bagaimana warna lampu lalu lintas merah, kuning, dan&nbsp; hijau mengalami pergeseran makna ketika diinterpretasikan oleh budaya masyarakat Indonesia. Menggunakan teori semiotika Umberto Eco, penelitian ini mengkaji bagaimana tanda yang seharusnya menjadi sistem komunikasi publik justru mengalami distorsi ketika dipraktikkan dalam budaya berkendara sehari-hari. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi lapangan sertas analisis literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa makna resmi lampu lalu lintas sebagai tanda universal tidak sepenuhnya diikuti oleh pengendara, sebaliknya, terjadi reinterpretasi budaya yang menggeser fungsi tanda. Fenomena ini menggambarkan bahwa tanda tidak hanya berfungsi secara normatif, tetapi juga dipengaruhi oleh kebiasaan dan budaya hukum masyarakat. Penelitian ini menegaskan pentingnya memperkuat budaya berlalu lintas agar makna universal lampu lalu lintas kembali efektif dalam konteks sosial.</p> <p><em>This article discusses how the colors of traffic lights red, yellow, and green undergo a shift in meaning when interpreted by indonesian society. Using Umberto Eco’s semiotic theory, this study examines how signs that are supposed to function as a public communication system actually experience distortion when practiced within everyday driving culture. The research method employs a descriptive qualitative approach with field observations and literature analysis. The findings indicate that the official meaning of traffic lights as universal signs is not fully followed by drivers; instead, there is a cultural reinterpretation that shifts the function of these signs. This phenomenon illustrates that signs do not only function normatively but are also influenced by societal habits and legal cultur. This study emphasizes the importance of strengthening traffic culture so that the universal meanings of traffic lights become effective again in a social context.</em></p> Andrea Prasetya, Dulsemaria Lidia Laa Ull, Kendri Liana Risma Siti Laa Ull, Rika Istianingrum Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18476 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 EVALUASI KEAMANAN JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN NETWORK MAPPING https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18757 <p>Keamanan infrastruktur jaringan memainkan peran penting dalam memastikan keamanan dan integritas data organisasi. Namun, visibilitas terbatas ke dalam aset jaringan sering menciptakan kerentanan yang dapat dieksploitasi oleh aktor jahat. Studi ini berupaya menilai tingkat keamanan lingkungan Local Area Network (LAN) dengan menggunakan teknik pemetaan jaringan. Pendekatannya deskriptif dan evaluatif, mengandalkan alat keamanan seperti Nmap, Zenmap, dan Wireshark. Proses evaluasi melibatkan beberapa langkah, termasuk mengidentifikasi rentang IP, menemukan host aktif, melakukan pemindaian port terperinci, mendeteksi layanan, dan menentukan sistem operasi yang digunakan. Temuan mengungkapkan 15 perangkat aktif, salah satunya adalah perangkat tidak sah yang terhubung tanpa izin. Selain itu, 65 pelabuhan terbuka diidentifikasi, dengan 45 di antaranya merupakan layanan non-kritis yang meningkatkan potensi serangan. Penilaian kerentanan juga mengungkap penggunaan Apache 2.4.49, yang rentan terhadap serangan traversal jalur. Studi ini menyimpulkan bahwa melakukan pemetaan jaringan secara teratur merupakan praktik penting untuk mengidentifikasi aktivitas yang tidak biasa dan meningkatkan keamanan infrastruktur jaringan yang berfokus pada data melalui audit aktual.</p> <p><em>Network infrastructure security plays a vital role in ensuring the safety and integrity of an organization's data. However, limited visibility into network assets often creates vulnerabilities that can be exploited by malicious actors. This study seeks to assess the security level of Local Area Network (LAN) environments using a network mapping technique. The approach is descriptive and evaluative, relying on security tools such as Nmap, Zenmap, and Wireshark. The evaluation process involves several steps, including identifying the IP range, discovering active hosts, performing detailed port scanning, detecting services, and determining the operating system in use. The findings revealed 15 active devices, one of which was an unauthorized device connected without permission. Additionally, 65 open ports were identified, with 45 of them being non-critical services that increase the potential for attacks. A vulnerability assessment also uncovered the use of Apache 2.4.49, which is susceptible to path traversal attacks. The study concludes that regularly conducting network mapping is an essential practice for identifying unusual activities and improving the security of data-focused network infrastructures through actual audits</em><em>.</em></p> Rakhmadi Rahman, Indah Amelya Aprilia, Zulkifli Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18757 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 KEDUDUKAN NIKAH MUT’AH DAN MILKUL YAMIN DALAM HUKUM ISLAM: ANALISIS FIKIH ISLAM DAN KOMPILASI HUKUM ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19003 <p>Tulisan ini membahas kedudukan nikah mut’ah dan milkul yamin dalam hukum Islam dengan menganalisis pandangan fikih klasik lintas mazhab serta ketentuan Kompilasi Hukum Islam (KHI) di Indonesia. Nikah mut’ah dan milkul yamin merupakan dua konsep relasi perkawinan dan kepemilikan yang memiliki basis tekstual dalam Al-Qur’an dan hadis, namun mengalami dinamika hukum dan reinterpretasi seiring perubahan konteks sosial, politik, dan etika kemanusiaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-yuridis dan historis-komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ulama Sunni mengharamkan nikah mut’ah dan menganggap konsep milkul yamin tidak relevan dalam sistem hukum modern, sementara KHI secara tegas hanya mengakui perkawinan yang memenuhi rukun dan syarat nikah permanen. Dengan demikian, KHI merepresentasikan proses kodifikasi dan kontekstualisasi hukum Islam di Indonesia yang berorientasi pada kemaslahatan dan perlindungan hak asasi manusia.</p> <p><em>This paper examines the status of temporary marriage (mut'ah) and milkul yamin (non-consensual marriage) in Islamic law by analyzing classical Islamic jurisprudence (fiqh) perspectives across schools of thought and the provisions of the Compilation of Islamic Law (KHI) in Indonesia. Mut'ah marriage and milkul yamin are two concepts of marital relations and ownership that have a textual basis in the Qur'an and Hadith, but have undergone legal dynamics and reinterpretation along with changing social, political, and ethical humanitarian contexts. This research uses qualitative methods with normative-juridical and historical-comparative approaches. The results show that the majority of Sunni scholars prohibit temporary marriage (mut'ah) and consider the concept of milkul yamin irrelevant in the modern legal system. Meanwhile, the KHI explicitly recognizes only marriages that fulfill the pillars and requirements of a permanent marriage. Thus, the KHI represents the process of codification and contextualization of Islamic law in Indonesia, oriented toward the welfare and protection of human rights.</em></p> Richa Ardelila Hutabarat, Muhammad Ichsan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19003 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERAN KOMUNIKASI DIGITAL DALAM MENDORONG PERUBAHAN SOSIAL PADA GERAKAN LINGKUNGAN DI INDONESIA: ANALISIS STRATEGI, FAKTOR DAN DAMPAK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19322 <p>Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap aktivisme lingkungan di Indonesia dari gerakan konvensional menjadi gerakan berbasis platform digital yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi digital dalam mendorong perubahan sosial melalui gerakan lingkungan di Indonesia dengan meninjau strategi, faktor pendukung, serta dampak yang dihasilkan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 10 artikel jurnal terkait yang diterbitkan antara tahun 2017 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi komunikasi digital yang efektif melibatkan tahapan alert, amplify, dan engage, serta pemanfaatan konten visual di Instagram dan diskusi kritis di X (Twitter). Faktor penentu keberhasilan meliputi peran opinion leader, pembentukan identitas kolektif melalui kampanye viral, dan integrasi komunikasi daring-luring. Dampak yang ditemukan mencakup peningkatan kesadaran lingkungan, perubahan perilaku ramah lingkungan, hingga resonansi isu dalam kebijakan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi digital merupakan instrumen vital dalam memperkuat partisipasi publik, khususnya generasi muda, dalam isu krisis iklim dan kelestarian alam di Indonesia.</p> <p><em>The development of digital technology has transformed the landscape of environmental activism in Indonesia from conventional movements into dynamic digital platform-based movements. This study aims to analyze the role of digital communication in driving social change through environmental movements in Indonesia by reviewing strategies, supporting factors, and the resulting impacts. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) of 10 relevant journal articles published between 2017 and 2025. The results of the analysis show that effective digital communication strategies involve the stages of alert, amplify, and engage, as well as the utilization of visual content on Instagram and critical discussions on X (Twitter). Key success factors include the role of opinion leaders, the formation of collective identity through viral campaigns, and the integration of online-offline communication. The identified impacts include increased environmental awareness, changes in eco-friendly behavior, and the resonance of issues in public policy. This study concludes that digital communication is a vital instrument in strengthening public participation, especially among the younger generation, in climate crisis and natural conservation issues in Indonesia.</em></p> Sahrul, Agnestesia Maria Damanik, Alvina Juniasari, Faisal Dudayef Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19322 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 FASE MENSTRUASI SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI GRAFIS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19461 <p>Penciptaan karya seni grafis ini memvisualkan fase menstruasi yang dialami perempuan. Penggunaan simbol menstruasi tidak ditampilkan secara literal, melainkan direpresentasikan melalui bulan dan figur perempuan dengan dukungan latar sesuai dengan perubahan suasana hati perempuan ketika menstruasi. Bentuk karya seni diwujudkan dalam bentuk simbol dengan melakukan distorsi dan transformasi pada pembuatan karya dengan teknik relief print (reduksi). Metode penciptaan yang digunakan terdiri dari empat tahap: persiapan yaitu dengan melakukan pengamatan objek yang meliputi struktur anatomi manusia. Selain itu juga dilakukan perenungan untuk mengingat kembali perubahan suasana hati yang dirasakan selama menstruasi. Selanjutnya tahap perancangan meliputi strategi visual, sketsa, dan memilih sketsa. Tahap perwujudan dilakukan persiapan alat dan bahan, pemindahan sketsa ke media lino, proses mencukil dan mencetak, finishing dan tahap yang terakhir penyajian karya di ruang pameran. Adapun karya yang dibuat berjumlah lima karya yang berjudul siklus menstruasi, fase menstruasi, fase folikuler, fase ovulasi, fase luteal dan dengan ukuran yang sama menggambarkan perubahan suasana hati tersendiri ketika mengalami siklus menstruasi.</p> <p><em>The creation of this graphic artwork visualizes the menstrual phases experienced by women. The use of menstrual symbols is not displayed literally, but rather represented through the moon and female figures with background support according to the changes in women's moods during menstruation. The form of the artwork is realized in the form of symbols by distorting and transforming the canvas using the relief print technique. The method of creation used consists of four stages: preparation, namely by observing objects including human anatomical structures. In addition, contemplation is also carried out to recall the changes in mood felt during menstruation. The next stage of design includes visual strategies, sketches, and selecting sketches. The implementation stage includes preparing tools and materials, transferring the sketch to lino print, engraving and printing, finishing, and finally, presenting the work in the exhibition space. The five works, titled "Menstrual Cycle," "Menstrual Phase," "Follicular Phase," "Ovulatory Phase," and "Luteal Phase," are all of the same size and depict the changes in one's mood during the menstrual cycle. </em></p> Putri Aisyah, Ahmad Solihin, Jeki Aprisela H Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19461 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH SENAM KAKI DIABETES TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS RST BHAKTI WIRA TAMTAMA SEMARANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18364 <p>Latar Belakang: Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Kadar glukosa darah yang tinggi secara terus-menerus dapat menimbulkan komplikasi serius seperti neuropati perifer, gangguan penglihatan, dan luka kaki diabetes. Upaya penatalaksanaan Diabetes Mellitus dapat dilakukan dengan terapi farmakologis dan nonfarmakologis. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang terbukti efektif adalah Senam Kaki Diabetes, yaitu latihan fisik ringan yang bertujuan memperlancar sirkulasi darah, memperkuat otot kaki, dan membantu penurunan kadar glukosa darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan kepada pasien Diabetes Mellitus melalui penerapan Senam Kaki Diabetes terhadap penurunan kadar glukosa darah di RST Bhakti Wira Tamtama Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dilakukan di Ruang Flamboyan RST Bhakti Wira Tamtama Semarang pada tanggal 07-19 Juli 2025. Subjek penelitian berjumlah 4 responden dengan diagnosis Diabetes Mellitus tipe 2 yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pengukuran kadar glukosa darah menggunakan glukometer sebelum dan sesudah intervensi Senam Kaki Diabetes selama 7 hari. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan intervensi Senam Kaki Diabetes secara rutin, seluruh responden mengalami penurunan kadar glukosa darah dengan rata-rata penurunan sebesar 38,75 mg/dL. Aktivitas fisik teratur terbukti membantu meningkatkan metabolisme glukosa dan memperbaiki sensitivitas insulin pada pasien Diabetes Mellitus. Kesimpulan: Penerapan Senam Kaki Diabetes terbukti efektif dalam menurunkan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Mellitus di RST Bhakti Wira Tamtama Semarang. Intervensi ini dapat dijadikan salah satu terapi nonfarmakologis sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri untuk membantu pengendalian gula darah dan mencegah komplikasi lebih lanjut.</p> <p><em>Background: Diabetes Mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin secretion or action.Persistently high blood glucose can cause serious complications such as peripheral neuropathy, vision disorders, and diabetic foot ulcers. Management of Diabetes Mellitus includes both pharmacological and non-pharmacological therapies. One effective non-pharmacological intervention is Diabetic Foot Exercise, a simple physical activity designed to improve blood circulation, strengthen leg muscles, and help reduce blood glucose levels. Objective: This study aims to provide nursing care for Diabetes Mellitus patients through the application of Diabetic Foot Exercise to reduce blood glucose levels at RST Bhakti Wira Tamtama Semarang. Method: This study used a descriptive case study approach, conducted in the Flamboyan Ward of RST Bhakti Wira Tamtama Semarang from June 07-19, 2025. The subjects consisted of four patients diagnosed with type 2 Diabetes Mellitus who met the inclusion criteria. Data were collected through interviews, observations, and measurement of blood glucose levels using a digital glucometer before and after performing Diabetic Foot Exercise for seven consecutive days. Results: The results showed that after regular implementation of Diabetic Foot Exercise, all respondents experienced a decrease in blood glucose levels, with an average reduction of 38.75 mg/dL. Regular physical activity effectively improved glucose metabolism and insulin sensitivity among Diabetes Mellitus patients. Conclusion: The implementation of Diabetic Foot Exercise was proven effective in reducing blood glucose levels in Diabetes Mellitus patients at RST Bhakti Wira Tamtama Semarang. This intervention can serve as a simple and independent non-pharmacological therapy to help control blood glucose and prevent further complications.</em></p> Sriwati Handayani, Sonhaji Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18364 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS ASPEK HUKUM DAN PEMASARAN PADA UMKM COOLER CITY https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18536 <p>UMKM Cooler City menghadapi berbagai tantangan dalam aspek hukum, dan pemasaran yang mempengaruhi keberlangsungan usahanya. Dari sisi hukum, pentingnya pemahaman dan kepatuhan terhadap peraturan perizinan usaha menjadi landasan legalitas yang mendukung aktivitas bisnis. Aspek keuangan mencakup pengelolaan modal dan stabilitas keuangan yang menjadi tantangan utama, terutama saat terjadi penurunan pelanggan, sehingga diperlukan efisiensi biaya dan pengelolaan stok bahan baku secara sistematis. Di bidang pemasaran, kendala terdapat pada penggunaan media promosi yang kurang optimal, terutama pada platform digital dan media sosial, sehingga strategi promosi kreatif dan pelatihan karyawan menjadi solusi dalam meningkatkan daya saing dan penjualan. Langkah-langkah tersebut membantu Cooler City menjaga keberlanjutan usahanya dan memberikan gambaran praktis bagi pelaku UMKM lain dalam pengelolaan usaha secara efektif.Abstrak ini didasarkan pada studi kasus UMKM Cooler City yang menyoroti pengambilan keputusan strategis dalam menghadapi kendala operasional dan pemasaran, serta pentingnya aspek hukum perizinan usaha dalam menjalankan aktivitas bisnis UMKM secara sah dan terlindungi.</p> <p><em>The UMKM Cooler City faces various challenges in legal, and marketing aspects that affect the sustainability of its business. From a legal perspective, understanding and complying with business licensing regulations are fundamental to supporting lawful business activities. The financial aspect involves managing capital and maintaining financial stability, which becomes a primary challenge especially during customer declines, thus requiring cost efficiency and systematic inventory management of raw materials. In marketing, obstacles are found in underutilizing promotional media, particularly digital platforms and social media, prompting creative promotional strategies and staff training as solutions to enhance competitiveness and sales. These steps help Cooler City maintain its business continuity and offer practical insights for other UMKM players in effective business management. This abstract is based on a case study of UMKM Cooler City highlighting strategic decision-making in addressing operational and marketing challenges, as well as the importance of legal business licensing in running a legitimate and protected UMKM activity.</em></p> Shiva Shakira Umarella, Yuliana Wardani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18536 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGALAMAN IBU MUDA DALAM MENGASUH ANAK PADA MASA PERKEMBANGAN AWAL DI KELURAHAN SUKA MAJU,MEDAN SUNGGAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18842 <p>Masa perkembangan awal anak merupakan periode krusial yang menuntut kesiapan fisik dan emosional seorang ibu, terutama bagi ibu muda yang baru memasuki peran sebagai orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman ibu muda dalam mengasuh anak di Kelurahan Suka Maju, Medan Sunggal, melalui wawancara mendalam dengan tiga partisipan berusia 21–23 tahun. Temuan penelitian mengungkap bahwa para ibu muda menghadapi berbagai perubahan signifikan dalam kehidupan mereka, mulai dari pola tidur yang berubah, kondisi emosional yang mudah terganggu, rasa terkejut terhadap peran baru sebagai ibu, hingga munculnya perbedaan pendapat dengan orang tua mengenai pola asuh. dukungan dari suami dan keluarga terbukti menjadi aspek penting yang membantu mereka melewati fase awal pengasuhan. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan potret nyata mengenai dinamika pengasuhan yang dialami ibu muda di lingkungan masyarakat perkotaan.</p> <p><em>The early developmental period of a child is a crucial phase that requires the physical and emotional readiness of a mother, especially for young mothers who are just stepping into the role of parenthood. This study aims to describe the experiences of young mothers in caring for their children in Kelurahan Suka Maju, Medan Sunggal, through in-depth interviews with three participants aged 21–24 years. The study findings reveal that young mothers face various significant changes in their lives, ranging from altered sleep patterns, easily disturbed emotional states, surprises regarding their new role as mothers, to differences of opinion with their own parents regarding parenting styles. Support from husbands and family proves to be an important aspect that helps them through the early phase of parenting. Overall, this study provides a realistic portrayal of the parenting dynamics experienced by young mothers in an urban community.</em></p> Ainul Mardiyah, Nabilla Hanafiah, Elsa Siregar, Citra Octora Pratiwi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18842 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KEPEGAWAIAN (SIMPEG) DALAM MENDUKUNG E-GOVERNMENT PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN BADUNG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19192 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) dalam mendukung upaya reformasi birokrasi pada instansi pemerintahan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumentasi. Proses analisis data dilaksanakan secara bertahap, meliputi pemilahan data, penyajian data secara deskriptif, serta penarikan simpulan. Analisis penelitian difokuskan pada lima indikator keberhasilan program, yaitu tingkat pemahaman, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, ketercapaian tujuan, dan perubahan nyata yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai pada umumnya telah memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap fungsi, tujuan, dan manfaat SIMPEG, sehingga mendukung proses implementasi sistem. Penerapan SIMPEG juga dinilai telah sesuai dengan sasaran dan kebutuhan organisasi, serta mampu mempercepat proses administrasi kepegawaian. Selain itu, SIMPEG berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan kepegawaian. Dampak nyata dari penerapan SIMPEG terlihat pada perubahan pola kerja yang lebih sistematis, peningkatan kualitas layanan kepegawaian, serta perbaikan tata kelola birokrasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa SIMPEG memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan reformasi birokrasi, meskipun masih diperlukan upaya penguatan berkelanjutan untuk optimalisasi pemanfaatannya.</p> <p><em>This research investigates the implementation of the Personnel Management Information System (SIMPEG) as a strategic instrument in advancing bureaucratic reform within governmental organizations. A descriptive qualitative design was adopted, with data gathered through in-depth interviews, direct observation, and systematic document analysis. The data were analyzed through sequential procedures consisting of data selection, analytical description, and interpretative conclusion development. The assessment was based on five key indicators of program effectiveness: user comprehension, appropriateness of targeting, timeliness of implementation, attainment of program objectives, and observable institutional changes. The findings reveal that most employees demonstrate an adequate understanding of the operational functions, objectives, and advantages of SIMPEG, which positively influences its implementation. The system has been applied in alignment with organizational needs and has proven effective in streamlining personnel administrative processes. Moreover, SIMPEG enhances efficiency, transparency, and accountability in human resource governance. Observable outcomes include more structured work mechanisms, improved quality of personnel services, and strengthened bureaucratic management practices. In conclusion, SIMPEG serves a crucial role in supporting bureaucratic reform initiatives; however, sustained institutional reinforcement is necessary to maximize its long-term effectiveness.</em></p> Made Wijaya Kumara Dwikananda, Ni Putu Anik Prabawati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19192 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERUBAHAN SOSIAL DAN PERUBAHAN HUKUM ISLAM DENGAN ILLAT HUKUM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19396 <p>Hukum Islam memiliki karakteristik unik yang memadukan dimensi ketetapan (tsabat) dan fleksibilitas (tathawwur). Penelitian ini bertujuan untuk membedah mekanisme perubahan hukum Islam dalam merespons dinamika perubahan sosial melalui instrumen illat hukum (ratio legis). Masalah utama yang dikaji adalah bagaimana pergeseran struktur sosial, budaya, dan teknologi mempengaruhi keberlakuan suatu hukum yang bersifat zanni. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-analitis dengan pendekatan ushul fiqh dan sosiologi hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial merupakan keniscayaan yang menuntut hukum Islam untuk senantiasa adaptif demi menjaga kemaslahatan umat. Secara epistemologis, perubahan hukum terjadi melalui identifikasi illat yang menjadi landasan penetapan hukum tersebut. Berdasarkan kaidah ushuliyah, "al-hukmu yaduuru ma’a illatihi wujudan wa ‘adaman", keberadaan suatu hukum sangat bergantung pada ada atau tidaknya illat. Ketika perubahan sosial menyebabkan illat lama tidak lagi relevan atau hilang, maka hukum yang menyertainya pun dapat berubah, beralih, atau diperbarui melalui mekanisme ijtihad. Penelitian ini menyimpulkan bahwa illat hukum berfungsi sebagai variabel dinamis yang menjembatani teks wahyu dengan realitas sosiologis. Transformasi hukum Islam yang dipicu oleh perubahan illat bukanlah bentuk pengabaian terhadap syariat, melainkan upaya kontekstualisasi untuk mencapai Maqasid al-Shari’ah (tujuan syariat). Reorientasi hukum ini memastikan bahwa Islam tetap berperan sebagai rahmatan lil ‘alamin yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri spiritualnya.</p> <p><em>Islamic law possesses a unique characteristic that integrates the dimensions of constancy (thabat) and flexibility (tathawwur). This research aims to dissect the mechanism of legal change within Islamic jurisprudence in response to the dynamics of social change through the instrument of illat (ratio legis). The primary issue examined is how shifts in social structures, culture, and technology influence the applicability of zanni (probabilistic) laws. The method employed in this study is descriptive-analytical, utilizing both an ushul fiqh (principles of Islamic jurisprudence) and a sociology of law approach. The results indicate that social change is an inevitability that demands Islamic law to remain adaptive to safeguard the public interest (maslahah). Epistemologically, legal transformation occurs through the identification of the illat that serves as the basis for a legal ruling. Based on the legal maxim, "al-hukmu yaduuru ma’a illatihi wujudan wa ‘adaman" (a law circulates with its ratio legis in its existence and its absence), the validity of a law is highly dependent on the presence or absence of its illat. When social changes cause the previous illat to become irrelevant or disappear, the accompanying law may change, shift, or be renewed through the mechanism of ijtihad (independent legal reasoning). This study concludes that illat serves as a dynamic variable bridging revealed texts with sociological reality. The transformation of Islamic law triggered by changes in illat is not a form of neglecting Sharia, but rather an effort of contextualization to achieve Maqasid al-Shari’ah (the objectives of Sharia). This legal reorientation ensures that Islam continues to function as rahmatan lil ‘alamin (a mercy to all worlds), capable of addressing contemporary challenges without losing its spiritual identity.</em></p> Nur Asiah Galingging, Arbanur Rasyid Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19396 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS DATA PENJUALAN SOTO DI TOKO CHAVIE BATURAJA MENGGUNAKAN TEKNIK DATA MINING https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19723 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pada Toko Chavie Baturaja, sebuah usaha kuliner yang memiliki data transaksi melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk strategi bisnis. Manajemen menghadapi kesulitan dalam mengidentifikasi pola pembelian konsumen secara akurat, sehingga pengelolaan stok dan penentuan paket menu masih bersifat intuitif. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pola asosiasi antar menu menggunakan teknik data mining dengan algoritma Apriori. Metode penelitian yang digunakan adalah Cross-Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM), meliputi tahap pemahaman bisnis hingga evaluasi hasil. Analisis dilakukan terhadap 500 data transaksi dengan menetapkan ambang batas minimal support 10% dan minimal confidence 50%. Hasil penelitian menunjukkan adanya aturan asosiasi yang sangat kuat antara menu utama dan minuman, khususnya kombinasi Soto Ayam dan Es Teh Manis dengan nilai confidence tertinggi sebesar 88,8%. Selain itu, ditemukan pola signifikan pada item pendamping seperti Sate Uritan dan Kerupuk Putih (57,8%). Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi Toko Chavie dalam merancang strategi pemasaran berbasis data, seperti pembuatan paket menu "Soto Segar" dan optimalisasi tata letak item pendamping guna meningkatkan pembelian impulsif. Kesimpulannya, implementasi algoritma Apriori terbukti efektif dalam mengubah data transaksi mentah menjadi informasi strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM kuliner.</p> <p><em>This research is motivated by the challenges faced by Toko Chavie Baturaja, a culinary business with abundant transaction data that has not been optimally utilized for business strategy. Management faces difficulties in accurately identifying consumer purchasing patterns, leading to stock management and menu bundling decisions being based solely on intuition. This study aims to explore association patterns between menus using data mining techniques with the Apriori algorithm. The research methodology follows the Cross-Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM), encompassing stages from business understanding to result evaluation. The analysis was conducted on 500 transaction records with a minimum support threshold of 10% and a minimum confidence of 50%. The results reveal a very strong association rule between the main course and beverages, specifically the combination of Soto Ayam and Iced Sweet Tea, with the highest confidence value of 88.8%. Furthermore, significant patterns were found in side items such as Sate Uritan and White Crackers (57.8%). These findings provide practical contributions for Toko Chavie in designing data-driven marketing strategies, such as creating "Soto Segar" menu bundles and optimizing the layout of side items to stimulate impulsive buying. In conclusion, the implementation of the Apriori algorithm is proven effective in transforming raw transaction data into strategic information to enhance the competitiveness of local culinary SMEs.</em></p> Muhammad Rizqi, Ahmad Budi Trisnawan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19723 Sat, 31 Jan 2026 00:00:00 +0000 TRANFORMASI PENDIDIKAN DI INDONESIA (SEKOLAH DIGITAL) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18462 <p>Transformasi pendidikan menuju sekolah digital menjadi tuntutan penting di era kemajuan teknologi, selaras dengan Rencana Nasional Pendidikan Berbasis TIK 2021-2025. Laporan ini mendeskripsikan perkembangan, tantangan, dan upaya penerapannya dengan studi kasus SMA Negeri 2 Mataram (sekolah unggul di Kota Mataram). Data dikumpulkan melalui wawancara dengan Wakil Kepala Sekolah (Kepala Bagian Sarana Prasarana dan Teknologi) pada 22 November 2025 serta pengamatan singkat di sekolah. Implementasi sekolah digital telah dimulai sejak 2023 melalui penyediaan ruang komputer, aplikasi pembelajaran seperti Google Classroom, mata pelajaran TIK praktis, dan sistem absensi digital. Namun, penerapan belum maksimal karena sekolah menetapkan batasan untuk mencegah penyalahgunaan teknologi (pembatasan akses internet, larangan ponsel selama jam pelajaran, dan pengaturan waktu penggunaan). Batasan tersebut berhasil menurunkan kasus penyalahgunaan namun juga menghambat pengembangan keterampilan digital siswa. Kesimpulannya, implementasi sekolah digital berada pada tahap positif, namun perlu penyempurnaan kebijakan, peningkatan pelatihan, dan dukungan infrastruktur untuk menyeimbangkan tujuan nasional dengan kebutuhan lokal.</p> <p><em>The transformation of education toward digital schools is an essential requirement in the era of rapid technological advancement, aligned with Indonesia’s 2021-2025 National Plan for ICT-Based Education. This report describes the developments, challenges, and implementation efforts, with a case study at SMA Negeri 2 Mataram (an excellent school in Mataram City). Data was collected through an interview with the Vice Principal (Head of Facilities and Technology Division) on November 22, 2025, as well as brief on-site observations. The implementation of digital schools began in 2023, including the provision of computer labs, learning applications such as Google Classroom, practical ICT subjects, and a digital attendance system. However, progress has not been optimal as the school has set restrictions to prevent technology misuse—including limited internet access, smartphone bans during class hours, and regulated usage time. While these measures have successfully reduced misuse cases, they have also hindered students’ digital skill development. In conclusion, the implementation of digital schools is at a positive stage, but requires policy improvements, enhanced training, and better infrastructure support to balance national goals with local needs.</em></p> Dian Ananda Lestari, M. Izud Mauliddin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18462 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGENALAN KESENIAN TRADISIONAL BETAWI MELALUI PEMBELAJARAN KREATIF PADA ANAK TBM KOLONG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18689 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu wujud nyata peran akademisi dalam mendukung pembangunan sosial dan budaya. Program pengabdian masyarakat dengan tema “Sehari Mengukir Cerita: Belajar, Berkarya, dan Menyemai Pengetahuan serta Kebudayaan Daerah Bersama Anak TBM Kolong” bertujuan untuk mengenalkan seni, budaya, dan tradisi daerah kepada anak-anak melalui pendekatan edukatif dan kreatif. Kegiatan ini dilaksanakan di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kolong, Jl. Dewi Sartika, Cipayung, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi melalui poster edukasi budaya Betawi serta praktik langsung membuat karya ondel-ondel mini dari bahan daur ulang. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman anak-anak terhadap budaya Betawi, khususnya kesenian ondel-ondel, serta tumbuhnya kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan bahan bekas. Program ini diharapkan mampu menjadi media pembelajaran alternatif yang menyenangkan sekaligus sarana pelestarian budaya lokal sejak usia dini.</p> <p><em>Community service activities are a concrete manifestation of the role of academics in supporting social and cultural development. The community service program entitled “A Day of Carving Stories: Learning, Creating, and Cultivating Knowledge and Local Culture with Children at TBM Kolong” aims to introduce regional arts, culture, and traditions to children through an educational and creative approach. This activity was conducted at Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kolong, located on Jl. Dewi Sartika, Cipayung, Ciputat, South Tangerang City, Banten. The methods applied included the delivery of material through Betawi cultural educational posters, followed by hands-on activities in creating mini ondel-ondel crafts using recycled materials. The results of the activity indicate an increased understanding among children of Betawi culture, particularly the ondel-ondel traditional art, as well as the growth of creativity and environmental awareness through the utilization of recycled materials. This program is expected to serve as an alternative and enjoyable learning medium while also functioning as an effort to preserve local culture from an early age.</em></p> Ade Tia Biah Putri, Risa Ade Setya, Rineke Asnania Nurpalah, Maulida Fitri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18689 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 DIGITALITAS AMALIYAH SADAH BA’ALAWI DALAM APLIKASI BAALWI: (ANALISIS FITUR KEISLAMAN BERBASIS ANDROID) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18938 <p>Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam pola keberagamaan umat Islam, di mana aktivitas ibadah dan pembelajaran keagamaan tidak lagi terbatas pada ruang fisik, tetapi juga berlangsung melalui media digital, khususnya aplikasi keislaman berbasis perangkat seluler. Artikel ini menelaah aplikasi BaAlwi sebagai bentuk representasi digital dari tradisi amaliyah Sadah Ba‘Alawi yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Muslim, terutama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan profil aplikasi BaAlwi, mengkaji fitur-fitur utama yang tersedia, serta menelaah kelebihan dan keterbatasannya sebagai media keislaman digital. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif-analitis, melalui observasi langsung terhadap isi, fungsi, dan tampilan aplikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BaAlwi menyediakan berbagai bentuk amaliyah keagamaan, antara lain Al-Qur’an digital, dzikir pagi dan petang, wirid hari Jumat, murottal, serta qashidah, yang disusun berdasarkan otoritas keilmuan para ulama Sadah Ba‘Alawi. Aplikasi ini memperlihatkan upaya integrasi antara nilai-nilai tradisi keagamaan dan perkembangan teknologi digital melalui penyediaan audio, transliterasi, terjemahan, serta sistem navigasi yang relatif mudah dioperasikan. Dari sisi keunggulan, BaAlwi memiliki tingkat aksesibilitas yang tinggi, konten yang cukup lengkap, serta legitimasi keagamaan yang menjadikannya sebagai rujukan amaliyah bagi pengamal tradisi Ba‘Alawi. Namun, di sisi lain, aplikasi ini juga memiliki sejumlah keterbatasan, terutama terkait aspek teknis, desain antarmuka, performa aplikasi, serta kemungkinan munculnya perdebatan mengenai kelengkapan dan validitas konten keagamaannya. Kajian ini menegaskan bahwa BaAlwi dapat dipahami sebagai wujud konkret digitalisasi tradisi keagamaan Islam yang mencerminkan hubungan antara teknologi, otoritas keilmuan, dan praktik ibadah dalam konteks masyarakat digital.</p> Rahma Febriani Siregar, Rizki Amelia, Hadi Ilyasa Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18938 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN FILSAFAT ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19305 <p>Penelitian ini&nbsp; bertujuan untuk memetakan dinamika pertumbuhan dan perkembangan filsafat Islam sebagai salah satu pilar intelektual terpenting dalam sejarah peradaban manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui studi pustaka (library research) dengan pendekatan historis-filosofis. Pertumbuhan filsafat Islam berawal dari gerakan penerjemahan besar-besaran karya-karya Yunani, seperti Aristoteles dan Plato, ke dalam bahasa Arab pada masa Dinasti Abbasiyah. Namun, filsafat Islam tidak sekadar menjadi replika pemikiran Yunani. Para filsuf Muslim awal seperti Al-Kindi, Al-Farabi, dan Ibnu Sina berhasil melakukan sintesis kreatif antara rasionalitas filosofis dengan prinsip-prinsip wahyu, yang melahirkan karakteristik unik berupa corak peripatetik. Perkembangan selanjutnya ditandai dengan munculnya kritik tajam dari Al-Ghazali yang memicu pergeseran paradigma dari corak diskursif (bahstiyyah) menuju corak iluminatif (isyraqiyyah) yang dipelopori oleh Suhrawardi, serta puncaknya pada "Hikmah Muta’aliyah" karya Mulla Sadra. Dalam fase ini, filsafat, teologi, dan mistisisme (tasawuf) melebur menjadi satu kesatuan epistemologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sempat dianggap mengalami kemunduran di dunia Islam bagian Barat setelah wafatnya Ibnu Rusyd, tradisi filsafat Islam tetap eksis dan terus bertransformasi. Di era modern dan kontemporer, filsafat Islam hadir sebagai instrumen kritis untuk menjawab tantangan sekularisme, sains modern, dan isu-isu etika global. Simpulan dari artikel ini menegaskan bahwa filsafat Islam adalah tradisi intelektual yang hidup (living tradition) yang senantiasa relevan dalam menjembatani akal dan iman di tengah perubahan zaman.</p> <p><em>This article aims to map the dynamics of the growth and development of Islamic philosophy as one of the most significant intellectual pillars in the history of human civilization. This research employs a qualitative method through library research with a historical-philosophical approach. The growth of Islamic philosophy began with the massive translation movement of Greek works, such as those of Aristotle and Plato, into Arabic during the Abbasid Dynasty. However, Islamic philosophy was not merely a replica of Greek thought. Early Muslim philosophers such as Al-Kindi, Al-Farabi, and Ibn Sina successfully achieved a creative synthesis between philosophical rationality and the principles of revelation, which gave birth to a unique characteristic known as the peripatetic school. The subsequent development was marked by Al-Ghazali’s sharp critiques, which triggered a paradigm shift from discursive patterns (bahstiyyah) toward illuminative patterns (isyraqiyyah) pioneered by Suhrawardi, ultimately peaking in the "Transcendent Theosophy" (Hikmah Muta’aliyah) of Mulla Sadra. In this phase, philosophy, theology, and mysticism (Sufism) merged into a unified epistemology. The findings indicate that although it was perceived to have declined in the Western Islamic world following the death of Ibn Rushd, the tradition of Islamic philosophy persisted and continued to transform. In the modern and contemporary eras, Islamic philosophy serves as a critical instrument to address the challenges of secularism, modern science, and global ethical issues. This article concludes that Islamic philosophy is a living tradition that remains consistently relevant in bridging reason and faith amidst changing times.</em></p> Nur Asiah Galingging, Uswatun Hasanah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19305 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH HIDROTERAPI TERHADAP PENURUNAN KADAR TEKANAN DARAH PADA KELUARGA TN.P DAN TN.D DI KOTA SEMARANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19442 <p>Pendahuluan: Hipertensi merupakan permasalahan penyakit yang umum diderita dan menjadi permasalahan global yang serius karena tingginya prevalensi yang dapat menyebabkan komplikasi dan kematian.&nbsp; Diperkirakan bahwa akan ada 1,5 miliar orang yang menderita tekanan darah tinggi pada tahun 2025, dan 9,4 juta di antara mereka akan meninggal akibat tekanan darah tinggi serta masalah lain yang terkait (WHO, 2021).Dari beberapa angka kejadian tersebut apabila penyakit hipertensi tidak ditangani akan menyebabkan komplikasi yang serius dan mematikan. Hidroterapi rendam kaki air hangat mempunyai pengaruh dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan: Menganalisis pengaruh penerapan hidroterapi terhadap penurunan tekanan darah pada keluarga Tn. P dan Tn. D di Kota Semarang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga. Subjek penelitian terdiri dari keluarga Tn. P (55 tahun) dan Tn. D (57 tahun) dengan hipertensi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi. Intervensi hidroterapi dilakukan selama 15 menit dengan suhu air 39–40°C. Hasil analisis disajikan dalam bentuk deskriptif. Hasil: Adanya penurunan tekanan darah pada Tn. P dari 170/98 mmHg menjadi 148/69 mmHg. Begitu juga dengan Tn. D dari 173/87 mmHg menjadi 161/68 mmHg. Kesimpulan: Hidroterapi rendam kaki air hangat efektif membantu menurunkan tekanan darah pada klien hipertensi dan dapat dijadikan intervensi keperawatan komplementer dalam asuhan keperawatan keluarga.</p> <p><em>Introduction: Hypertension is a common health problem and a serious global issue due to its high prevalence, which can lead to complications and mortality. It is estimated that by 2025, approximately 1.5 billion people worldwide will suffer from hypertension, and 9.4 million deaths will occur annually due to high blood pressure and related conditions (WHO, 2021). If not properly managed, hypertension may result in severe and life-threatening complications. Warm water foot soak hydrotherapy has been shown to have an effect in reducing blood pressure in patients with hypertension. Objective: To analyze the effect of hydrotherapy implementation on reducing blood pressure levels in the families of Mr. P and Mr. D in Semarang City. Methods: This study employed a descriptive case study design using a family nursing care approach. The research subjects consisted of the families of Mr. P (55 years old) and Mr. D (57 years old), both diagnosed with hypertension. Data collection was conducted through interviews, observations, physical examinations, and documentation. The hydrotherapy intervention was administered for 15 minutes using warm water at a temperature of 39–40°C. Data analysis was presented descriptively. Results: The findings showed a reduction in blood pressure in Mr. P from 170/98 mmHg to 148/69 mmHg. Similarly, Mr. D experienced a decrease in blood pressure from 173/87 mmHg to 161/68 mmHg after the hydrotherapy intervention. Conclusion: Warm water foot soak hydrotherapy is effective in helping to reduce blood pressure in patients with hypertension and can be considered a complementary nursing intervention in family nursing care.</em></p> Muhamad Nur Farizi, Sonhaji Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19442 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 KEBIJAKAN WAKAF TUNAI DI PROVINSI SUMATERA BARAT https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18522 <p>Dasar Kajian Kebijakan Wakaf Tunai di Sumatera Barat berangkat dari RPJMD Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Renstra Kantor Wilayah kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dan Program Wakaf Tunai Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Provinsi Sumatera Barat. Wakaf Tunai merupakan salah satu peningkatan filantropi Islam sesuai dengan semangat Undang-undang No. 41 tahun 2004 tentang Wakaf, maka Perwakilan Badan Wakaf Indonesia Sumatera Barat membuat program Wakaf Tunai, seperti Wakaf Uang ASN, Wakaf Tunai Calon Penganten dan Program wakaf tunai lainnya. Dalam pelaksanaannya tentu akan banyak peluang dan tantangnya, salah satu tantangan adalah rendahnya pemahaman masyarakat tentang pengelolaan dan pengembangan wakaf tunai dan di sisi lain masyarakat ada yang beranggapan praktek pengumpulan wakaf tunai adalah tindakan atau perbuatan pungli. Berangkat dari hal tersebut penulis melakukan kajian yang akan mendudukan pemahaman wakaf tunai dari sisi regulasi dan di sisi lain akan dilakukan kajian tentang pungli dalam konteks pelaksanaan wakaf tunai. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif.. Hasil penelitian merekomendasikan perlu adanya edaran dari Pemerintah yang berisi tentang keselarasan antara program wakaf tunai dengan praktek pungutan liar.</p> Muslimah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18522 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 TINJAUAN HUKUM DAN ETIKA TERHADAP KASUS PROMOSI HOLLYWINGS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18824 <p>Makalah ini membahas tinjauan hukum dan etika terhadap kasus promosi kontroversial yang dilakukan oleh Holywings Indonesia pada tahun 2022. Promosi tersebut menawarkan minuman beralkohol gratis bagi pemilik nama “Muhammad” dan “Maria” melalui media sosial, yang kemudian menimbulkan reaksi keras dari masyarakat karena dianggap menyinggung nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi Holywings melanggar ketentuan hukum, khususnya Pasal 156a KUHP dan Pasal 28 ayat (2) UU ITE, serta bertentangan dengan prinsip etika bisnis dan komunikasi. Kasus ini berdampak pada pencabutan izin usaha sejumlah outlet Holywings serta menurunnya citra perusahaan di mata publik. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan aspek hukum dan etika dalam setiap strategi komunikasi pemasaran agar tidak menimbulkan konflik sosial.</p> Imelda Cantika Rizqina Putri, Puspa Prayitno Pertiwi, Mohammad Revan Afdiansyah, Dina Ramadhani, Rifqi Yaudan Ardiansah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18824 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 FIQH KESEHATAN : TRANSPLANTASI ORGAN, BANK SPERMA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19162 <p>Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran modern telah memungkinkan praktik medis yang sebelumnya dianggap mustahil, seperti transplantasi organ dan penggunaan bank sperma. Kedua praktik ini muncul sebagai jawaban atas kebutuhan manusia terhadap kesehatan dan keturunan, tetapi di sisi lain menimbulkan berbagai persoalan etika, moral, dan hukum, terutama dalam perspektif fikih Islam kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan fikih kontemporer terhadap transplantasi organ dan bank sperma berdasarkan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah, yang menitikberatkan pada perlindungan terhadap jiwa (hifẓ al-nafs) dan keturunan (hifẓ al-nasl). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), menelaah karya ulama modern, fatwa lembaga keislaman, dan regulasi medis di berbagai negara Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transplantasi organ diperbolehkan secara syar‘i apabila dilakukan untuk tujuan kemanusiaan, tidak mengandung unsur komersialisasi, serta tidak menimbulkan mudarat yang lebih besar. Sebaliknya, penggunaan bank sperma tidak dibenarkan dalam fikih kontemporer karena berpotensi mencampur nasab dan bertentangan dengan prinsip keabsahan pernikahan. Kesimpulannya, fikih kontemporer bersifat adaptif dan responsif terhadap kemajuan ilmu pengetahuan, namun tetap menegakkan nilai-nilai syariat dan maqāṣid al-syarī‘ah sebagai panduan utama dalam menentukan hukum terhadap inovasi medis modern.</p> Lailatul Faizah, Hosma, , Diayanahmutashimi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19162 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PROFITABILITAS, KEPEMILIKAN PENGENDALI PERUSAHAAN, DAN TINGKAT HUTANG TERHADAP AGRESIVITAS PENGHINDARAN PAJAK (Studi Empiris Pada Perusahaan Perusahaan Sektor Consumer Non-Cylicals Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2021-2024) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19388 <p>Perusahaan mungkin lebih cenderung terlibat dalam metode penghindaran pajak jika mereka sangat menguntungkan, memiliki kepemilikan mayoritas di perusahaan, atau memiliki utang yang tinggi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana agresivitas pajak dipengaruhi oleh ketiga faktor tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menganalisis hubungan antara faktor-faktor independen dan variabel dependen menggunakan analisis regresi data panel. Program EViews versi 13 digunakan untuk menguji hipotesis. Ada total 92 observasi yang diambil dari sampel 23 perusahaan Consumer Non-Cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia antara tahun 2021 dan 2024. Menurut penelitian, agresivitas penghindaran pajak tidak dipengaruhi oleh keuntungan atau kepemilikan mayoritas. Di sisi lain, ditemukan bahwa tingkat utang memiliki dampak yang signifikan terhadap tindakan penghindaran pajak yang aktif. Hal ini membuktikan bahwa tingkat utang suatu perusahaan dapat secara signifikan mempengaruhi taktik penghindaran pajaknya. Profitabilitas dan kepemilikan pengendali mungkin memiliki peran struktural yang kecil dalam organisasi yang diteliti atau terlalu kecil untuk memiliki dampak yang berarti pada hasil. Hasil penelitian ini konsisten dengan teori agen, yang menyatakan bahwa dalam kehadiran sistem tata kelola korporat yang efisien, manajemen lebih cenderung mengirimkan sinyal positif melalui laporan keuangan berkualitas tinggi.</p> <p><em>Businesses may engage in tax evasion tactics if they are very profitable, if their controllers possess a significant portion of the firm, or if they have a high amount of debt.&nbsp; Thus, the purpose of this research is to determine how these three factors affect tax aggressiveness.&nbsp; This research used a quantitative approach by using panel data regression analysis to find out which way free variables impacted constrained variables and how strongly.&nbsp; We used EViews software version 13 to test our hypotheses.&nbsp; There are a total of 92 data observations from 23 businesses registered on the Indonesia Stock Exchange in the Consumer Non-Cyclicals sector from 2021 to 2024.&nbsp; The findings demonstrated that tax evasion aggressiveness was unaffected by profitability or controlling ownership.&nbsp; On the other hand, research has shown that debt levels greatly impact tax avoidance aggressiveness.&nbsp; This research lends credence to the idea that large company debt levels are associated with more extreme tax evasion tactics.&nbsp; On the other hand, the absence of structural roles in the investigated organization or limits in measuring variables might explain why the relationship of controlling ownership and profitability is so little.&nbsp; According to agency theory, which is confirmed by this study, management is likely to send good signals via high-quality financial reporting, particularly when backed by an efficient system of corporate governance.</em></p> Edwind Cynarta, Timbul Hamonangan, Rutman Lumbantoruan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19388 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KASUS GENOSIDA RWANDA DALAM PERSPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19716 <p>Genosida merupakan kejahatan internasional paling serius yang melanggar nilai-nilai fundamental kemanusiaan dan hak asasi manusia. Salah satu peristiwa genosida paling tragis dalam sejarah modern adalah Genosida Rwanda tahun 1994, yang mengakibatkan lebih dari 800.000 korban jiwa dalam waktu singkat. Genosida ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan akumulasi dari konflik etnis berkepanjangan antara Hutu dan Tutsi yang diperparah oleh warisan kebijakan kolonial, ketidakstabilan politik, lemahnya supremasi hukum, serta propaganda kebencian yang sistematis. Selain itu, peristiwa ini juga mencerminkan kegagalan komunitas internasional, khususnya Perserikatan Bangsa-Bangsa, dalam menjalankan kewajiban pencegahan genosida secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Genosida Rwanda dalam perspektif hukum internasional dengan menitikberatkan pada penerapan norma hukum genosida, tanggung jawab negara, serta mekanisme penegakan hukum internasional terhadap pelaku kejahatan genosida. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam memperkuat pemahaman mengenai urgensi pencegahan genosida dan peran aktif komunitas internasional dalam menjaga perdamaian dan melindungi hak asasi manusia.</p> Afi Nurul Febriyanti, Siti Alivia Azzahra, Faturohman, Arya Aditiya, Jihan Hidayah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19716 Sat, 31 Jan 2026 00:00:00 +0000 EFEKTIVITAS SUPERVISI SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18406 <p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan supervisi sekolah oleh kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalisme guru di SDN Sungai Miai 4 Banjarmasin. Penelitian kualitatif deskriptif ini berfokus pada perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, tindak lanjut, dan dampak supervisi terhadap kinerja guru. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi dilakukan secara terencana dan berkelanjutan setiap semester dengan pendekatan partisipatif yang menekankan kerja sama dan refleksi. Guru merasa terbantu melalui umpan balik yang membangun sehingga termotivasi memperbaiki pembelajaran. Supervisi berdampak positif terhadap kreativitas guru dan suasana belajar yang interaktif. Kendala yang muncul meliputi keterbatasan waktu, sarana, dan kemampuan teknologi guru. Secara keseluruhan, supervisi di SDN Sungai Miai 4 berjalan efektif dan berkontribusi meningkatkan profesionalisme guru.</p> <p><em>This study aims to describe the implementation of school supervision by the principal in improving teacher professionalism at SDN Sungai Miai 4 Banjarmasin. This descriptive qualitative study focuses on the planning, implementation, evaluation, follow-up, and impact of supervision on teacher performance. Data were obtained through interviews, observations, and documentation with the principal, teachers, and students as subjects. The results of the study indicate that supervision is carried out in a planned and continuous manner every semester with a participatory approach that emphasizes cooperation and reflection. Teachers felt helped by constructive feedback, which motivated them to improve their teaching. Supervision had a positive impact on teacher creativity and interactive learning atmosphere. The obstacles that arose included time constraints, facilities, and teachers' technological capabilities. Overall, supervision at SDN Sungai Miai 4 was effective and contributed to improving teacher professionalism.</em></p> Muhammad Mauladdawilah, Suhaimi, Dian Suci Andriani, Nadira Raisha Yunaza, Ledy Agustin Puspa Anggraeni, Aisyah Noor Aini Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18406 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI MAN SORONG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18667 <p>Profesionalisme guru di era pendidikan modern tidak lagi dipahami sebagai capaian statis, melainkan sebagai proses berkselanjutan yang menuntut pembaruan kompetensi secara terus-menerus. Berbagai kajian menunjukkan pentingnya pembelajaran sepanjang hayat bagi guru, namun masih terbatas pembahasan komprehensif yang mengaitkannya secara sistematis dengan paradigma baru profesisonalisme keguruan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep guru sebagai pembelajar sepanjang hayat serta implikasinya terhadap penguatan profesionalisme guru dalam konteks perubahan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui penelusuran literatur berupa buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui klasifikasi tema, sintesis, dan triangulasi sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru sebagai pembelajar sepanjang hayat berperan signifikan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, memperkuat adaptasi terhadap perubahan kurikulum dan teknologi, serta membangun budaya belajar kolaboratif di sekolah. Namun, implementasinya masih dihadapkan pada keterbatasan waktu, beban administrasi, dan dukungan institusional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran sepanjang hayat merupakan fondasi penting profesionalisme keguruan dan memerlukan dukungan kebijakan serta manajemen pendidikan yang berkelanjutan agar dapat diimplementasikan secara optimal.</p> <p><em>Learning motivation is a crucial factor influencing students’ engagement and academic success. Low learning motivation may lead to passive participation and poor learning outcomes; therefore, appropriate instructional strategies are required. This study aims to describe the implementation of contextual teaching and learning in improving students’ learning motivation at MAN Sorong. The research employed a descriptive qualitative approach with data collected through classroom observations, interviews, and documentation. The findings indicate that contextual learning, implemented by connecting learning materials to students’ real-life experiences, group discussions, and concrete examples, effectively enhances students’ motivation. Students become more active, enthusiastic, and show greater interest during the learning process. These findings support the view that contextual learning helps students construct meaningful knowledge through real experiences. Thus, contextual teaching and learning can be an effective strategy to improve students’ learning motivation at MAN Sorong.</em></p> Musriyati, Nenti Sugiarti, Herlin Lampang, Saoda Wahab, Abdul Azis Khoiri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18667 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENCEMARAN SALURAN AIR BERSIH OLEH ISRAEL DALAM KONTEKS HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18889 <p>Tujuan studi ini ialah untuk mengetahui pengaturan mengenai pengaturan metode peperangan antar negara, serta mengkaji beberapa metode peperangan yang etis menurut hukum humaniter internasional yang berlaku. Studi ini menggunakan metode penelitan hukum normative melalui pendekatan konseptual serta pendekatan peraturan perundang-undangan. Dari hasil studi ini menunjukkan bahwa ketika 2 (dua) negara sedang tengah mengalami konflik internasional, cara mereka berperang tidak dapat dilakukan semena-mena dengan menghalalkan segala cara. Dalam konflik humaniter internasional, terdapat beberapa aturan mainnya sebagaimana diatur dalam Protocols Additional to The Geneva Conventions of 12 August 1949. Menurut prinsip-prinsip Hukum Humaniter Internasional atau IHL (International Humanitarian Law) istilah Means of Warfare umumnya merujuk pada cara fisik yang digunakan oleh pihak yang berseteru untuk menimbulkan kerusakan pada musuh mereka selama pertempuran. Oleh karena itu, istilah ini mencakup semua senjasta, termasuk sistem senjata dan media pengirimannya. Demi meminimalisir dampak konflik bersenjata pada pihak yang terlibat, warga sipil, dan lingkungan, prinsip-prinsip dasar hukum humaniter internasional khususnya melarang mengenai cedera berlebih atau penderitaan yang tidak perlu. Contohnya ialah terdapat larangan perjanjian terkait penggunaan senjata laser, senjata biologis, senjata kimia, merusak sumber kehidupan seperti air, lahan, tanah dan peternakan (livestock).</p> <p><em>The purpose of this study is to understand the regulations regarding the methods of interstate warfare and to examine several ethical methods of warfare according to the applicable international humantiarian law. This study employs normative legal research methods through conceptual and legislative regulation approaches. The results of this study indicate that when two countries are in the midst of international conflict, their methods of warfare cannot be carried out arbitrarily by any means necessary. In international humanitarian conflicts, there are rules set forth in the Additional Protocols to The Geneva Conventions of 12 August 1949. According to the principles of Interantional Humanitarian Law (IHL), the term “Means of Warfare” generally refers to the physical means used by belligerents to inflict damage on their enemies during combat. Therefore, this term encompasses all weapons, including weapon systems and delivery platforms. To minimize the impact of armed conflicts on the parties involved, civilians, and the environment, the fundamental principles or unnecessary suffering. For example, there are treaty bans on the use of laser weapons, biological weapons, chemical weapons, and actions that damage life sources such as water, land, soil and livestock.</em></p> Alfonsus Maria Daniel Martir Liguori, I Gede Pasek Wisanjaya Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18889 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM CERAMAH USTAD ABDUL SOMAD "TENANGKAN HATIMU, ALLAH SEDANG MENGATUR YANG TERBAIK" https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19258 <p>Penelitian ini menganalisis tindak tutur direktif dalam ceramah Ustadz Abdul Somad "Tenangkan Hatimu, Allah Sedang Mengatur Yang Terbaik" menggunakan pendekatan kualitatif pragmatik pada video YouTube berdurasi 71 menit. Temuan mengidentifikasi 45 ujaran direktif dengan dominasi saran (49%) sebagai strategi dakwah moderat paling efektif untuk menanamkan tawakal dan ketenangan spiritual audiens digital. Realisasi strateginya mencakup 60% langsung dan 40% tidak langsung, menghasilkan fungsi persuasif positif yang selaras dengan karakteristik milenial-Z. Integrasi wakaf sebagai direktif hybrid dan penggunaan metafor kognitif lokal Riau menjadi temuan orisinal yang membedakan model retorika UAS dari pendakwah konvensional. Penelitian menghasilkan UAS Directive Model sebagai cetak biru dakwah digital generatif beserta template NVivo untuk replikasi metodologis.</p> <p><em>This study analyzes directive speech acts in Ustadz Abdul Somad's sermon "Calm Your Heart, Allah Is Arranging the Best" using a pragmatic qualitative approach on a 71-minute YouTube video. The findings identify 45 directive utterances with a predominance of suggestions (49%) as the most effective moderate da'wah strategy to instill tawakkul (trust) and spiritual calm in digital audiences. The realization of the strategy includes 60% direct and 40% indirect, resulting in a positive persuasive function that aligns with the characteristics of millennial-Z. The integration of waqf as a hybrid directive and the use of local Riau cognitive metaphors are original findings that distinguish the UAS rhetorical model from conventional preachers. The study produces the UAS Directive Model as a blueprint for generative digital da'wah along with an NVivo template for methodological replication</em></p> Ageng Putri Syahira, Alza Maghfiza Ad, Fatmawati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19258 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS TERHADAP PEMBERIAN PUPUK N DAN PGPR DI TANAH GAMBUT https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19437 <p>Pengembangan jagung manis di lahan gambut menghadapi kendala karena sifat fisik dan kimia tanah yang kurang mendukung, seperti rendahnya ketersediaan hara dan tingginya daya ikat air. Perbaikan kondisi tersebut dapat dilakukan melalui pemberian pupuk nitrogen (N) dan pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). Penelitian ini bertujuan mengetahui interaksi antara dosis pupuk urea dan konsentrasi PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil jagung manis pada tanah gambut. Penelitian dilaksanakan di Gg. Hidayah, Jl. Sepakat 2 Ujung, Pontianak, dari Februari hingga Mei 2024, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial. Faktor pertama adalah pupuk N dengan tiga taraf (100, 150, dan 200 kg/ha), sedangkan faktor kedua adalah PGPR dengan dua konsentrasi (5 dan 10 ml/L). Setiap kombinasi perlakuan diulang empat kali, dengan total 432 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi antara pupuk urea dan PGPR terhadap tinggi tanaman 2 MST dan volume akar. Kombinasi urea 200 kg/ha dan PGPR 10 ml/L memberikan tinggi tanaman 2 MST tertinggi, sedangkan urea 200 kg/ha dan PGPR 5 ml/L menghasilkan volume akar terbesar. Pupuk urea 200 kg/ha juga berpengaruh nyata terhadap jumlah daun 6 MST. Namun, pupuk urea dan PGPR, baik tunggal maupun interaksinya, tidak berpengaruh nyata terhadap variabel hasil panen.</p> <p><em>The development of sweet corn on peatland faces challenges due to unfavorable physical and chemical soil properties, such as low nutrient availability and high water-holding capacity. These conditions can be improved through the application of nitrogen (N) fertilizer and the use of Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR). This study aimed to determine the interaction between urea fertilizer doses and PGPR concentrations on the growth and yield of sweet corn grown on peat soil. The research was conducted in Gg. Hidayah, Jl. Sepakat 2 Ujung, Pontianak, from February to May 2024, using a factorial Completely Randomized Design (CRD). The first factor was N fertilizer with three levels (100, 150, and 200 kg/ha), and the second factor was PGPR with two concentrations (5 and 10 ml/L). Each treatment combination was replicated four times, with a total of 432 plants. The results showed an interaction between urea and PGPR on plant height at 2 WAP and root volume. The combination of 200 kg/ha urea and 10 ml/L PGPR produced the highest plant height at 2 WAP, while 200 kg/ha urea with 5 ml/L PGPR generated the largest root volume. Urea at 200 kg/ha also had a significant effect on leaf number at 6 WAP. However, urea and PGPR, either individually or in interaction, did not significantly affect yield variables.</em></p> Yessica Yuni Andrea, Darussalam, Dini Anggorowati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19437 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH EKOSISTEM DIGITAL SEKOLAH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR GENERASI Z PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KOTA SORONG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18519 <p>Penelitian ini mengkaji pengaruh ekosistem digital sekolah terhadap motivasi belajar Generasi Z pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Sorong. Ekosistem digital sekolah dalam penelitian ini dipahami sebagai sistem terpadu yang mencakup pemanfaatan Learning Management System (LMS), aplikasi pembelajaran digital, perangkat teknologi pendukung, serta integrasi platform digital ke dalam perencanaan dan pelaksanaan kurikulum. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis untuk menggali secara mendalam pengalaman, persepsi, dan makna yang dibangun oleh peserta didik, guru, serta pengelola sekolah dalam penerapan ekosistem digital tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi langsung terhadap proses pembelajaran berbasis digital di kelas, dan analisis dokumen kebijakan sekolah terkait pengelolaan teknologi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekosistem digital sekolah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan motivasi belajar siswa Generasi Z. Kontribusi tersebut tercermin melalui meningkatnya keterlibatan siswa dalam aktivitas pembelajaran, kemudahan dan fleksibilitas dalam mengakses materi belajar, serta kesesuaian strategi pembelajaran dengan karakteristik siswa sebagai digital native. Meskipun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan, khususnya terkait perbedaan tingkat kesiapan kompetensi digital guru dan keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa sekolah. Faktor-faktor tersebut memengaruhi optimalisasi implementasi ekosistem digital secara menyeluruh. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kebijakan dan strategi pengembangan ekosistem digital sekolah secara terencana, berkelanjutan, dan kontekstual guna meningkatkan kualitas motivasi belajar siswa di era transformasi digital pendidikan. Temuan ini diharapkan menjadi rujukan empiris bagi pemangku kepentingan pendidikan daerah dalam merancang program digitalisasi sekolah yang adaptif, inklusif, dan selaras dengan kebutuhan perkembangan peserta didik tingkat menengah pertama di wilayah Kota Sorong dan sekitarnya Papua Barat.</p> <p><em>User management systems play a strategic role in maintaining information system security, as they are directly related to identity management, authentication, authorization, and access control to system resources. As organizations increasingly depend on network-based information systems, the risk of security threats also continues to rise, one of the most prevalent being unauthorized access.</em></p> <p><em>This study examines the influence of the school digital ecosystem on Generation Z learning motivation in junior high schools in Sorong City. The school digital ecosystem in this study is understood as an integrated system that includes the use of Learning Management Systems (LMS), digital learning applications, supporting technological devices, and the integration of digital platforms into curriculum planning and instructional implementation. This research adopts a qualitative approach with a phenomenological design to explore in depth the experiences, perceptions, and meanings constructed by students, teachers, and school administrators regarding the ongoing digital ecosystem implementation. Data were collected through semi-structured in-depth interviews, direct classroom observations of digital-based learning activities, and document analysis of school policies related to educational technology management. The findings indicate that the school digital ecosystem contributes positively to enhancing Generation Z students’ learning motivation. This contribution is reflected in increased student engagement in learning activities, greater flexibility and accessibility of learning materials, and instructional strategies that align with digital native learner characteristics. Nevertheless, the study also identifies several challenges, particularly differences in teachers’ digital competence readiness and limitations in technological infrastructure across schools. These factors affect the optimal and comprehensive implementation of the digital ecosystem. Therefore, this study recommends strengthening well-planned, sustainable, and contextual strategies for developing school digital ecosystems to improve the quality of student learning motivation in the era of digital educational transformation. It is expected that these findings inform local education stakeholders in designing adaptive and inclusive digital school policies for junior secondary education contexts.</em></p> Ainun Afrianda Idrus, Retno Puji Astuti, Nani Sulasih, Abdul Azis Khoiri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18519 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 HAK-HAK PEREMPUAN PASCA PERCERAIAN DALAM PERSPEKTIF MAQĀṢID AL-SHARĪ‘AH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18808 <p>Perceraian dalam hukum keluarga Islam tidak hanya berdampak pada putusnya hubungan suami istri, tetapi juga berimplikasi langsung terhadap pemenuhan hak-hak perempuan pasca perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hak-hak perempuan setelah perceraian dengan menggunakan perspektif maqāṣid al-sharī‘ah sebagai kerangka normatif dan etis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan, yang didukung oleh analisis literatur dan putusan pengadilan agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak-hak perempuan pasca perceraian, seperti nafkah iddah, mut‘ah, hak asuh anak, dan pembagian harta bersama, secara normatif telah diakomodasi dalam hukum positif Indonesia. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan ketimpangan yang menghambat terwujudnya keadilan substantif. Perspektif maqāṣid al-sharī‘ah menegaskan bahwa pemenuhan hak-hak tersebut merupakan bagian dari perlindungan jiwa, harta, dan martabat manusia, sehingga perlu menjadi landasan utama dalam penafsiran dan penerapan hukum keluarga Islam.</p> <p><em>Divorce in Islamic family law not only affects the termination of the marital relationship, but also has direct implications for the fulfillment of women's rights after divorce. This study aims to analyze women's rights after divorce using the perspective of maqāṣid al-sharī‘ah as a normative and ethical framework. The research method used is normative legal research with a conceptual and legislative approach, supported by literature analysis and religious court decisions. The results show that women's rights after divorce, such as iddah maintenance, mut'ah, child custody, and division of joint property, have been normatively accommodated in Indonesian positive law. However, in practice, there are still inequalities that hinder the realization of substantive justice. The maqāṣid al-sharī‘ah perspective emphasizes that the fulfillment of these rights is part of the protection of human life, property, and dignity, so it needs to be the main basis for the interpretation and application of Islamic family law.</em></p> Richa Ardelila Hutabarat, Putra Halomoan Hsb Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18808 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 USING MIND MAPPING TO IMPROVE ARGUMENTATIVE ESSAY WRITING SKILLS OF SECOND-SEMESTER STUDENTS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19149 <p><em>This study employs a library research approach to examine the effectiveness of Mind Mapping as a pre-writing strategy in improving the argumentative essay writing skills of second-semester students. Early-stage university students often experience difficulties in organizing ideas, developing coherent argumentative structures, and constructing logical, evidence-based arguments. These challenges are closely related to the high cognitive demands involved in academic writing, particularly in argumentative genres that require critical and analytical thinking as well as the ability to synthesize multiple sources.</em> <em>Based on a comprehensive review of relevant literature, this study reveals that Mind Mapping functions as an effective visual tool that reduces cognitive load, clarifies relationships among ideas, and supports the development of critical thinking patterns. Furthermore, the integration of digital technology and text-based artificial intelligence enhances the effectiveness of Mind Mapping by providing flexibility, collaboration opportunities, and immediate feedback during the writing process. Previous studies consistently indicate that Mind Mapping not only strengthens students’ cognitive and rhetorical abilities but also positively influences their motivation, creativity, and confidence in producing academic writing.</em> <em>Overall, this article concludes that Mind Mapping is a relevant and effective pedagogical strategy to be integrated into academic writing instruction in higher education, particularly for early-semester students who require structural support in developing argumentative essays.</em></p> Nayeli Trianda , Depi Handayani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19149 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KONTROL TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19353 <p>Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengelolaan jangka panjang dan berkelanjutan. Keberhasilan pengendalian tekanan darah tidak hanya ditentukan oleh terapi medis, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor psikososial, khususnya dukungan keluarga. Dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan, perubahan gaya hidup, dan kestabilan kondisi psikologis penderita hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat kontrol tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan pengukuran tekanan darah. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mendapatkan dukungan keluarga yang mendukung dan memiliki tekanan darah terkontrol. Analisis bivariat menunjukkan nilai p value = 0,000 (p &lt; 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kontrol tekanan darah pada penderita hipertensi. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kontrol tekanan darah pada penderita hipertensi. Dukungan keluarga yang baik berkontribusi terhadap keberhasilan pengendalian tekanan darah.</p> <p><em>Background: Hypertension is a chronic disease that requires long-term and continuous management. Successful blood pressure control is not only determined by medical therapy but is also influenced by psychosocial factors, particularly family support. Family support plays an important role in improving medication adherence, lifestyle modification, and psychological stability among patients with hypertension. Objective: This study aimed to determine the relationship between family support and the level of blood pressure control among patients with hypertension. Methods: This study employed an analytic design with a cross-sectional approach. The population consisted of all patients with hypertension, with a total sample of 30 respondents selected using a total sampling technique. Data were collected using a family support questionnaire and blood pressure measurements. Data analysis was performed using univariate and bivariate analyses with the Chi-Square test at a significance level of α = 0.05. Results: The results showed that most respondents received supportive family support and had controlled blood pressure. Bivariate analysis showed a p-value of 0.000 (p &lt; 0.05), indicating a significant relationship between family support and the level of blood pressure control among patients with hypertension. Conclusion: There is a significant relationship between family support and the level of blood pressure control among patients with hypertension. Good family support contributes to the successful control of blood pressure.</em></p> Shinta Bella, Sonhaji Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19353 Sat, 31 Jan 2026 00:00:00 +0000 HUKUM PIDANA INTERNASIONAL DAN KEJAHATAN TERHADAP KEMANUSIAAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19563 <p>Hukum pidana internasional berkembang sebagai respons atas ketidakmampuan hukum nasional dalam menangani kejahatan-kejahatan berat yang melampaui batas yurisdiksi negara, khususnya kejahatan terhadap kemanusiaan. Kejahatan ini ditandai oleh adanya serangan yang meluas atau sistematis terhadap penduduk sipil dan menimbulkan penderitaan yang serius, baik secara fisik maupun psikologis. Penulisan makalah ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan perkembangan hukum pidana internasional, menganalisis pengertian serta unsur-unsur kejahatan terhadap kemanusiaan, serta menelaah peran hukum pidana internasional dalam menangani berbagai tragedi kemanusiaan di dunia. Metode penulisan yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber hukum internasional, literatur ilmiah, dan instrumen hukum yang relevan, termasuk Statuta Roma. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum pidana internasional memiliki peran penting dalam mencegah impunitas, menegakkan pertanggungjawaban pidana individu, serta memberikan keadilan bagi korban kejahatan terhadap kemanusiaan melalui mekanisme internasional seperti Mahkamah Pidana Internasional. Meskipun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai hambatan, terutama faktor politik dan keterbatasan yurisdiksi, sehingga diperlukan kerja sama internasional yang lebih kuat guna mewujudkan keadilan dan perlindungan hak asasi manusia secara universal.</p> Ikko Alfaryzi , Nova Tresia Manurung , Faturohmam , Putri Sari, Vedy Armansyah Riadi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19563 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MENAJMEN KURIKULUM DAN SPMI DI SMAN 2 MATARAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18379 <p>Kurikulum merdeka memberikan kebebasan bagi sekolah untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan peserta didik. Disisi lain, sekolah wajib melaksanakan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) agar Standar Nasional Pendidikan tetap terpenuhi. Pengamatn ini menganalisis bagaimana kurikulum merdeka diintegrasikan ke dalam menajmen kurikulum sekolah dan SPMI. Metode penelitian adalah studi Pustaka menggunakan artikel dan jurnal serta wawancara dengan guru. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapam kurikulum merdeka membutuhkan pengelolaan kurikulum secara sistematis yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi sehingga tujuan Pendidikan tetap tercapai. SPMI menjadi mekanisme berkelanjutan terhadap kebijakan kurikulum. SPMI dilaksanakan dalam siklus penetapan, implementasi, evaluasi, pengendalian dan peningkatan yang mendukung sekolah dalam menyesuaikan kurikulum agar sesuai dengan standar Nasional. Implementasi kurikulum merdeka di tingkat SMA dipengaruhi oleh faktor sumber daya dan kesiapan guru; ketersediaan sumber daya memadai dan kemudahan pemahaman kurikulum menjadi pendukung utama, sedangkan minimnya pengetahuan guru merupakan kendala. Dengan penguatan menajmen kurikulum merdeka di sekolah dapat berjalan efektif sambal tetap memelihara mutu Pendidikan.</p> <p><em>The Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka) grants schools freedom to tailor the curriculum to students’ needs. However, schools must also implement an internal quality assurance system (SPMI) to ensure national education standards are met. This study examines how the Independent Curriculum is integrated into school curriculum management and SPMI. The research uses a literature study with a descriptive-analytic (qualitative) approach. Findings indicate that implementing the Independent Curriculum requires systematic curriculum management planning, organizing, execution, and evaluation to achieve educational goals. SPMI provides a continuous evaluation mechanism. SPMI is carried out in five cycles (planning, implementation, evaluation, control, and improvement), supporting schools in aligning the curriculum with national standards. Factors such as adequate resources and teacher readiness significantly influence implementation; available resources and curriculum comprehensibility facilitate success, whereas limited teacher understanding hinders it. By strengthening curriculum management and SPMI in tandem, implementing the Independent Curriculum can be effective while maintaining educational quality.</em></p> Adrian Saputra, Aulia Nopriani Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18379 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERAN GURU PAI DALAM MENGATASI DEGRADASI MORAL SISWA DI SMA 45 JATIREMBE BENJENG GRESIK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18572 <p>Perkembangan teknologi dan perubahan sosial pada era globalisasi membawa dampak signifikan terhadap perilaku remaja, salah satunya berupa degradasi moral siswa. Fenomena ini menjadi tantangan serius bagi dunia pendidikan, khususnya di tingkat sekolah menengah. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan akhlak peserta didik agar mampu menghadapi pengaruh negatif lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi degradasi moral siswa di SMA 45 Jatirembe Benjeng Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas guru PAI dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa degradasi moral siswa masih ditemukan dalam bentuk rendahnya kedisiplinan, kurangnya sopan santun, dan menurunnya rasa tanggung jawab. Guru PAI berperan penting dalam mengatasi permasalahan tersebut melalui keteladanan, pembiasaan religius, bimbingan dan nasihat secara personal, serta kerja sama dengan pihak sekolah dan orang tua. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peran guru PAI tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing dan teladan yang berkontribusi signifikan dalam pembinaan moral dan pembentukan karakter siswa ke arah yang lebih positif.</p> <p><em>Technological development and social changes in the era of globalization have had a significant impact on adolescent behavior, one of which is moral degradation among students. This phenomenon poses a serious challenge to the educational sector, particularly at the secondary school level. Islamic Religious Education (PAI) plays a strategic role in shaping students’ character and moral values to enable them to cope with negative environmental influences. This study aims to describe the role of Islamic Religious Education teachers in addressing students’ moral degradation at SMA 45 Jatirembe Benjeng Gresik. This research employed a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The research participants consisted of PAI teachers and students. The findings indicate that moral degradation among students is still evident in the form of low discipline, lack of politeness, and decreased sense of responsibility. PAI teachers play an important role in overcoming these issues through exemplary behavior, religious habituation, personal guidance and advice, as well as collaboration with the school and parents. These findings demonstrate that the role of PAI teachers extends beyond instruction to include mentoring and role modeling, which significantly contribute to moral development and character building toward more positive student behavior.</em></p> Asnifatul Muadlomah, Mita Rusady, Dwi Firnanda, Arikhni Roikhatal Jannah, Ayu Ainun Zubaidah, Rokim Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18572 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 TEKNOLOGI INFORMASI DAN MEDIA KOMUNIKASI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18873 <p>Atikel ini merupakan studi literatur yang mensintesis bukti empiris dan kajian kepustakaan mengenai peran Teknologi Informasi dan media komunikasi digital dalam meningkatkan kinerja perusahaan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa adopsi TI, meliputi otomatisasi proses, integrasi data, dan sistem pendukung keputusan serta pemanfaatan kanal komunikasi digital seperti platform kolaborasi, aplikasi pesan, dan marketplace, secara konsisten berkontribusi pada peningkatan efisiensi operasional, percepatan pengambilan keputusan, koordinasi antar‑tim, dan penguatan hubungan pelanggan. Keberhasilan implementasi bergantung pada kualitas manajemen TI, kapabilitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan digital dan komunikasi, serta strategi organisasi yang kontekstual dan bertahap. Faktor psikologis dan interpersonal seperti persepsi, emosi, gaya kepemimpinan, dan kemampuan mendengarkan aktif turut mempengaruhi efektivitas komunikasi digital. Tantangan utama meliputi kesenjangan keterampilan, biaya investasi, risiko keamanan data, dan resistensi budaya organisasi. Rekomendasi praktis mencakup pendekatan bertahap, fokus pada pelatihan SDM, penguatan kebijakan TI, dan pengukuran dampak melalui indikator kinerja yang jelas untuk memaksimalkan manfaat digital secara berkelanjutan.</p> <p><em>This research is a literature review that synthesizes empirical evidence and literature reviews on the role of Information Technology and digital communication media in improving company performance. The results of the synthesis indicate that the implementation of IT, including process automation, data integration, and decision support systems, as well as the utilization of digital communication channels such as collaboration platforms, messaging applications, and marketplaces, consistently contributes to increased operational efficiency, accelerated decision-making, inter-team coordination, and strengthened customer relationships. Successful implementation depends on the quality of IT management, human resource capabilities through digital and communication skills training, and a contextual and phased organizational strategy. Psychological and interpersonal factors such as perception, emotion, leadership style, and active listening skills also influence the effectiveness of digital communication. Key challenges include skills, investment costs, data security risks, and organizational cultural resistance. Practical recommendations include a phased approach, a focus on human resource training, strengthening IT policies, and measuring impact through clear performance indicators to maximize the benefits of digital sustainably.</em></p> Suci Fatma Hayati, Nazwa Faiza Tanfila, Rebi Rahma Nurdievi, Susriyanti, Nadya Fauziah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18873 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERANCANGAN APLIKASI SURAT PENGIRIMAN, DAFTAR MUAT DAN LAPORAN PENDAPATAN MENGGUNAKAN FRAMEWORK CI DENGAN METODE HMVC PADA PT.HERONA EXPRESS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19241 <p>Herona Express merupakan perusahaan jasa angkutan barang menggunakan kereta api dan truk box. Proses pengolahan data yang berjalan saat ini masih memerlukan waktu lama dan kurang akurat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem berbasis website menggunakan framework CodeIgniter dengan metode HMVC. Sistem ini mencakup aplikasi surat pengiriman, daftar muat, dan laporan pendapatan untuk membantu perusahaan dalam mengelola data secara lebih cepat, akurat, dan efisien.</p> <p><em> Herona Express merupakan perusahaan jasa angkutan barang menggunakan kereta api dan truk box. Proses pengolahan data yang berjalan saat ini masih memerlukan waktu lama dan kurang akurat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem berbasis website menggunakan framework CodeIgniter dengan metode HMVC. Sistem ini mencakup aplikasi surat pengiriman, daftar muat, dan laporan pendapatan untuk membantu perusahaan dalam mengelola data secara lebih cepat, akurat, dan efisien.</em></p> Retno Dewi Anjani, Syafiq Wisnu Arisatyo Putro Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19241 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 TINGKAT KEMATIAN DAN STATUS SOSIAL EKONOMI: ANALISIS DEMOGRAFIS MORTALITY RATES AND SOCIOECONOMIC STATUS: A DEMOGRAPHIC ANALYSIS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19432 <p>Kesenjangan mortalitas berdasarkan status sosial ekonomi (SSE) merupakan isu krusial dalam pencapaian keadilan kesehatan di Indonesia. Meskipun angka kematian nasional menunjuk- kan penurunan signifikan dalam dua dekade terakhir, disparitas antar kelompok sosial ekonomi dan regional tetap melebar, mengindikasikan adanya ketidakmerataan akses layanan kesehatan dan determinan sosial yang belum teratasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara indikator status sosial ekonomi (pendapatan, pendidikan, pekerjaan, dan akses layanan kesehatan) dengan angka kematian di berbagai kelompok populasi Indonesia, serta mengidentifikasi mekanisme yang mendasari disparitas tersebut. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Data sekunder bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2020–2024 dan Data Catatan Sipil Kemen- terian Dalam Negeri. Sampel mencakup 125.000 rumah tangga yang merepresentasikan pop- ulasi nasional. Analisis dilakukan menggunakan regresi Cox proportional hazards untuk mengestimasi hazard ratio mortalitas berdasarkan strata SSE, dengan kontrol terhadap varia- bel confounding (usia, jenis kelamin, wilayah geografis). Standardisasi langsung diterapkan untuk mengontrol perbedaan struktur usia antar kelompok. Analisis menunjukkan gradien so- sial ekonomi yang konsisten dalam mortalitas. Kelompok dengan pengeluaran per kapita di bawah garis kemiskinan memiliki hazard ratio mortalitas 1,84 (95% CI: 1,65–2,05) dibanding- kan kelompok di atas rata-rata nasional. Responden tanpa pendidikan formal memiliki risiko kematian 2,31 kali (95% CI: 2,08–2,57) lebih tinggi dibandingkan lulusan perguruan tinggi. Disparitas regional menunjukkan pola yang mengkhawatirkan: selisih harapan hidup antara provinsi dengan kinerja terbaik (Bali: 75,4 tahun) dan terburuk (Papua: 65,2 tahun) mencapai 10,2 tahun. Akses ke layanan kesehatan menjadi mediator kunci: di kabupaten dengan rasio dokter &lt;1 per 10.000 penduduk, angka kematian maternal meningkat hingga 62% (p&lt;0,001). Disparitas mortalitas berdasarkan SSE di Indonesia mencerminkan kegagalan sistemik dalam distribusi sumber daya kesehatan dan perlindungan sosial. Intervensi kebijakan harus melampaui pendekatan medis-kuratif dan mengadopsi strategi multisektoral yang mengatasi determinan sosial kesehatan. Prioritas meliputi: redistribusi tenaga kesehatan ke daerah tertinggal, penguatan literasi kesehatan berbasis komunitas, perluasan cakupan dan kualitas JKN, serta integrasi kebijakan lintas sektor untuk mengurangi kemiskinan struktural.</p> <p><em>Mortality disparities by socioeconomic status (SES) represent a critical issue in achieving health equity in Indonesia. Despite significant declines in national mortality rates over the past two decades, disparities across socioeconomic and regional groups continue to widen, indi- cating persistent inequities in healthcare access and unresolved social determinants. This study analyzes the relationship between socioeconomic indicators (income, education, occupation, and healthcare access) and mortality rates across Indonesian population groups, and identifies mechanisms underlying these disparities. This cross-sectional study employed a quantitative approach using secondary data from the National Socioeconomic Survey (Susenas) 2020– 2024 and Civil Registration Data from the Ministry of Home Affairs. The sample included 125,000 households representing the national population. Analysis utilized Cox proportional hazards regression to estimate mortality hazard ratios by SES strata, controlling for confound- ing variables (age, sex, geographic region). Direct standardization was applied to control for age structure differences across groups. Analysis revealed a consistent socioeconomic gradi- ent in mortality. Groups with per capita expenditure below the poverty line had a mortality hazard ratio of 1.84 (95% CI: 1.65–2.05) compared to above-average groups. Respondents without formal education had 2.31 times (95% CI: 2.08–2.57) higher mortality risk compared to university graduates. Regional disparities showed alarming patterns: life expectancy differ- ence between best-performing (Bali: 75.4 years) and worst-performing provinces (Papua: 65.2 years) reached 10.2 years. Healthcare access emerged as a key mediator: in districts with phy- sician ratios &lt;1 per 10,000 population, maternal mortality increased by 62% (p&lt;0.001). Mor- tality disparities by SES in Indonesia reflect systemic failures in healthcare resource distribu- tion and social protection. Policy interventions must transcend medical-curative approaches and adopt multisectoral strategies addressing social determinants of health. Priorities include: redistribution of health workforce to underserved areas, community-based health literacy strengthening, expansion of JKN coverage and quality, and cross-sectoral policy integration to reduce structural poverty.</em></p> Rifa'i, Sena Armadani Zuhri, Serli Samira Sari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19432 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 KODE ETIKA GURU SEBAGAI LANDASAN MORAL DAN PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18509 <p>Guru bukan hanya pendidik, tetapi juga teladan moral&nbsp; berkarakteran bagi pendidik atau pengajar. Luar konsep&nbsp; pendidikan mendalam yang berorientasi pada pembentukan karakter, ketidakterlibatan/ketidakpedulian guru penting mengubah moral oposisi yang membentuk sikap dan nilai-nilai hidup siswa. Artikel ini&nbsp; untuk menigkatkan kemampuan siswa&nbsp; mengkaji peran pelanggaran kode etik mendukung pembentukan sifat?/watak peserta didik, khusus konteks Pendidikan Agama Kristen (PAK). Melalui pemisahan kualitatif deskriptif, jurnal kemarin&nbsp; menyoroti nilai-nilai utama dalam kode etik guru serta dampaknya terhadap pembentukan moral siswa secara holistik.</p> <p><em>Teachers are not only educators but also moral role models with character for educators or teachers outside the concept of deep education oriented towards character formation lack of involvement I know teacher indifference is important to change mu run off the side that forms the attitudes and values of student life this article to improve the ability of students examine the role of violation of the code of ethics supporting the formation of traits or character of learners especially in the context of Christian education through qualitative descriptive separation this journal highlights the main values in the teacher's code of ethics and its impact on the formation of student morals holistically</em></p> Norianti Pai Tiba, Relny Miranda Sanda, Kenny Zakaria, Dorantiana Nenohai Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18509 Sat, 10 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA SMK MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18769 <p>Pendidikan kejuruan memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja. Namun, proses pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya keterampilan praktis dan kurangnya keterkaitan antara pembelajaran di kelas dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan keterampilan teknis, kemampuan kerja sama, serta sikap tanggung jawab siswa. Dengan demikian, Project-Based Learning dapat menjadi alternatif model pembelajaran yang relevan dan efektif dalam pendidikan kejuruan.</p> Rosma Dewi Sangadji, Abdul Azis Khoiri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18769 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PUBLIKASI KARYA ILMIAH: RUANG LINGKUP, TUJUAN, DAN MANFAAT https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19006 <p>Publikasi karya ilmiah merupakan bagian penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penyebarluasan hasil penelitian kepada masyarakat akademik dan umum. Artikel ini membahas tentang publikasi karya ilmiah meliputi pengertian, ruang lingkup, tujuan, dan manfaatnya bagi penulis, institusi, dan masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa publikasi karya ilmiah memiliki peran strategis dalam memajukan ilmu pengetahuan, meningkatkan reputasi peneliti, serta memberikan kontribusi nyata bagi pemecahan masalah di masyarakat.</p> Anri Habibi Harahap, Putra Halomoan Hasibuan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19006 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH DIMENSI SPIRITUAL, PSIKOLOGIS, DAN SOSIAL TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PADA UMKM KOTA TANJUNGPINANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19326 <p>Pajak merupakan sumber penerimaan negara yang sangat penting untuk mendukung pembangunan nasional. Salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam penerimaan pajak adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, tingkat kepatuhan pajak UMKM masih tergolong rendah, termasuk di Kota Tanjungpinang, meskipun jumlah UMKM terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kondisi ini menunjukkan bahwa kepatuhan wajib pajak tidak hanya dipengaruhi oleh faktor peraturan, tetapi juga oleh faktor non-ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi spiritual, psikologis, dan sosial terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di Kota Tanjungpinang. Dimensi spiritual berkaitan dengan nilai moral dan kesadaran batin wajib pajak, dimensi psikologis berkaitan dengan sikap terhadap uang (money ethics), sedangkan dimensi sosial berkaitan dengan sosialisasi perpajakan dan pengaruh lingkungan sekitar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelaku UMKM di Kota Tanjungpinang. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap kepatuhan wajib pajak. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan wajib pajak UMKM. Selain itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi otoritas pajak dan pemerintah daerah dalam merumuskan strategi peningkatan kepatuhan pajak melalui pendekatan yang lebih edukatif dan humanis.</p> <p><em>Taxes are a crucial source of state revenue to support national development. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are one sector with significant tax revenue potential. However, MSME tax compliance remains relatively low, including in Tanjungpinang City, despite the annual increase in the number of MSMEs. This indicates that taxpayer compliance is influenced not only by regulatory factors but also by non-economic factors. This study aims to analyze the influence of spiritual, psychological, and social dimensions on MSME taxpayer compliance in Tanjungpinang City. The spiritual dimension relates to taxpayer moral values and inner awareness, the psychological dimension relates to attitudes toward money (money ethics), while the social dimension relates to tax socialization and the influence of the surrounding environment. This study uses a quantitative method with primary data obtained through questionnaires distributed to MSMEs in Tanjungpinang City. The collected data are analyzed using statistical analysis to determine the influence of each variable on taxpayer compliance. The results of this study are expected to provide an overview of the factors influencing MSME taxpayer compliance. Furthermore, this research is expected to provide consideration for tax authorities and local governments in formulating strategies to improve tax compliance through a more educational and humanistic approach.</em></p> Yosi Novita, Prima Aprilyani Rambe, Fatahurrazak Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19326 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENINGKATAN PERILAKU DISIPLIN ANAK MELALUI STRATEGI PENGELOLAAN KELAS DI PG-TK/RA SURYA ASRI SIDOKEPUNG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19469 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya perilaku beberapa anak di TK–RA Surya Asri yang sering mengganggu teman saat proses pembelajaran berlangsung, seperti berbicara tanpa izin, mengambil alat belajar teman, berjalan-jalan di kelas, serta sulit mengikuti instruksi guru. Kondisi tersebut menyebabkan suasana belajar menjadi kurang kondusif dan tujuan pembelajaran tidak tercapai secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam menangani perilaku mengganggu pada anak, serta mengetahui peningkatan perilaku disiplin dan kemampuan sosial anak setelah diterapkan tindakan perbaikan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok B dan satu orang guru kelas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Tindakan yang diberikan guru meliputi penerapan aturan kelas secara konsisten, pendekatan individual, pemberian reinforcement positif, penggunaan metode bermain kooperatif, serta penataan lingkungan belajar yang lebih menarik. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan terhadap perilaku mengganggu dan peningkatan kemampuan anak dalam mengendalikan diri, menghargai teman, serta mematuhi aturan kelas. Pada siklus I tingkat ketercapaian perilaku positif anak mencapai 63%, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 86%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa upaya guru melalui strategi pembelajaran yang komunikatif, pemberian teladan, dan penguatan positif efektif dalam menangani anak yang sering mengganggu teman saat belajar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi guru PAUD dalam menciptakan iklim kelas yang lebih kondusif dan ramah anak.</p> <p><em>This research was motivated by the emergence of disruptive behavior among several children at Surya Asri Kindergarten, a kindergarten in Indonesia, who frequently disrupted their peers during the learning process, such as speaking without permission, taking learning materials, wandering around the classroom, and having difficulty following teacher instructions. These conditions resulted in a less conducive learning environment and learning objectives not being achieved optimally. This study aims to describe teachers' efforts in addressing disruptive behavior in children and to determine improvements in children's discipline and social skills after implementing corrective actions. The method used was Classroom Action Research with two cycles, including planning, implementation, observation, and reflection. The subjects were 15 children from Group B and one class teacher. Data collection techniques were conducted through observation and documentation, while data analysis employed simple qualitative and quantitative descriptive techniques. The actions taken by teachers included consistent application of classroom rules, individual approaches, positive reinforcement, use of cooperative play methods, and creating a more engaging learning environment. The results showed a significant decrease in disruptive behavior and an increase in children's ability to control themselves, respect their peers, and comply with classroom rules. In cycle I, the achievement rate for positive behavior in children reached 63%, then increased to 86% in cycle II. Therefore, it can be concluded that teachers' efforts through communicative learning strategies, role modeling, and positive reinforcement are effective in dealing with children who frequently disrupt their peers during learning. This research is expected to serve as a reference for early childhood education (PAUD) teachers in creating a more conducive and child-friendly classroom climate.</em></p> Hanim Habibatul Maulidiyah, Shofiyatuz Zahro Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19469 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PEMANFAATAN BOTOL PLASTIK MENJADI BUNGA AKRILIK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18374 <p>Permasalahan sampah plastik menjadi isu lingkungan yang semakin serius, khususnya di wilayah pedesaan yang belum memiliki sistem pengelolaan sampah yang memadai. Salah satu upaya strategis untuk mengatasi persoalan tersebut adalah melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada edukasi dan pemanfaatan kembali limbah plastik. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pemanfaatan botol plastik bekas menjadi bunga akrilik di wilayah Cuncalawar, Ruteng, Kabupaten Manggarai. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat setempat, khususnya ibu rumah tangga dan pemuda, melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan produk, serta evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengolah limbah botol plastik menjadi produk kerajinan yang bernilai estetika dan ekonomis. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis reduce, reuse, dan recycle (3R). Dengan demikian, pemanfaatan botol plastik menjadi bunga akrilik dapat menjadi alternatif solusi kreatif dalam mengurangi limbah plastik sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat di Cuncalawar, Ruteng.</p> Flaviana Ferari Ngambut, Maria Astuti Hartini, Astriana Dinar, Yulita Sindiani Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18374 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS SEMANTIK MAKNA KONOTATIF DAN REPRESENTASI LEKSIKAL DALAM IKLAN KECAP BANGO https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18539 <p>Penelitian ini menyelidiki makna konotasi dan representasi leksikal dalam iklan Kecap Bango melalui pendekatan analisis semantik. Penelitian ini berfokus pada identifikasi bentuk makna konotasi yang muncul dalam elemen verbal, memeriksa bagaimana representasi leksikal digunakan untuk membangun citra rasa dan kualitas produk, dan menganalisis faktor linguistik yang memicu makna konotasi dalam teks dan slogan iklan. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dan analisis leksikal-semantik, penelitian ini meneliti pilihan leksikal, struktur frasa, dan strategi valorisasi budaya yang tertanam dalam komponen verbal iklan. Temuan mengungkapkan bahwa makna konotasi dalam iklan Bango muncul melalui metafora terkait rasa, asosiasi dengan tradisi kuliner Indonesia, dan item leksikal yang bermuatan emosional seperti "legendaris," "asli," dan "rasa khas Indonesia." Representasi leksikal ini berfungsi untuk membangun produk sebagai kecap premium dengan rasa otentik yang berakar pada warisan budaya. Faktor-faktor linguistik yang berkontribusi pada makna konotasi termasuk penggunaan diksi evaluatif, intensifikasi makna, pengulangan item leksikal utama, dan penggabungan referensi budaya yang membangkitkan kedalaman dan keaslian. Selanjutnya, penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara makna konotasi dan pilihan leksikal bersifat strategis: bersama-sama mereka membentuk pesan persuasif yang tidak hanya menyampaikan keunggulan produk tetapi juga memengaruhi persepsi konsumen dengan membangun kesan selera dan kualitas yang luar biasa. Dengan demikian, iklan Kecap Bango tidak hanya mengandalkan informasi literal tetapi secara strategis menggunakan mekanisme semantik untuk memperkuat daya tarik persuasif dan meningkatkan citra budaya dan sensorik produk.</p> Anik Fatiatur Rohmaniyah, Khairu Nisa Rysma Farahiya, Syarifudin Al Azhari, Muhammad Noor Ahsin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18539 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 INOVASI DAUR ULANG BOTOL PLASTIK BEKAS MENJADI RAK SEPATU YANG RAMAH LINGKUNGAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18867 <p>Kabupaten Manggarai merupakan salah satu daerah yang menghadapi permasalahan lingkungan hidup yang cukup serius, khususnya terkait dengan tingginya jumlah sampah plastik yang dihasilkan. Temuan tersebut diperkuat melalui pengamatan langsung yang mengindikasikan banyaknya jenis sampah, baik organik maupun non organik yang tercecer di area sekitar, seperti dijalanan, selokan, dan lorong-lorong pemukiman. Disamping itu, tidak ditemukan sarana tempat sampah yang memadai termasuk tempat sampah darurat dilokasi penelitian. Situasi ini mengindikasikan perlunya pendekatan edukatif dan kolaboratif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan model Research and Development (R&amp;D) dengan pendekatan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Objek penelitian ini yaitu kelurahan Bangka Nekang, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Sedangkan subjek dalam penelitiannya yaitu RT 020 dan RW 005. &nbsp;Pelaksanaan kegiatan ini berhasil menghasilkan satu unit prototipe fungsional yang efektif mengurangi sampah plastik rumah tangga di RT 020 RW 005 melalui proses partisipatif, yaitu pengumpulan sampah, pemotongan plastik, pembersihan botol Aqua, serta pengisian dengan resin sebagai perekat. Secara keseluruhan, hasil kegiatan berkontribusi positif pada pengelolaan limbah berkelanjutan di Kelurahan Bangka Nekang, membuktikan potensi luas untuk aplikasi lebih luas di rumah tangga. Namun, produk prototipe memiliki kekurangan berupa ketahanan terbatas terhadap beban ekstrem dan deformasi akibat panas matahari, serta ketergantungan pada penyimpanan teduh untuk umur pakai optimal. Untuk mengatasi kekurangan tersebut, direkomendasikan penguatan struktur melalui pelapis alami guna meningkatkan ketahanan, serta pelatihan mandiri bagi warga RT 020 RW 005 agar mampu memproduksi secara massal. Selain itu, diharapkan warga dapat meneruskan kegiatan ini secara berkelanjutan guna mengurangi sampah yang berserakan.</p> <p><em>Manggarai Regency is one of the areas that faces quite serious environmental problems, especially related to the high amount of plastic waste produced. The findings are strengthened through direct observation which indicates the many types of waste, both organic and non-organic, scattered in the surrounding area, such as on streets, sewers, and residential alleys. In addition, adequate garbage bin facilities were not found, including emergency garbage cans at the research site. This situation indicates the need for an educational and collaborative approach to increase public awareness of sustainable environmental management.</em> <em>This research uses a Research and Development (R&amp;D) model with the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) approach. The object of this research is Bangka Nekang Village, Langke Rembong District, Manggarai Regency. Meanwhile, the subjects in the research are RT 020 and RW 005. </em><em>&nbsp;</em><em>The implementation of this activity succeeded in producing a functional prototype unit that effectively reduces household plastic waste in RT 020 RW 005 through a participatory process, namely waste collection, plastic cutting, cleaning Aqua bottles, and filling with resin as an adhesive. Overall, the results of the activities contribute positively to sustainable waste management in Bangka Nekang Village, proving the wide potential for wider applications in households. However, the prototype product has the disadvantages of limited resistance to extreme loads and deformation due to the sun's heat, as well as reliance on shady storage for optimal lifespan.</em> <em>To overcome these shortcomings, it is recommended to strengthen the structure through natural coatings to increase durability, as well as independent training for residents of RT 020 RW 005 to be able to produce in bulk. In addition, it is hoped that residents can continue this activity in a sustainable manner to reduce scattered waste.</em></p> Ferintianus Marus, Alviansius Magung, Valdetrudis Dimu, Melania Eka Wahyuni, Enilia Lekadin, Beatriks Puspita Savita, Emerensiana Jebarus Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18867 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 HUBUNGAN PEMETAAN SOSIAL DAN PARTISIPASI POLITIK: KAJIAN SOSIOLOGIS TENTANG STRATEGI DAN TANTANGAN KPU KOTA KUPANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19196 <p>Penelitian ini menganalisis hubungan antara praktik pemetaan sosial yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kupang dan tingkat partisipasi politik warga. Dengan pendekatan studi dokumen dan analisis kebijakan, tulisan ini mengevaluasi strategi sosialisasi dan pendidikan pemilih KPU Kota Kupang, hambatan implementasi di lapangan, serta implikasinya terhadap partisipasi pemilih. Temuan menunjukkan bahwa pemetaan sosial sebagai alat identifikasi kelompok rentan dan pemilih potensial memperkuat target sosialisasi, tetapi efektivitasnya dibatasi oleh kendala sumber daya, akses informasi, dan variasi tingkat partisipasi antar-wilayah. Rekomendasi diarahkan pada penguatan kapasitas data, kolaborasi aktor lokal, dan inovasi komunikasi agar pemetaan sosial berkontribusi lebih nyata pada peningkatan partisipasi politik.</p> <p><em>This study analyzes the relationship between social mapping practices conducted by the Kupang City General Elections Commission (KPU) and the level of citizen political participation. Using a document study and policy analysis approach, this paper evaluates the KPU's voter education and outreach strategies, implementation barriers in the field, and their implications for voter participation. Findings indicate that social mapping, as a tool for identifying vulnerable groups and potential voters, strengthens outreach targets, but its effectiveness is limited by resource constraints, information access, and variations in participation levels across regions. Recommendations focus on strengthening data capacity, collaborating with local actors, and innovating communications to ensure social mapping contributes more significantly to increased political participation.</em></p> Yuniati Rade Modjo, Marianto Liberti, Lilis Neken, Helga Maria E. Garo, Yosep Emanuel Jelahut Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19196 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA LITERASI DI KALANGAN MAHASISWA IPT 2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19400 <p>Literasi merupakan kemampuan dasar yang mencakup keterampilan membaca, menulis, memahami, menganalisis, dan memproses informasi secara kritis. Keterampilan literasi sangat penting bagi mahasiswa di Institut Pendidikan Tinggi (IPT) untuk mendukung proses pembelajaran, penulisan akademik, dan pengembangan pola berpikir akademik. Namun, berbagai temuan menunjukkan bahwa tingkat literasi mahasiswa IPT masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam faktor-faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya tingkat literasi di kalangan mahasiswa IPT. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitik terhadap jurnal ilmiah relevan, laporan penelitian, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa rendahnya tingkat literasi mahasiswa IPT dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu minat baca yang rendah dan kebiasaan membaca yang kurang baik, keterbatasan ketersediaan serta pemanfaatan sumber bacaan akademik, dan belum berkembangnya budaya literasi secara sistematis di lingkungan kampus. Selain itu, penggunaan teknologi digital yang lebih berorientasi pada hiburan daripada pembelajaran akademik juga berdampak negatif terhadap keterampilan literasi mahasiswa. Faktor lain yang turut berkontribusi meliputi metode pembelajaran yang masih berpusat pada dosen, minimnya tugas yang menuntut keterampilan membaca kritis dan penulisan akademik, serta lemahnya kemampuan berpikir kritis pada mahasiswa.</p> <p><em>Literacy is a fundamental ability that includes the skills of reading, writing, understanding, analyzing, and critically processing information. Literacy skills are essential for students at Institutes of Higher Education (IHE) to support the learning process, academic writing, and the development of academic thinking patterns. However, various findings indicate that the level of literacy among IHE students remains relatively low. This study aims to examine in depth the factors contributing to low literacy levels among IHE students. The method used in this study is a literature review with a descriptive-analytical approach to relevant scientific journals, research reports, and educational policy documents. The results of the review show that the low literacy level of IHE students is influenced by several main factors, namely low interest in and poor reading habits, limited availability and utilization of academic reading resources, and the lack of a systematically developed literacy culture within the campus environment. In addition, the use of digital technology that is more oriented toward entertainment than academic learning also has a negative impact on students’ literacy skills. Other contributing factors include teaching methods that remain lecturer-centered, a lack of assignments that require critical reading and academic writing skills, and weak critical thinking abilities among students.</em></p> Harun Y. Natonis, Vina Liani Pani, Eunike Olivier, Yodika Oraile Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19400 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH CITRA PERUSAHAAN DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS NASABAH BANK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19748 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra perusahaan dan kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah pada Bank Sinarmas Cabang Malang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada semakin ketatnya persaingan industri perbankan serta fluktuasi jumlah nasabah yang menunjukkan perlunya peningkatan loyalitas nasabah agar bank mampu bertahan dan berkembang secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah nasabah Bank Sinarmas Cabang Malang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode survei melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda yang didukung oleh uji statistik t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah, demikian pula citra perusahaan terbukti berpengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah. Secara simultan, kualitas pelayanan dan citra perusahaan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap loyalitas nasabah Bank Sinarmas Cabang Malang. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut mampu menjelaskan loyalitas nasabah sebesar 16,8%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan dan penguatan citra perusahaan merupakan strategi penting bagi perbankan dalam membangun dan mempertahankan loyalitas nasabah.</p> Rica Afriani Jawak, Kardina Yudha Parwati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19748 Sun, 01 Feb 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KEAMANAN SISTEM LOGIN MULTI-USER TERHADAP SERANGAN CREDENTIAL STUFFING https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18463 <p>Sistem autentikasi login merupakan komponen penting dalam pengelolaan akses pada aplikasi berbasis web karena berfungsi sebagai mekanisme pengendali interaksi pengguna dengan sistem. Seiring meningkatnya jumlah insiden kebocoran data kredensial di berbagai platform digital, serangan credential stuffing menjadi salah satu metode serangan yang paling sering digunakan untuk memperoleh akses tidak sah ke akun pengguna. Serangan ini memanfaatkan kombinasi kredensial hasil kebocoran sebelumnya dan dieksekusi secara otomatis dalam skala besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketahanan mekanisme autentikasi pada sistem login multi-user terhadap serangan credential stuffing melalui pendekatan analisis keamanan. Analisis dilakukan dengan mengkaji respons sistem login terhadap simulasi serangan otomatis serta menilai efektivitas penerapan mekanisme autentikasi berlapis. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem login yang hanya mengandalkan autentikasi satu faktor memiliki tingkat kerentanan yang tinggi, sedangkan penerapan autentikasi berlapis mampu meningkatkan ketahanan sistem secara signifikan terhadap upaya akses tidak sah. Temuan ini menegaskan bahwa autentikasi berlapis merupakan strategi yang relevan dan efektif dalam meminimalkan risiko serangan credential stuffing pada sistem login multi-user.</p> <p><em>Authentication mechanisms play a vital role in controlling access to web-based applications, as they regulate user interaction with protected resources. The increasing number of credential leakage incidents across digital platforms has led to the widespread use of credential stuffing attacks, which exploit previously compromised login data to gain unauthorized access automatically and at scale. This study aims to evaluate the resilience of multi-user login authentication mechanisms against credential stuffing attacks through a security analysis approach. The evaluation is conducted by examining system responses to automated attack simulations and assessing the effectiveness of layered authentication mechanisms. The results demonstrate that login systems relying solely on single-factor authentication exhibit a high level of vulnerability, whereas layered authentication significantly enhances system resistance to unauthorized access attempts. These findings confirm that layered authentication is an effective strategy for mitigating credential stuffing threats in multiuser login environments.</em></p> Rakhmadi Rahman, Nabigha Nailatul Saida, Afrianda Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18463 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH LATIHAN DENGAN METODE CIRCUIT TRAINING TERHADAP MASSA OTOT WANITA USIA DEWASA (19-44 TAHUN) PESERTA ATLAS SPORTS CLUB KOTA MALANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18741 <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan circuit training terhadap massa otot wanita usia dewasa (19-44 tahun) peserta Atlas Sports Club Kota Malang, di mana gaya hidup sedenter menyebabkan penurunan massa otot akibat rendahnya aktivitas fisik (38% wanita secara global, WHO 2024). Dilaksanakan dengan desain pre-eksperimen one group pretest-posttest pada 15 subjek (rata-rata usia 32 tahun), intervensi selama 4 minggu (16 sesi, 5 stasiun latihan free weight dan bodyweight, intensitas 40-85%, durasi 30 detik/stasiun dengan istirahat minimal), pengukuran massa otot menggunakan Tanita DC-360 P, serta analisis data melalui uji Shapiro-Wilk dan Paired Sample T-Test dengan SPSS 25. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan massa otot sebesar 0,73 kg, dengan seluruh subjek mempertahankan klasifikasi "lebih" sesuai Body Spec 2025, didukung mekanisme fisiologis seperti aktivasi jalur mTORC1, sintesis protein, dan adaptasi seluler. Disimpulkan bahwa circuit training efektif sebagai intervensi untuk meningkatkan massa otot wanita usia produktif; direkomendasikan integrasi dalam program kebugaran dan penelitian lanjutan yang mengontrol variabel nutrisi.</p> Alvin Diva Leandre, Olivia Andiana Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18741 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN TERHADAP PROSES PERSALINAN PADA IBU PRIMIGRAVIDA DI KLINIK BERSALIN KELUARGA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18954 <p>Kehamilan dan melahirkan merupakan perjuangan penuh risiko bagi seorang perempuan, sehingga peristiwa ini akan menambah intensitas emosi dan tekanan batin bagi setiap perempuan. Perasaan cemas seringkali menyertai pada masa kehamilan dan akan mencapai puncaknya pada saat persalinan. Persalinan menjadi suatu pengalaman yang membutuhkan kerja keras dan perjuangan yang melelahkan bagi perempuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan terhadap proses persalinan pada ibu primigravida. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan menggunakan desain crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah seluruh ibu primigravida trimester III yang datang untuk melakukan persalinan di Klinik Bersalin Keluarga sebanyak 45 orang terhitung bulan Februari – April 2025. Sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan rumus slovin dengan jumlah sampel sebanyak 31 orang. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji chisquare. Hasil analisis bivariat dengan uji chisquare menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat kecemasan terhadap proses persalinan pada ibu primigravida (p=0,001). Disarankan Bagi pelayanan kesehatan dapat memberikan informasi yang terkait dengan proses persalinan dan faktor-faktor lain yang dapat memberikan kesiapan yang baik pada ibu trimester III agar persalinan berjalan dengan baik</p> Irna Sartika, Corry Nova Adelina Manurung, Niko Hutama Manalu Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18954 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 VIRUS ILMU PENGETAHUAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19308 <p>Ilmu pengetahuan memiliki karakteristik yang menyerupai virus, yakni mampu menyebar dengan cepat, beradaptasi dengan lingkungan, dan memengaruhi cara berpikir serta perilaku manusia. Artikel ini membahas konsep “virus ilmu pengetahuan” sebagai metafora penyebaran ide, informasi, dan pemahaman ilmiah dalam kehidupan sosial. Melalui pendekatan kualitatif dan studi literatur, penelitian ini menganalisis bagaimana ilmu pengetahuan dapat berkembang secara positif sebagai sarana pencerahan, inovasi, dan kemajuan peradaban, sekaligus berpotensi menimbulkan dampak negatif ketika disalahgunakan atau disebarkan tanpa landasan etika dan validitas ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa percepatan teknologi informasi memperkuat daya sebar ilmu pengetahuan layaknya virus, menjadikannya mudah diakses namun juga rentan terhadap distorsi dan misinformasi. Oleh karena itu, diperlukan literasi kritis dan tanggung jawab moral dalam produksi serta distribusi ilmu pengetahuan. Kesimpulannya, “virus ilmu pengetahuan” dapat menjadi kekuatan konstruktif bagi masyarakat apabila dikelola secara bijak, kritis, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.</p> Dede Rubai Misbahul Alam, Muhamad Indra Komara, Rulli Imanudin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19308 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN POLA HIDUP SEHAT PADA LANSIA DENGAN MASALAH PERAWATAN JANTUNG DI RUMAH SAKIT PANTI WILASA Dr CIPTO SEMARANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19444 <p>Latar belakang: Lansia merupakan salah satu kelompok masyarakat rentan yang mengalami berbagai masalah kesehatan dan penurunan kualitas hidup. Masalah yang sering dihadapi oleh lansia meliputi berbagai penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, osteoporosis, penyakit jantung, dan gangguan mental. Hal tersebut wajar, karena setiap orang mengalami perubahan perilaku dan fisik saat mereka mendekati usia perkembangan tertentu dalam hidup mereka. Penurunan curah jantung mengakibatkan berkurangnya pasokan oksigen ke jaringan tubuh sehingga tubuh mengalami perfusi perifer atau sirkulasi perifer tidak terpenuhi. Sehingga dilakukan Pengabdian masyarakat dan kegiatan sosialisasi langsung kepada masyarakat, khususnya yang masih jauh dari fasilitas kesehatan atau media informasi, akan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi kesehatan, terkait kesehatan jantung khusus pada lansia. Tujuan: Edukasi tentang Penerapan pola hidup sehat pada lansia dengan masalah perawatan jantung.&nbsp; Metode: Penelitian ini dibuat dengan menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif. Fokus utama dalam dalam penelitian adalah penerapan pola hidup sehat pada lansia yang mengalami penurunan curah jantung, di Rumah Sakit Panti wilasa Dr, Cipto. Terdapat 2 pasien yang menjadi subjek, Instrumen dalam studi kasus ini menggunakan format pengkajian asuhan keperawatan stase gerontik Hasil: Setelah dilakukan implementasi keperawatan tentang edukasi pola hidup sehat pada lansia yang mengalami masalah perawatan jantung, pasien dan keluarga pasien sangat mengerti dan memahami tentang edukasi yang diberikan serta menambah pengetahuan tentang pentingnya untuk menjaga polah hidup sehat, mengonsumsi makanan yang sehat, menghindari polusi atau asap rokok, dan melakukan olahraga yang cukup, untuk kesehatan tubuh maupun jantung. Kesimpulan: setelah diberikan edukasi pola hidup sehat, pasien dan keluarga dapat memahami dan mengerti pentingnya menjaga polah hidup sehat untuk kesehatan jantung, sehingga mereka dapat meningkatkan pola hidup sehat yang lebih baik.</p> <p><em>Background: The elderly are one of the vulnerable groups of society who experience various health problems and decreased quality of life. Problems often faced by the elderly include various chronic diseases such as hypertension, diabetes, osteoporosis, heart disease, and mental disorders. This is normal, because everyone experiences behavioral and physical changes as they approach a certain age of development in their lives. Decreased cardiac output results in reduced oxygen supply to body tissues so that the body experiences peripheral perfusion or peripheral circulation is not fulfilled. Therefore, community service and direct socialization activities are carried out to the community, especially those who are still far from health facilities or information media, which will be able to help the community obtain health information, related to heart health specifically in the elderly. Objective: Education about the Application of a healthy lifestyle in the elderly with heart care problems Method: This study was conducted using a case study approach with a descriptive method. The main focus in the study is the application of a healthy lifestyle in the elderly who experience decreased cardiac output, at Panti Wilasa Dr. Cipto Hospital. There are 2 patients who are subjects, the instrument in this case study uses the format of nursing care assessment of geriatric stage Results: After the implementation of nursing about healthy lifestyle education in the elderly who experience heart care problems, patients and their families really understand and comprehend the education provided and increase knowledge about the importance of maintaining a healthy lifestyle, consuming healthy food, avoiding pollution or cigarette smoke, and doing enough exercise, for body and heart health. Conclusion: after being given healthy lifestyle education, patients and their families can understand and comprehend the importance of maintaining a healthy lifestyle for heart health, so that they can improve a better healthy lifestyle.</em></p> Oklin Solissa, Sonhaji Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19444 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 REFLEKSI SOSIAL DAN PSIKOLOGIS TOKOH ANAK DALAM CERPEN: SEBUAH ANALISIS SOSIOPSIKOLOGIS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18530 <p>Sastra anak memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembentukan karakter, sikap sosial dan perkembangan emosi anak. Umumnya, cerpen anak represen realitas sosial yang dekat dalam kehidupan sehari-hari dan menggambarkan kondisi psikologis tokoh dengan sederhana namun bernuansa. Oleh karena itu, tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis cerpen anak dengan menggunakan pendekatan sosiopsikologis, yang memfokuskan keterkaitan antara kondisi sosial dan aspek psikologis tokoh dalam karya sastra.. Berdasarkan hasil analisis, cerpen anak dapat menjadi media penyampaian nilai empati, tanggung jawab dan kepedulian sosial. Setelah melakukan keseluruhan pengamatan cerpen anak berjudul ayah saya orang super. Inilah alasan relevansi pendekatan sosiopsikologis yang dapat digunakan dalam pembelajaran apresiasi sastra anak di sekolah dasar.</p> Danin Shafana Ifra, Mutia Ira Amilia, Lina Putriyanti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18530 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 KESESUAIAN PROGRAM PENDIDIKAN DENGAN KEBUTUHAN MASYARAKAT DAN DUNIA KERJA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18833 <p>Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi keterkaitan antara program pendidikan dan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja di tengah pesatnya kemajuan teknologi dan digitalisasi. Melalui penelitian yang berlandaskan tinjauan literatur, studi ini mengidentifikasi berbagai sumber ilmiah, dokumen kebijakan, dan hasil riset yang berkaitan dengan relevansi kurikulum, kemampuan lulusan, dan tuntutan dari industri modern. Temuan dari penelitian ini menunjukkan adanya kesenjangan antara keterampilan yang diajarkan di institusi pendidikan dan yang dibutuhkan di lapangan, khususnya pada aspek literasi digital, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan. Kurangnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan sektor industri juga menjadi salah satu penghalang dalam menciptakan lulusan yang siap untuk bekerja. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berbasis masalah, serta metode berbasis kompetensi diusulkan sebagai langkah untuk mengaitkan teori dengan praktik. Penelitian ini menekankan pentingnya melakukan evaluasi program pendidikan secara rutin, memperbarui kurikulum, dan memperkuat kemitraan dengan dunia industri. Keterkaitan pendidikan sangat penting untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, mampu beradaptasi, dan dapat memberikan kontribusi untuk pembangunan masyarakat serta peningkatan daya saing bangsa.</p> Nurul Hidayah, Luluk Latifah, Anni Mustawfiroh Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18833 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 REKONTRUKSI TUJUAN PENDIDKAN ISLAM DALAM ERA LOBALISASI : TELAAH FILOSOFIS TERHADAP TANGTANGAN DAN PELUANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19164 <p>Globalisasi telah secara signifikan mengubah banyak aspek kehidupan manusia, termasuk sistem pendidikan Islam, yang harus terus relevan, fleksibel, dan peka terhadap tuntutan dunia kontemporer. Pendidikan Islam, yang secara tradisional berfokus pada pengembangan moralitas, spiritualitas, dan kesempurnaan manusia (al-insān al-kāmil), saat ini dihadapkan pada isu-isu baru seperti kemerosotan moral, krisis identitas, infiltrasi budaya global, dan tuntutan kompetensi abad ke-21. Tuntutan ini menyoroti perlunya mendefinisikan kembali tujuan pendidikan Islam untuk mencapai keseimbangan antara nilai-nilai transendental dan keprihatinan kontemporer. Studi ini menggunakan metode filosofis yang mencakup aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis untuk menyelidiki rekonstruksi tujuan pendidikan Islam. Globalisasi menghadirkan tantangan signifikan terkait perubahan sosial, etika digital, dan terkikisnya nilai-nilai agama di kalangan generasi muda, tetapi juga menghadirkan peluang untuk integrasi ilmu pengetahuan, inovasi teknologi digital, dan pertumbuhan jaringan akademik. Tujuan studi ini adalah untuk menyediakan kerangka konseptual yang menyeluruh untuk merekonstruksi tujuan pendidikan Islam dengan cara yang lebih aplikatif, kontekstual, dan futuristik. Hal ini akan membantu membentuk generasi Muslim yang kompetitif di pasar global, memiliki karakter moral, dan berkontribusi pada peradaban modern.</p> <p><em>Globalization has significantly transformed many aspects of human life, including the Islamic education system, which must remain relevant, flexible, and sensitive to the demands of the contemporary world. Islamic education, which traditionally focused on developing morality, spirituality, and human perfection (al-insān al-kāmil), is currently faced with new issues such as moral decline, identity crisis, global cultural infiltration, and the demands of 21st-century competencies. These demands highlight the need to redefine the goals of Islamic education to achieve a balance between transcendental values and maintaining contemporary relevance. This study uses philosophical methods encompassing ontological, epistemological, and axiological aspects to investigate the reconstruction of the goals of Islamic education. Globalization presents significant challenges related to social change, digital ethics, and the erosion of religious values among the younger generation, but also presents opportunities for the integration of science, digital technological innovation, and the growth of academic networks. The aim of this study is to provide a comprehensive conceptual framework for reconstructing the goals of Islamic education in a more applicable, contextual, and futuristic manner. This will help shape a generation of Muslims who are competitive in the global market, have moral character, and contribute to modern civilization.</em></p> Noris Soleh, Islamiyatul Jannah, Moh. Dannur Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19164 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA IPT FKIP UKAW KUPANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19392 <p>Penelitian ini mengkaji pengaruh lingkungan sosial terhadap motivasi belajar mahasiswa Pendidikan Teologi, FKIP UKAW Kupang, dengan latar belakang permasalahan berupa keberagaman lingkungan sosial seperti dukungan keluarga, sekolah, dan masyarakat yang menyebabkan variasi motivasi belajar sehingga sebagian mahasiswa antusias sementara yang lain mengalami penurunan prestasi akibat kurangnya dorongan sosial dan pengaruh negatif media digital. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh lingkungan sosial terhadap motivasi belajar mahasiswa, dengan metode kuantitatif deskriptif yang mengacu pada teori Ryan dan Deci (2000) tentang motivasi intrinsik-ekstrinsik dan Bronfenbrenner (1979) tentang interaksi sosial keluarga-sekolah-masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan sosial memiliki pengaruh positif yang signifikan dengan kontribusi sebagian dari keluarga hingga 14,5%, sekolah melalui dukungan dosen yang meningkatkan konsentrasi belajar, masyarakat yang membentuk norma positif, dan pengaruh simultan dari ketiganya mencapai 24,9% terhadap motivasi belajar dan perilaku seperti yang terlihat pada penelitian Lubis dkk. (2025) di mana siswa dengan lingkungan yang harmonis menunjukkan peningkatan prestasi 40% lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang terpapar konflik sosial, ditambah data empiris bahwa dukungan keluarga religius mengurangi ketidakaktifan hingga 30% dan hubungan teman sebaya yang sehat memperkuat ketekunan belajar menurut Robbins dan Judge (2015). Kesimpulan penelitian ini menekankan perlunya sinergi dalam lingkungan sosial yang kondusif untuk memperkuat motivasi belajar mahasiswa teologi sehingga mereka siap menjadi agen transformasi spiritual.</p> <p><em>This study examines the influence of the social environment on the learning motivation of students of Theological Education, FKIP UKAW Kupang, where the background of the problem is the diversity of social environments such as family, school and community support that causes variations in learning motivation so that some students are enthusiastic while others experience a decline in achievement due to lack of social encouragement and the negative influence of digital media. The purpose of the study is to identify the influence of the social environment on student learning motivation, with a descriptive quantitative method that relies on the theory of Ryan and Deci (2000) on intrinsic-extrinsic motivation and Bronfenbrenner (1979) on family-school-community social interactions. The results of the study show that the social environment has a significant positive effect with partial contributions from the family up to 14.5%, schools through the support of lecturers who increase learning concentration, communities that form positive norms, and the simultaneous influence of the three reaching 24.9% on learning motivation and behavior as seen in the study of Lubis et al. (2025) where students with a harmonious environment showed a 40% higher increase in achievement compared to those exposed to social conflict, plus empirical data that religious family support reduces disengagement by up to 30% and healthy peer relationships strengthen learning persistence according to Robbins and Judge (2015). The conclusion of the study emphasized the need for synergy in a conducive social environment to strengthen the motivation to learn theology students so that they are ready to become agents of spiritual transformation.</em></p> Harun Y. Natonis, Junita Mira Mangngi, Fin Melinda Dju, Welmince Pada Tagi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19392 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN DATA MINING UNTUK ANALISIS DATA AKADEMIK PADA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IPK MAHASISWA STUDI KASUS : PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS MAHAKARYA ASIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19721 <p>Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan indikator utama dalam menilai keberhasilan akademik mahasiswa di perguruan tinggi. Program Studi Sistem Informasi Universitas Mahakarya Asia memiliki volume data akademik yang besar, namun pemanfaatannya sebagai dasar pengambilan keputusan akademik masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi IPK mahasiswa dengan menerapkan teknik data mining menggunakan algoritma C4.5. Metodologi penelitian mengikuti kerangka kerja Cross-Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM) yang meliputi tahap pemahaman bisnis, pemahaman data, persiapan data, pemodelan, evaluasi, dan deployment. Dataset yang digunakan terdiri dari 500 data mahasiswa, yang setelah melalui proses preprocessing menjadi 420 data valid dengan delapan atribut independen dan satu atribut target berupa klasifikasi IPK. Hasil perhitungan entropy, gain, dan gain ratio menunjukkan bahwa atribut IP Semester 2 memiliki nilai gain ratio tertinggi sehingga terpilih sebagai simpul akar dalam pembentukan pohon keputusan. Faktor lain yang berpengaruh sebagai simpul cabang antara lain IP Semester 1, status pekerjaan, dan jalur masuk mahasiswa. Evaluasi model menggunakan confusion matrix menghasilkan nilai akurasi sebesar 88,30%, presisi 89,52%, dan recall 87,24%, yang menunjukkan bahwa model memiliki tingkat keandalan yang sangat baik. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa algoritma C4.5 efektif digunakan untuk mengidentifikasi faktor dominan yang mempengaruhi IPK mahasiswa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pihak program studi dalam merancang kebijakan akademik serta sistem peringatan dini untuk meningkatkan kualitas dan keberhasilan studi mahasiswa</p> <p><em>Grade Point Average (GPA) is a primary indicator used to measure students’ academic achievement in higher education. The Information Systems Study Program at Universitas Mahakarya Asia stores a large amount of academic data; however, its utilization for strategic academic decision-making remains limited. This study aims to analyze the factors influencing students’ GPA by applying data mining techniques using the C4.5 algorithm. The research methodology adopts the Cross-Industry Standard Process for Data Mining (CRISP-DM), which consists of business understanding, data understanding, data preparation, modeling, evaluation, and deployment stages. The dataset comprises 500 student records, which were reduced to 420 valid records after preprocessing, involving eight independent attributes and one dependent attribute in the form of GPA classification. The results of entropy, gain, and gain ratio calculations indicate that Semester 2 GPA has the highest gain ratio, making it the root node in the decision tree model. Other influential attributes identified as branch nodes include Semester 1 GPA, employment status, and admission pathway. Model evaluation using a confusion matrix yielded an accuracy of 88.30%, precision of 89.52%, and recall of 87.24%, demonstrating that the proposed model has a high level of reliability. These findings confirm that the C4.5 algorithm is effective in identifying dominant factors affecting students’ academic performance. The results are expected to serve as a reference for academic management in developing data-driven policies and early warning systems to improve students’ academic success and educational quality.</em></p> Muhammad Rizqi, Ahmad Budi trisnawan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19721 Sat, 31 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERAN PEREMPUAN DALAM PROGRAM PEMBERDAYAAN KESEJAHTERAAN KELUARGA (PKK) DESA PULAU BUKIT https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18442 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran perempuan Desa Pulau Bukit dalam menggerakkan peranya perempuan dalam pembangunan masyarakat di Desa Pulau Bukit Kecamatan Katang Bidare melaui program PKK. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif . Data dikumpulkan dengan menggunakan Teknik mengumpulkan data atau wawancara dengan di bantu oleh kajian kepustakaan wawancara langsung dilakukan dengan pengurus PKK Desa Pulau Bukit Kecamatan Katang Bidare , termasuk Ketua PKK, anggota pengurus PKK, dan masyarakat. Peneltian ini menggunakan Teori interaksionisme simbolik dikembangkan oleh George Herbert Mead, Teori ini menjelaskan bagaimana orang berinteraksi dengan orang lain untuk membangun diri mereka sendiri. Teori ini menekankan betapa pentingnya interaksi simbolik dalam proses pengembangan diri dalam pemberdayaan.</p> <p><em>The aim of this study is to describe the role of women in the development of women's role in community development in the village of Bukit Kecamatan Katang Bidare. The research approach used is qualitative with descriptive design. Data collected using data collection techniques or interviews with the help of a library study direct interviews were conducted with the PKK manager of Pulau Bukit Kecamatan Katang Bidare village, including the PKK chief, members of the PKK managers, and the public. This interpretation uses the Theory of Symbolic Interactionism developed by George Herbert Mead, which explains how people interact with others to build themselves. This theory emphasizes the importance of symbolic interaction in the process of self-development in empowerment.</em></p> Daniati, Ella Selselviana, Anissa Valentina Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18442 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS TINGKAT KESADARAN KEAMANAN SIBER PENGGUNA TERHADAP ANCAMAN SCIAL ENGINEERING https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18687 <p>Perkembangan teknologi informasi yang pesat menyebabkan meningkatnya ancaman keamanan siber, salah satunya adalah serangan social engineering. Serangan ini memanfaatkan manipulasi psikologis pengguna untuk memperoleh informasi sensitif, sehingga faktor manusia menjadi titik lemah utama dalam sistem keamanan siber. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran keamanan siber pengguna terhadap ancaman social engineering berdasarkan dimensi pengetahuan, sikap, dan perilaku. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dengan menganalisis lima jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran keamanan siber pengguna berada pada kategori sedang. Pengguna umumnya memiliki pengetahuan dasar mengenai social engineering, namun penerapan perilaku keamanan yang konsisten masih rendah. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku pengguna dalam menghadapi ancaman social engineering. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kesadaran keamanan siber melalui edukasi dan pelatihan yang berkelanjutan guna mengurangi risiko serangan social engineering.</p> <p><em>The rapid development of information technology has led to an increase in cybersecurity threats, particularly social engineering attacks. These attacks exploit human psychological vulnerabilities to obtain sensitive information, making the human factor the weakest link in cybersecurity systems. This study aims to analyze the level of users’ cybersecurity awareness toward social engineering threats based on the dimensions of knowledge, attitude, and behavior. The research employs a qualitative descriptive approach through a literature review by analyzing five relevant academic journals. The results indicate that users’ cybersecurity awareness is generally at a moderate level. Although users possess basic knowledge of social engineering, consistent implementation of secure behavior remains limited. This finding highlights a gap between users’ knowledge and their actual behavior in responding to social engineering threats. Therefore, continuous cybersecurity education and training are essential to improve user awareness and reduce the risk of social engineering attacks.</em></p> Nurul Fauziah, Nur Annisa Afriliyani Anwar, Farhan Fachruddin, Rakhmadi Rahman Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18687 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGGUNAAN LAHAN, DEGRADASI COMMONS, DAN RISIKO BANJIR DI INDONESIA: TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN PADA BENCANA SUMATERA 2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18915 <p>Aktivitas bisnis berbasis eksploitasi sumber daya alam memiliki keterkaitan erat dengan meningkatnya degradasi lingkungan di Indonesia, terutama ketika pelaksanaan Corporate Social Responsibility (CSR) tidak dijalankan secara substantif. Kajian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan CSR dalam mencegah kerusakan lingkungan akibat aktivitas korporasi. Fokus pembahasan diarahkan pada kontribusi aktivitas bisnis terhadap degradasi lingkungan, pola pelaksanaan CSR oleh perusahaan, serta faktor penyebab CSR belum mampu menekan dampak sosial dan ekologis yang muncul. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode yuridis normatif dan konseptual. Data diperoleh melalui studi kepustakaan yang meliputi peraturan perundang-undangan, literatur ilmiah, serta dokumen relevan terkait praktik CSR dan pengelolaan lingkungan. Perspektif tragedy of the commons digunakan sebagai kerangka analisis untuk menjelaskan kecenderungan eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya bersama akibat lemahnya pengelolaan kolektif dan penegakan hukum. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelaksanaan CSR di Indonesia masih bersifat formalitas dan menekankan kepatuhan administratif serta pencitraan perusahaan. Program CSR umumnya jangka pendek, tidak berkelanjutan, dan tidak terintegrasi dengan kegiatan inti perusahaan sebagai sumber utama kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, CSR tidak dapat berdiri sendiri sebagai instrumen perlindungan lingkungan tanpa dukungan regulasi tegas, penegakan hukum konsisten, serta pengelolaan sumber daya alam yang kolektif dan berkelanjutan.</p> <p><em>Business activities based on natural resource exploitation are closely linked to increasing environmental degradation in Indonesia, particularly when Corporate Social Responsibility (CSR) is not implemented substantively. This study examines the effectiveness of CSR in preventing environmental damage caused by corporate activities. The analysis focuses on the contribution of business practices to environmental degradation, patterns of CSR implementation, and factors limiting CSR’s capacity to mitigate social and ecological impacts. This study adopts a qualitative descriptive approach using normative juridical and conceptual methods. Data were obtained through a literature review of laws and regulations, academic studies, and relevant documents on CSR practices and environmental management. The tragedy of the commons framework is applied to explain excessive exploitation of shared resources resulting from weak collective governance and law enforcement. The findings reveal that CSR in Indonesia remains largely formalistic, emphasizing administrative compliance and corporate image-building rather than sustainability. CSR initiatives are generally short-term, lack integration with core business activities, and fail to address the root causes of environmental degradation. Consequently, CSR cannot function as a standalone environmental protection instrument without strong regulation, consistent law enforcement, and collective, sustainable natural resource governance.</em></p> Faisal Karim Jafar Khan Maskatie, Ovalia Rukmana Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18915 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PERAN PROSES KOGNITIF DALAM PRODUKSI DAN PEMAHAMAN BAHASA: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19264 <p>Psikolinguistik memandang bahasa sebagai hasil dari proses mental yang kompleks dan terorganisasi dalam sistem kognitif manusia. Produksi dan pemahaman bahasa tidak terjadi secara otomatis, melainkan melibatkan berbagai proses kognitif seperti persepsi, perhatian, memori, dan penalaran. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran proses kognitif dalam produksi dan pemahaman bahasa dari perspektif psikolinguistik. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional yang relevan dengan kajian psikolinguistik. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses kognitif berperan penting pada setiap tahapan berbahasa, mulai dari perencanaan pesan, pemilihan leksikal, penyusunan struktur sintaksis, hingga proses pemaknaan ujaran atau teks. Pemahaman terhadap mekanisme kognitif ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan teori psikolinguistik serta menjadi dasar dalam merancang pembelajaran bahasa yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik kognitif pembelajar.</p> <p><em>Psycholinguistics views language as the result of complex and well-organized mental processes within the human cognitive system. Language production and comprehension do not occur automatically but involve various cognitive processes such as perception, attention, memory, and reasoning. This article aims to examine the role of cognitive processes in language production and comprehension from a psycholinguistic perspective. This study employs a literature review method by analyzing relevant national and international scholarly articles in the field of psycholinguistics. The findings indicate that cognitive processes play a crucial role at every stage of language use, including message planning, lexical selection, syntactic structuring, and meaning interpretation of spoken or written language. Understanding these cognitive mechanisms contributes significantly to the development of psycholinguistic theory and provides a foundation for designing more effective language learning practices that align with learners’ cognitive characteristics.</em></p> Ageng putri syahira, Alza Maghfiza Ad, Fatmawati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19264 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI MODEL DEEP LEARNING DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM: STUDI KASUS MATERI MUNCULNYA GERAKAN PEMBARUAN ISLAM DI MADRASAH ALIYAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19441 <p>Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di Madrasah Aliyah menghadapi tantangan dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif dan bermakna. Penelitian ini menganalisis implementasi model Deep Learning dengan pendekatan Mindful, Meaningful, dan Joyful Learning dalam pembelajaran SKI materi Munculnya Gerakan Pembaruan Islam. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi partisipatif dan wawancara mendalam di MA Al-Ishlah. Hasil menunjukkan pembelajaran menghadapi paradoks antara kekuatan internalisasi nilai (ibrah) dengan kelemahan interaktivitas. Model Deep Learning melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan analisis timeline berhasil meningkatkan pemahaman konseptual peserta didik. Namun masih terkendala stigma SKI sebagai mata pelajaran hafalan, keterbatasan media interaktif, dan distorsi sejarah di era digital. Penelitian merekomendasikan pengembangan metode naratif-dialogis, optimalisasi teknologi, dan kontekstualisasi nilai pembaruan dengan kehidupan peserta didik.</p> <p><em>Islamic Cultural History (SKI) learning in Madrasah Aliyah faces challenges in creating interactive and meaningful learning. This research analyzes the implementation of the Deep Learning model with Mindful, Meaningful, and Joyful Learning approaches in SKI learning on the Emergence of Islamic Reform Movements material. The research method uses a descriptive qualitative approach with participatory observation and in-depth interviews at MA Al-Ishlah. The results show that learning faces a paradox between the strength of value internalization (ibrah) and the weakness of interactivity. The Deep Learning model through interactive lectures, group discussions, and timeline analysis successfully increases students' conceptual understanding. However, it is still constrained by the stigma of SKI as a memorization subject, limited interactive media, and historical distortion in the digital era. This research recommends developing narrative-dialogical methods, optimizing technology, and contextualizing reform values with students' lives.</em></p> Moh Yusup Saepuloh Jamal, Alfan Juniana Mubarok, Muhammad Azmi Firdaus, Nurrohman Hidayat, Syifa Laela Urrohmah, Rika, Nazwa Nur Sazida, Cica Rahmania, Sri Dewi Julaeha Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19441 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS LOG SERVER UNTUK MENDETEKSI POLA SERANGAN BRUTE FORCE DAN DICTIONARY ATTACK PADA APLIKASI WEB https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18521 <p>Mekanisme autentikasi pada aplikasi web adalah sasaran utama dalam berbagai serangan siber, dengan Brute Force dan Dictionary Attack sebagai ancaman yang paling persisten. Penelitian ini memberikan analisis forensik yangmendalam terhadap log server web (Apache dan Nginx) guna mengidentifikasi karakteristik khusus dari kedua serangan tersebut. Melalui simulasi terkendali dan menggunakan alat penetrasi standar industri seperti Hydra, penelitian ini menganalisis struktur serangan pada lapisan aplikasi (Layer 7). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Brute Force dan Dictionary Attack memiliki jejak digital yang dapat diidentifikasi secara statistik melalui analisis varians waktu antar-permintaan (Inter-Arrival Time) dan distribusi ukuran respons. Penelitian ini juga menyarankan suatu&nbsp; kerangka kerja deteksi yang menggunakan ELK Stack dan algoritma Random Forest, yang terbukti lebih efektif dalam mengurangi tingkat positif palsu (false positive) dibandingkan dengan metode tradisional yang berbasis ambang batas.</p> Abdul Fathir Zain, Putri Nabila, Rakhmadi Rahman Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18521 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 BANGUNAN HUKUM ISLAM DALAM PRAKTIK PERADILAN AGAMA: ANALISIS PUTUSAN PENGADILAN AGAMA DAN MAHKAMAH AGUNG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18809 <p>Peradilan Agama merupakan salah satu lembaga yang menjalankan kekuasaan kehakiman di Indonesia, dengan tugas khusus untuk menangani berbagai perkara yang berkaitan dengan umat Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik peradilan agama melalui studi kasus putusan Pengadilan Agama (PA) dan Mahkamah Agung (MA), khususnya terkait penerapan hukum Islam dan hukum acara peradilan agama. Dalam penelitian ini, penulis menerapkan metode penelitian hukum normatif, yang mencakup pendekatan legislatif dan pendekatan kasus sebagai sarana untuk menganalisis materi yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik peradilan agama pada umumnya telah berjalan sesuai dengan kerangka hukum nasional dan Kompilasi Hukum Islam (KHI), namun masih ditemukan perbedaan penafsiran hukum antara PA dan MA. Perbedaan tersebut mencerminkan dinamika penemuan hukum oleh hakim, yang di satu sisi memperkaya khazanah hukum Islam, namun di sisi lain berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan yurisprudensi dan peningkatan kualitas pertimbangan hukum hakim dalam praktik peradilan agama.</p> <p><em>Religious courts are one of the institutions that exercise judicial power in Indonesia, with the specific task of handling various cases related to Muslims. This study aims to analyze the practice of religious courts through a case study of decisions made by religious courts (PA) and the Supreme Court (MA), particularly in relation to the application of Islamic law and religious court procedures. In this study, the author applies a normative legal research method, which includes a legislative approach and a case approach as a means of analyzing the existing material. The results of the study show that the practice of religious courts has generally been in accordance with the national legal framework and the Compilation of Islamic Law (KHI), but there are still differences in legal interpretation between the PA and the MA. These differences reflect the dynamics of judicial discovery by judges, which on the one hand enriches the body of Islamic law, but on the other hand has the potential to create legal uncertainty. Therefore, it is necessary to strengthen jurisprudence and improve the quality of judges' legal considerations in religious court practice.</em></p> Richa Ardelila Hutabarat, Eva Yanti, Uswatun Hasanah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18809 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ETIKA GURU DALAM PENERAPAN HUKUMAN EDUKATIF https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19158 <p>Pendidikan bukan hanya soal memberikan ilmu, tetapi juga tentang membentuk karakter dan kedisiplinan siswa. Saat ini, guru di Indonesia menghadapi tantangan besar karena adanya ketakutan akan dipidanakan (kriminalisasi) saat memberikan hukuman disiplin kepada siswa. Artikel ini membahas bagaimana guru dapat memberikan hukuman yang benar tanpa melanggar hukum atau menyakiti siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukuman di sekolah harus bersifat edukatif , bukan hukuman fisik atau tindakan yang merendahkan martabat. Hukuman yang baik bertujuan untuk memperbaiki perilaku, menanamkan rasa tanggung jawab, dan membantu siswa belajar dari kesalahannya. Secara hukum, guru sebenarnya dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 selama tindakan disiplin tersebut dilakukan sesuai kode etik dan aturan sekolah. Sebagai solusi untuk menghindari konflik antara guru dan orang tua, artikel ini menyarankan pendekatan Restorative Justice. Pendekatan ini lebih mengutamakan dialog dan perbaikan hubungan daripada sekadar memberi sanksi. Dengan memahami batasan etika dan hukum ini, diharapkan guru dapat tetap mendidik dengan tegas namun tetap aman dan manusiawi.</p> <p><em>Education is not only about transferring knowledge, but also about shaping students' character and discipline. Currently, teachers in Indonesia face a significant challenge due to the fear of criminalization when applying disciplinary punishments to students. This article discusses how teachers can provide appropriate punishment without violating the law or harming students. The results of the study indicate that school punishments must be educatif, rather than physical or degrading to human dignity. Effective punishment aims to improve behavior, instill a sense of responsibility, and help students learn from their mistakes. Legally, teachers are protected by Law Number 14 of 2005 (Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005) as long as the disciplinary actions are carried out in accordance with professional codes of ethics and school regulations. As a solution to avoid conflicts between teachers and parents, this article suggests the Restorative Justice approach. This approach prioritizes dialogue and the restoration of relationships rather than merely imposing sanctions. By understanding these ethical and legal boundaries, it is expected that teachers can continue to educate firmly while remaining safe and humane.</em></p> Kecia Elisabhet, Wirdatul Jannah, Perawati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19158 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 POLITIK LINGKUNGAN KRITIS DI PAPUA: STUDI KASUS KOTA MERAUKE https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19382 <p>Politik lingkungan di Papua, khususnya di Kota Merauke, memperlihatkan relasi kekuasaan yang kompleks antara negara, korporasi, dan masyarakat adat dalam pengelolaan sumber daya alam. Merauke diposisikan sebagai wilayah strategis dalam agenda pembangunan nasional, terutama melalui pengembangan pertanian dan perkebunan skala besar. Namun, pembangunan tersebut memicu berbagai persoalan ekologis dan sosial, seperti alih fungsi hutan, degradasi lingkungan, konflik agraria, serta marginalisasi masyarakat adat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dinamika politik lingkungan di Merauke menggunakan pendekatan politik lingkungan kritis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi pustaka terhadap buku, artikel jurnal, laporan organisasi masyarakat sipil, dan dokumen kebijakan terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa politik lingkungan di Merauke ditandai oleh ketimpangan kekuasaan, dominasi negara dan korporasi, serta lemahnya pengakuan terhadap hak-hak masyarakat adat. Artikel ini menyimpulkan bahwa pengelolaan lingkungan di Merauke memerlukan perubahan paradigma pembangunan menuju pendekatan yang berkeadilan ekologis, partisipatif, dan berbasis pengakuan hak masyarakat adat.</p> Lambertina Rumkorem Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19382 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI AUTOGENIK TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN KASUS HIPERTENSI DI PUSKESMAS KEDUNG MUNDU SEMARANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19602 <p>Hipertensi merupakan suatau keadaan yang sering dialami oleh lansia, dengan bertambahnya umur mengakibatkan tekanan darah meningkat, karena dinding arteri pada usia lanjut atau lansia akan mengalami penebalan yang mengakibatkan penumpukan zat kolagen pada lapisan otot, sehingga pembuluh darah akan berangsur angsur menyempit dan menjadi kaku. Terapi relaksasi autogenik merupakah salah satu teknik yang dapat membuat individu merasakan ketenangan, nyaman, rilek sehingga mampu menurunkan tekanan darah. Metode Penelitian ini menggunakan jenis penulisan deskriptif dalam bentuk studi kasus dengan menggunakan pendekatan asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan atau intervensi, pelaksanaan, dan evaluasi. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi efektivitas terapi teknik relaksasi autogenik terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Puskesmas Kedung Mundu. Hasil penleitian menunjukkan bahwa penerapan teknik relaksasi autogenik yang terbukti mampu merilekskan otot-otot, mengurangi nyeri, mengurangi ketegangan, menenangkan pikiran, menurunkan stres serta individu dapat merasakan kedamain, merasakan sensasi tenang, ringan, hangat dan nyaman sehingga dapat menurunkan tekanan darah pada pasien Tn. S dari hasil pemeriksaan awal 160/90 mmhg setelah dilakukan intervensi menjadi 130/80 mmhg hal ini menunjukkan hasil yang signifikan relatif bagus.</p> <p><em>Hypertension is a condition often experienced by the elderly. Increasing age causes blood pressure to increase because the walls of the arteries in old age will thicken, causing collagen to build up in the muscle layer, causing the blood vessels to gradually narrow and stiffen. Autogenic relaxation therapy is one technique that can make individuals feel calm, comfortable, and relaxed, thereby lowering blood pressure. This research method uses descriptive writing in the form of a case study using a family nursing care approach that includes assessment, nursing diagnosis, planning or intervention, implementation, and evaluation. The purpose of this case study is to determine and evaluate the effectiveness of autogenic relaxation technique therapy on reducing blood pressure in elderly people with hypertension at the Kedung Mundu Community Health Center. The results of the study showed that the application of autogenic relaxation techniques was proven to be able to relax muscles, reduce pain, reduce tension, calm the mind, reduce stress and individuals can feel peace, feel a calm, light, warm and comfortable sensation so that it can reduce blood pressure in patient Mr. S from the initial examination results of 160/90 mmhg after the intervention to 130/80 mmhg this shows a relatively good significant result.</em></p> Juli Marjaya Zai, Fery Agusman M.M. M. Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19602 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 OPTIMALISASI PEMANFAATAN SUMBER DAYA ALAM SEBAGAI SUMBER ENERGI UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN ENERGI NASIONAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18397 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam sebagai sumber energi dalam mendukung ketahanan energi nasional. Ketahanan energi menjadi isu strategis karena berkaitan dengan ketersediaan, keberlanjutan, dan kemandirian energi suatu negara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder, meliputi buku ilmiah, jurnal nasional dan internasional, laporan kebijakan, serta dokumen resmi pemerintah yang relevan dengan sektor energi dan pengelolaan sumber daya alam. Data tersebut dianalisis menggunakan analisis kualitatif melalui proses pengkajian, perbandingan, dan penafsiran untuk mengidentifikasi pola, konsep, serta strategi pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pemanfaatan sumber daya alam, khususnya energi terbarukan, berkontribusi signifikan terhadap pengurangan ketergantungan pada energi fosil dan impor energi, serta memperkuat kemandirian energi nasional. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan optimalisasi sumber daya alam sebagai sumber energi sangat dipengaruhi oleh dukungan kebijakan pemerintah, kesiapan teknologi, investasi, dan sinergi antar pemangku kepentingan dalam rangka mewujudkan ketahanan energi nasional yang berkelanjutan.</p> Muhammad Genta Gautama, Alieftiyani Paramita Gobel Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18397 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 GURU SEBAGAI PEMBELAJAR SEPANJANG HAYAT: PARADIGMA BARU PROFESIONALISME KEGURUAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18616 <p>Profesionalisme guru di era pendidikan modern tidak lagi dipahami sebagai capaian statis, melainkan sebagai proses berkselanjutan yang menuntut pembaruan kompetensi secara terus-menerus. Berbagai kajian menunjukkan pentingnya pembelajaran sepanjang hayat bagi guru, namun masih terbatas pembahasan komprehensif yang mengaitkannya secara sistematis dengan paradigma baru profesisonalisme keguruan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep guru sebagai pembelajar sepanjang hayat serta implikasinya terhadap penguatan profesionalisme guru dalam konteks perubahan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui penelusuran literatur berupa buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif melalui klasifikasi tema, sintesis, dan triangulasi sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru sebagai pembelajar sepanjang hayat berperan signifikan dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, memperkuat adaptasi terhadap perubahan kurikulum dan teknologi, serta membangun budaya belajar kolaboratif di sekolah. Namun, implementasinya masih dihadapkan pada keterbatasan waktu, beban administrasi, dan dukungan institusional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran sepanjang hayat merupakan fondasi penting profesionalisme keguruan dan memerlukan dukungan kebijakan serta manajemen pendidikan yang berkelanjutan agar dapat diimplementasikan secara optimal.</p> Muhammad hasby Al Farel , Wati Darwati, Ageng Bimantoro , Abdul Azis Khoiri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18616 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 SOSIALISASI ANTI-BULLYING DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN TAHFIDZ QUR'AN AL KAHFI PEKANBARU https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18876 <p>Bullying merupakan permasalahan serius yang masih sering terjadi di lingkungan pendidikan dan berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis serta sosial peserta didik. Fenomena ini tidak hanya ditemukan di sekolah formal, tetapi juga berpotensi terjadi di lembaga pendidikan berbasis keagamaan seperti pondok pesantren. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan sosialisasi anti-bullying yang dilakukan oleh mahasiswi Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) di Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Al Kahfi Pekanbaru sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Metode yang digunakan adalah sosialisasi edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak negatif yang ditimbulkan, serta pentingnya penanaman nilai empati dan sikap saling menghormati. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menciptakan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.</p> <p><em>Bullying is a serious issue that still frequently occurs in educational environments and has negative impacts on the psychological and social development of students. This phenomenon is not only found in formal schools but can also potentially occur in religious-based educational institutions such as Islamic boarding schools. This article aims to describe the implementation of an anti-bullying socialization program conducted by female students of Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) at Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Al Kahfi Pekanbaru as a form of community service. The method used was an educational and participatory socialization approach through the delivery of material, discussions, and question-and-answer sessions. The results of the activity indicate an improvement in students’ understanding of the definition of bullying, the various forms of bullying, the negative impacts caused, as well as the importance of instilling values of empathy and mutual respect. This activity is expected to serve as a preventive step in creating a safe, comfortable, and bullying-free pesantren environment.</em></p> Muhammad Rifal Pratama, Vini Apriani, Ilham Hudi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18876 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH BUNUH DIRI DI KALANGAN MAHASISWA IAKN KUPANG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19243 <p>Fenomena yang terjadi pada mahasiswa menunjukan banyaknya kasus bunuh diri yang terjadi di Indonesia, terkhususnya di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dibalik Di balik keindahan alam nusaa Tenggara Timur (NTT) yang memukau, tersembunyi sebuah realitas pilu yang jarang menjadi sorotan. Bunuh diri, teerutama dikalangan laki-laki muda, terus menjadi fenomena yang menunjukkan kecenderungan meningkat. Data terbaru menunjukan adanya peningkatan yang signifikan dalam kasus bunuh diri di Indinesia. Sepanjang januari hingga oktober 2024,tercatat 1.023 kasus bunuh diri secara nasional (goodstats 2024) ssecara khusus, diProvinsi NTT, data dari Polda NTT mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 terdapat 7 laporan kasus bunuh diri. Namun hingga pertengahan januari 2024 belum ada laporan resmi mengenai kasus bunuh diri di wilayah tersebut (Victory News, 2024).memasuki awal tahun 2025, situasi berubah dengan adanya 2 kasus bunuh diri yang mengemparkan NTT. Kedua korban, seorang Mahasiswa dan seorang Personel TNI angkatan darat, ditemukan meninggal dunia akibat gantung diri (Penatimor,2025). Fenomena bunuh diri merupakan isu serius yang menunjukkan peningkatan kasus di Indonesia, khususnya di kalangan mahasiswa. Dalam konteks nasional, tercatat 1.023 kasus bunuh diri sepanjang Januari hingga Oktober 2024. Di balik keindahan alam Nusa Tenggara Timur (NTT), tersembunyi sebuah realitas pilu bahwa bunuh diri, terutama di kalangan laki-laki muda, terus menjadi fenomena yang meningkat. Secara khusus di Provinsi NTT: Data Polda NTT mengungkapkan bahwa terdapat 7 laporan kasus bunuh diri pada tahun 2023. Memasuki awal tahun 2025, tercatat adanya 2 kasus bunuh diri yang menggemparkan NTT dan menarik perhatian publik. Korban adalah seorang mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. dengan salah satu korban adalah seorang mahasiswa. Bunuh diri didefinisikan sebagai tindakan yang disengaja dilakukan oleh diri sendiri dan dianggap oleh pelaku sebagai jalan terbaik untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Tindakan ini bersifat eksternal terhadap individu, berupa cara bertindak, berpikir, dan berperasaan yang berada di luar kesadaran individu.</p> <p><em>The phenomenon among students shows a high number of suicide cases in Indonesia, especially in East Nusa Tenggara (NTT). Behind the stunning natural beauty of East Nusa Tenggara (NTT) lies a sad reality that rarely gets the spotlight. Suicide, especially among young men, continues to be a growing phenomenon. The latest data shows a significant increase in suicide cases in Indonesia. Throughout January to October 2024, 1,023 suicide cases were recorded nationally (Goodstats 2024). Specifically, in NTT Province, data from the NTT Regional Police reveals that there were 7 reported suicide cases in 2023. However, as of mid-January 2024, there were no official reports of suicide cases in the region (Victory News, 2024). Entering early 2025, the situation changed with 2 shocking suicide cases in NTT. The two victims, a student and an army personnel, were found dead by hanging (Penatimor, 2025). The phenomenon of suicide is a serious issue showing an increase in cases in Indonesia, particularly among students. In the national context, 1,023 suicide cases were recorded from January to October 2024. Behind the natural beauty of East Nusa Tenggara (NTT), a tragic reality is hidden that suicide, especially among young men, continues to be a growing phenomenon. Specifically in NTT Province: NTT Regional Police data reveals there were 7 reported suicide cases in 2023. Entering early 2025, 2 shocking suicide cases were recorded in NTT, with one of the victims being a student. Suicide is defined as an intentional act performed by oneself and is considered by the perpetrator to be the best way to solve their problems. This act is external to the individual, taking the form of a way of acting, thinking, and feeling that is outside the individual's consciousness..</em></p> Harun Y. Natonis, Dewita E. Letuna, Resen Liu, Ornalince Pote Wali Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19243 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH GAYA BELAJAR, KONSEP DIRI, LITERASI DIGITAL, LINGKUNGAN SEKOLAH DAN LINGKUNGAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI FASE F PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI 1 RAMBATAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19436 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya belajar siswa, konsep diri, literasi digital, lingkungan sekolah dan teman sebaya di sekolah SMA N 01 Rambatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI Ekonomi di SMA N 01 Rambatan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan untuk penelitian yaitu sampling. Teknik pengumpulan data yang di gunakan untuk penelitian ini adalah Angket ( Kuisioner ). Teknik analisis data yang di gunakan dalam data ini Analisis Deskriptif dan Analisis Induktif menggunakan Regresi Linear Berganda. Berdasarkan kepada permasalahan dan pernyataan penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut :1) Gaya belajar nilai thitung 2,574 &gt; ttabel 1,665 dan nilai signifikan 0.012 &lt; 0,05 artinya gaya belajar berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar peserta didik kelas X1 SMA Negeri 1 Rambatan. 2) Konsep diri nilai thitung -1.122 &lt; ttabel 1,665 dan nilai signifikan 0.266 &gt; 0,05 artinya konsep diri berpengaruh negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar peserta didik kelas X1 SMA Negeri 1 Rambatan. 3) Literasi digital nilai thitung -1.452 &lt; ttabel 1,665 dan nilai signifikan 0.151 &gt; 0,05 artinya literasi digital berpengaruh negatif dan tidak berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar peserta didik kelas X1 SMA Negeri 1 Rambatan. Dengan demikian H0 diterima dan Ha ditolak. 4) Lingkungan sekolah nilai thitung 3.179&gt; ttabel 1,665 dan nilai signifikan 0.002 &lt; 0,05 artinya lingkungan sekolah berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar peserta didik kelas X1 SMA Negeri 1 Rambatan. 5) Teman sebaya nilai thitung 3.282&gt; ttabel 1,665 dan nilai signifikan 0.002 &lt; 0,05 artinya teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar peserta didik kelas X1 SMA Negeri 1 Rambatan. 6) Selanjutnya untuk data keseluruhan bahwa nilai Fhitung 6.349 &gt; Ftabel 2,35 dan nilai signifikan 0,000 &lt; 0,05. Dengan demikian dapat dikatakan gaya belajar, konsep diri, literasi digital, lingkungan sekolah, teman sebaya secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif terhadap prestasi belajar peserta didik kelas XI pda mata pelajaran ekonomi di SMA Negeri 1 Rambatan yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini di harapkan pada penelitian selanjutnya untuk dapat menambah fariabel yang mempengaruhi prestasi belajar dan juga di harapkan untuk mengganti sampel atau menambah jumlah sampel yang menjadi responden sehingga hasil penelitian lebih baik lagi serta pada penelitian selanjutnya melakukan pengujian pada objek dan sekolah lain.</p> Rudi Alfatihah, Jolianis, Jimi Ronald Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19436 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KEAMANAN SISTEM MANAJEMEN PENGGUNA TERHADAP ANCAMAN UNAUTHORIZED ACCESS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18511 <p>Sistem manajemen pengguna memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan sistem informasi karena berkaitan langsung dengan pengelolaan identitas, autentikasi, otorisasi, serta pengendalian akses terhadap sumber daya sistem. Seiring meningkatnya ketergantungan organisasi terhadap sistem informasi berbasis jaringan, risiko ancaman keamanan turut mengalami peningkatan, salah satunya berupa unauthorized access atau akses tidak sah. Ancaman unauthorized access umumnya dipicu oleh lemahnya kebijakan keamanan, seperti penggunaan kata sandi yang tidak kuat, ketiadaan autentikasi berlapis, pengelolaan hak akses yang tidak sesuai, serta minimnya pemantauan aktivitas pengguna. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kebocoran data, mengganggu integritas informasi, serta menurunkan ketersediaan layanan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keamanan sistem manajemen pengguna dalam menghadapi ancaman unauthorized access serta mengidentifikasi faktor-faktor utama penyebab kerentanan. Metode yang digunakan adalah deskriptif-analitis dengan pendekatan evaluatif terhadap mekanisme autentikasi, otorisasi, kebijakan keamanan, serta sistem logging dan monitoring. Analisis dilakukan dengan mengacu pada standar keamanan sistem informasi, praktik terbaik, dan studi kasus insiden akses tidak sah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang tidak menerapkan kebijakan kata sandi yang kuat, autentikasi berlapis, serta prinsip least privilege memiliki risiko unauthorized access yang lebih tinggi. Oleh karena itu, penerapan keamanan berlapis dan peningkatan kesadaran pengguna direkomendasikan sebagai upaya memperkuat ketahanan sistem informasi.</p> <p><em>User management systems play a strategic role in maintaining information system security, as they are directly related to identity management, authentication, authorization, and access control to system resources. As organizations increasingly depend on network-based information systems, the risk of security threats also continues to rise, one of the most prevalent being unauthorized access.</em></p> <p><em>Unauthorized access threats are generally triggered by weak security policies, such as the use of weak passwords, the absence of multi-factor authentication, improper access rights management, and insufficient monitoring of user activities. These conditions may lead to data breaches, compromise information integrity, and reduce system service availability. This study aims to analyze the security level of user management systems in addressing unauthorized access threats and to identify the main factors contributing to system vulnerabilities. The research employs a descriptive-analytical method with an evaluative approach to authentication mechanisms, authorization processes, security policies, as well as logging and monitoring systems. The analysis is conducted by referring to information system security standards, best practices, and case studies of unauthorized access incidents. The results indicate that systems that do not implement strong password policies, multi-factor authentication, and the principle of least privilege are at a higher risk of unauthorized access. Therefore, the implementation of layered security measures and increased user awareness are recommended to enhance the resilience of information systems.</em></p> Rakhmadi Rahman, Indah Nur Idris, Azifah Adilah Masnai Putri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18511 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 THE TRANSLATION OF ASSERTIVE UTTERANCES IN THE NOVEL BABYSITTERS MYSTERY https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18772 <p><em>This research is an annotated translation. The object of the research is an English novel Babysitters Mystery, written by Ann M. Martin published in 1994 in the US by Scholastic Inc The problems of this researches are “What are the difficulties encountered by the researcher when translating?” The purposes of this researches are to describe the difficulties encountered by the researcher when translating Babysitters Mystery into Indonesian and to give plausible solutions to the difficulties. In conducting annotated translation, the researcher answers the question that emerge in the introspective and retrospective research. The result of the study covered two main points. The finding revealed that there are twenty five (25) most difficult problems, the data analyzed is purposely chosen from all the collected data. The 25 data), covers literal translation (2 data) calque (2 data), transposition (2 data) loan word (2 data), unit shift (2 data), cohesion change (2 data) distribution change (2 data), consisting of expansion (2 data), compression (2 data), Idiomatic expression (2 data), consisting of phrasal verb(2 data), Idiom( 2 data), explicit change (2 data), Interpersonal change ( 2 data), level shift ( 2 data). The finding of this research revealed that not all the 30 translation strategies and 13 principles of translation are used, because there are only 25 data analyzed. These annotations of researcher’s indicated that during the study of his translation, the research had difficulties with them. Those difficulties were solved by referring to the relevant theories of translation and the theories of English and Indonesian languages.</em></p> Budiyanto Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18772 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 GOTONG ROYONG MASYARAKAT DALAM MENJAGA KEBERSIHAN OBJEK WISATA TAHURA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19116 <p>Kegiatan gotong royong merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan wisata alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dan bentuk keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan kawasan Taman Hutan Raya (TAHURA), kendala yang dihadapi, serta dampak kegiatan tersebut terhadap lingkungan dan sosial ekonomi warga. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan masyarakat sekitar dan pihak pengelola TAHURA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan gotong royong di TAHURA dimulai sejak tahun 2020 sebagai respon terhadap meningkatnya volume sampah akibat wisatawan. Kegiatan tersebut dilakukan secara rutin dua minggu sekali dan melibatkan warga RW 03 dan RW 04, petugas kebersihan, karang taruna, komunitas pecinta alam, mahasiswa, serta wisatawan. Bentuk kegiatan meliputi pembersihan jalur wisata, pengumpulan sampah, penanaman pohon, dan perawatan fasilitas umum. Masyarakat terdorong oleh rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan manfaat sosial yang diperoleh. Dukungan dari pengelola dan pemerintah telah ada, namun masih terbatas. Dampak positif dari kegiatan ini adalah meningkatnya kebersihan, kenyamanan pengunjung, serta meningkatnya kesadaran lingkungan masyarakat.</p> Ariyana Saputri Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19116 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH KUALITAS AUDIT DAN KEPERCAYAAN INVESTOR TERHADAP AUDIT REPORT LAG PADA PERUSAHAAN SEKTOR MARITIM YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020 – 2024 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19327 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas audit dan kepercayaan investor terhadap audit report lag pada perusahaan sektor maritim yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Audit report lag merupakan rentang waktu antara tanggal akhir tahun buku perusahaan dengan tanggal penerbitan laporan audit, yang mencerminkan ketepatan waktu pelaporan keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan sektor maritim yang terdaftar di BEI selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas audit berpengaruh signifikan terhadap audit report lag, di mana semakin tinggi kualitas audit maka audit report lag cenderung semakin singkat. Selain itu, kepercayaan investor juga berpengaruh terhadap audit report lag, yang mengindikasikan bahwa tingkat kepercayaan investor dapat mendorong perusahaan untuk menyampaikan laporan keuangan secara lebih tepat waktu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perusahaan, investor, serta pihak regulator dalam meningkatkan transparansi dan ketepatan waktu pelaporan keuangan.</p> Dwi Andini, Prima Aprilyani Rambe, Nurul yusyawiru Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19327 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 SUPERVISI PEMBELAJARAN BERBASIS REFLEKSI DAN COACHING UNTUK MENINGKATKAN MANAJEMEN KELAS DI SDIT ALAM BIRUNI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19480 <p>Penelitian ini bertujuan membantu guru meningkatkan kemampuan mengelola kelas melalui pembelajaran berbasis refleksi dan coaching di SDIT Alam Biruni. Riset ini mengadopsi desain kualitatif guna membedah secara komprehensif implementasi supervisi serta implikasi sistemiknya terhadap tata kelola ruang kelas. Konstruksi data dibangun melalui triangulasi yang melibatkan studi literatur, observasi dinamika instruksional, serta wawancara mendalam dengan personil edukatif. Proses analisis dilakukan melalui prosedur kondensasi, penyajian temuan, dan penarikan inferensi guna mengidentifikasi pola tematik yang relevan. Hasil investigasi mengonstatasi bahwa supervisi reflektif merupakan instrumen kritikal bagi pendidik dalam menilai praktik mengajar, mengenali dikotomi kekuatan-kelemahan, serta menyusun cetak biru perbaikan, yang berimplikasi pada terciptanya ekosistem kelas yang lebih kondusif. Intervensi coaching juga memberikan kontribusi signifikan terhadap eskalasi profesionalisme guru melalui pemahaman problematika kelas dan stimulasi inovasi metode pembelajaran. Sinergi antara refleksi dan coaching terbukti mampu mengamplifikasi kompetensi manajerial, mengoptimalkan atensi peserta didik, dan menstimulasi atmosfer belajar yang positif. Faktor akselerasi keberhasilan mencakup keterbukaan intelektual guru dan dukungan manajerial, sementara hambatan yang teridentifikasi meliputi keterbatasan temporal dan disparitas kesiapan profesional. Studi ini menegaskan urgensi supervisi yang kontinu dan kolaboratif dalam mengelevasi kualitas manajemen kelas serta luaran pembelajaran.</p> <p>&nbsp;</p> <p><em>This inquiry aims to optimize pedagogical efficacy in classroom management by strategically integrating reflection-based learning and clinical coaching at SDIT Alam Biruni. Utilizing a qualitative framework, the study seeks to deconstruct the operational mechanics of supervision and its subsequent impact on instructional governance. Empirical evidence was synthesized via literature review, systematic classroom observations, and semi-structured interviews with participating educators. The analytical process involved data reduction, thematic display, and inferential synthesis to identify core patterns. Findings indicate that reflective supervision facilitates critical self-evaluation, enabling teachers to identify their professional competencies and formulate targeted improvements, thereby fostering a more structured and effective didactic environment. Furthermore, coaching bolsters professionalism by enhancing problem-solving capacities and motivating methodological diversification. Ultimately, the synergy of reflection and coaching has been empirically proven to strengthen managerial skills, enhance student engagement, and foster a positive learning environment. Supporting factors include teachers’ openness to feedback, support from the school principal, and a strong teamwork culture. Meanwhile, the main challenges are limited time, reliance on monotonous teaching methods, and different levels of teacher readiness. This study emphasizes the importance of continuous, systematic, and collaborative supervision in enhancing classroom management and improving student learning outcomes.</em></p> Arifah Mustaqimah, Dety Mulyanti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19480 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 EVALUASI PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR : KAJIAN LITERATUR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18377 <p>Evaluasi merupakan komponen yang sangat penting dalam pendidikan mataematika di sekolah dasar karena evaluasi sebagai alat ukur untuk menentukan tercapainya tujuan pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji modek dan strategi evaluasi pembelajaran di sekolah dasar melalui kajian literatur. Peneliti menggunakan metode studi literatur dengan cara mengumpulkan data melalui journal-journal, artikel dan buku dari peneliti sebelumya. Hasill kajian menunjjukkan bahwa penerapan evaluasi yang varatif, dengan model yang sesuai terbukti efektif. Keberhasilan evaluasi sangat dipengaruhi oleh persiapan perangat pembelajaran yang matang, kesiapan guru, instrumen penilaian yang valid dan penggunaan media pembelajaran yang konkret. Evaluasi yang dilakukan secara konsisten dan adaptif dapat memberikan umpan logis untuk pembenaran kualitas pembelajaran matematika tingkat sekolah dasar.</p> <p><em>Evaluation is a very important component in education, especially in mathematics in elementary schools because it serves as a measuring tool to determine the achievement of learning objectives and improve the quality of education. This study aims to examine the models and strategies for evaluating learning in elementary schools through a literature review. Researchers used a literature study method by collecting data through journals, articles, and books from previous researchers. The results of the study show that the implementation of varied evaluations, with appropriate models, has proven effective. The success of evaluation is greatly influenced by the preparation of mature learning tools, teacher readiness, valid assessment instruments, and the use of concrete learning media. Evaluations that are carried out consistently and adaptively can provide logical feedback for justifying the quality of mathematics learning at the elementary school level.</em></p> Diah Ayu Safitri, Atika Nur Hidayati Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18377 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 “KEWAJIBAN DAN TANGGUNG JAWAB PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN JEMBER DALAM UPAYA PENANGANAN EKSPLOITASI ANAK BERDASARKAN PASAL 30 AYAT 1 HURUF C PERATURAN DAERAH KABUPATEN JEMBER NOMOR 1 TAHUN 2023 TENTANG KABUPATEN LAYAK ANAK” https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18541 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena eksploitasi ekonomi terhadap anak di Kabupaten Jember, khususnya anak-anak yang dipekerjakan sebagai pengamen, pengemis (gepeng), serta pedagang asongan di area persimpangan lampu merah. Meskipun Indonesia telah memiliki Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Pemerintah Kabupaten Jember telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kabupaten Layak Anak, praktik eksploitasi yang melibatkan peran orang tua dan faktor ekonomi masih terus terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas perlindungan hukum terhadap anak korban eksploitasi ekonomi di Kabupaten Jember serta mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dalam implementasi Perda Kabupaten Layak Anak tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dengan metode penelitian hukum normatif, menganalisis bahan hukum primer dan sekunder. Temuan penelitian menunjukkan bahwa eksploitasi anak di Kabupaten Jember dipicu oleh faktor kemiskinan, kurangnya pemahaman orang tua mengenai hak anak, serta pengaruh lingkungan sosial yang buruk. Upaya perlindungan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui Perda Nomor 1 Tahun 2023 belum maksimal karena ada beberapa kendala seperti penolakan dari keluarga dana anak saat dilakukan penanganan dan peran pihak lain yang belum optimal. Diperlukan penguatan pengawasan dan sanksi yang tegas bagi pihak yang mengeksploitasi anak serta program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga rentan guna mewujudkan Kabupaten Jember sebagai Kabupaten Layak Anak yang nyata.</p> <p><em>This research is motivated by the widespread phenomenon of economic exploitation of children in Jember Regency, particularly children employed as street musicians, beggars (gepeng), and street vendors at traffic light intersections. Although Indonesia has enacted Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection and the Jember Regency Government has established Regional Regulation Number 1 of 2023 concerning Child-Friendly Cities, the practice of exploitation involving parental roles and economic factors continues to persist. This study aims to analyze the effectiveness of legal protection for children who are victims of economic exploitation in Jember Regency and to identify the inhibiting factors in the implementation of the Regional Regulation on Child-Friendly Cities. This study utilizes a statutory approach with a normative legal research method, analyzing primary and secondary legal materials. The research findings indicate that child exploitation in Jember Regency is triggered by poverty, a lack of parental understanding regarding children's rights, and negative social environmental influences. Protection efforts carried out by the Regional Government through Regional Regulation Number 1 of 2023 have not been optimal due to several obstacles, such as resistance from families and children during intervention and the suboptimal role of other stakeholders. Strengthening supervision, imposing firm sanctions on parties exploiting children, and establishing economic empowerment programs for vulnerable families are required to realize Jember Regency as a true Child-Friendly City.</em></p> Sindhu Bening Suratno, Pramukhtiko Suryo Kencono Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18541 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 MENANAMKAN SIKAP BERHATI-HATI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18868 <p>Sikap berhati-hati merupakan salah satu nilai penting dalam pendidikan karakter yang perlu ditanamkan sejak usia sekolah dasar. Anak-anak sering berhadapan dengan berbagai situasi yang memerlukan kewaspadaan, baik di lingkungan rumah, sekolah, maupun masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya penanaman sikap berhati-hati dalam kehidupan sehari-hari pada anak usia sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman sikap berhati-hati dapat dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan guru, serta integrasi nilai kehati-hatian dalam proses pembelajaran. Sikap berhati-hati yang ditanamkan sejak dini membantu siswa menjadi pribadi yang lebih waspada, bertanggung jawab, dan mampu menjaga keselamatan diri dalam berbagai situasi.</p> <p><em>Cautious behavior is an important value in character education that needs to be instilled from an early age, especially at the elementary school level. Children often face various situations in their daily lives that require awareness and carefulness, both at school and in the surrounding environment. This study aims to describe the efforts to instill cautious behavior in the daily lives of elementary school students. The research used a descriptive qualitative method with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results show that instilling cautious behavior can be effectively carried out through habituation, teacher role modeling, and the integration of caution-related values into the learning process. Early cultivation of cautious behavior helps students develop awareness, responsibility, and the ability to maintain personal safety in various situations.</em></p> Nurul Habibah , Nova Nazira Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/18868 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 KEABSAHAN TALAK MELALUI MEDIA SOSIAL PERSPEKTIF HUKUM ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19213 <p>Putusnya perkawinan yang disebabkan karena perceraian dapat terjadi karena talak atau berdasarkan gugatan perceraian, sehingga di dalam pergaulan masyarakat inilah dikenal apa yang disebut dengan cerai talak dan cerai gugat. Maraknya pemutusan tali perkawinan yang tidak hanya diucapkan secara langsung namun melalui media elektronik/sosial. Berdasarkan ketentuan Pasal 65 Undang-undang No.7 Tahun 1989 junto pasal 115 Kompilasi Hukum Islam (KHI) dijelaskan bahwa Perceraian hanya dapat dilakukan didepan majelis hakim dalam sidang pengadilan. Perceraian melalui media sosial banyak menuai pro dan kontra di kalangan ulama tentang keabsahannya. Artikel ini membahas bagaimana keabsahan thalaq melalui media sosial dalam perspektif hukum islam. Metode penelitian merupakan penelitian normatif dengan metode studi kepustakaan, bertujuan untuk mendalami masalah keabsahan thalaq melalui media sosial berdasarkan pada literatur-literatur kajian hukum Islam tentang thalaq. Berdasarakan pada kajian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat dua hukum talak yang dilakukan melalui pesan tertulis: Talak yang dilakukan secara tertulis dihukumi tidak sah (haram) dan hukum talak melalui pesan tertulis adalah sah/diperbolehkan (mubah).</p> <p><em>A marriage can be terminated through divorce or through a divorce lawsuit. Therefore, in society, these terms are known as divorce (talaq) and divorce (gugat). Dissolution of marriage is becoming increasingly common, not only in person but also through electronic and social media. Article 65 of Law No. 7 of 1989, along with Article 115 of the Compilation of Islamic Law (KHI), states that divorce can only be obtained before a panel of judges in a court hearing. Divorce through social media has generated considerable controversy among Islamic scholars regarding its legality. This article examines the legality of divorce through social media from an Islamic legal perspective. The research method used is normative research using a literature review, which aims to explore the validity of divorce through social media based on Islamic legal literature on divorce. Based on this research, it can be concluded that there are two laws regarding divorce through written messages: Divorce through written messages is considered haram (forbidden), and divorce through written messages is considered valid/permissible (mubah).</em></p> Nur Asiah Galingging, Putra Halomoan Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19213 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000 DAMPAK BULLYING TERHADAP KESEHATAN MENTAL SISWA DI SMPN 10 KUPANG TAHUN 2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19427 <p>Bullying dalam sekolah masih banyak terjadi. Bullying merupakan perilaku agresif yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang terhadap seseorang atau sekelompok orang lain yang lebih lemah. Bullying dapat berupa kekerasan fisik, verbal, atau emosional. Bullying dapat berdampak negatif bagi kesehatan mental korban, pelaku, dan orang yang melihatnya. Kesehatan mental adalah suatu keadaan kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial yang memungkinkan seseorang untuk menyadari potensinya sendiri, mengatasi tekanan hidup normal, bekerja secara produktif dan berkontribusi secara konstruktif pada masyarakat. Oleh karena itu kasus bullying harus mendapatkan penanganan yang tepat agar kesehatan mental siswa dapat terjaga.</p> <p><em>Bullying in schools is still a common occurrence. Bullying is aggressive behavior carried out by one or more people against someone or a group of others who are weaker. Bullying can be physical, verbal, or emotional. Bullying can have a negative impact on the mental health of the victim, the perpetrator, and the bystander. Mental health is a state of emotional, psychological, and social wellbeing that allows a person to realize their own potential, cope with normal life stressors, work productively, and contribute constructively to society. Therefore, bullying cases must be handled properly so that the mental health of students can be maintained.</em></p> Harun Y. Nubatonis, Eny Tiatira Bay, Meldi Maria Seran, Emi Monika Maria Nufeto Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Kajian Ilmiah Interdisiplinier https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jkii/article/view/19427 Fri, 30 Jan 2026 00:00:00 +0000